
Bola.net - Ruben Amorim membuat pernyataan yang sangat mengejutkan usai laga kontra Leeds United. Pelatih asal Portugal itu mengirim pesan keras kepada jajaran direksi Manchester United.
Setan Merah baru saja bermain imbang 1-1 di Elland Road pada Minggu (4/1/2026) malam WIB dalam lanjutan Liga Inggris. Namun, hasil pertandingan itu seolah tertutup oleh komentar panas sang pelatih.
Amorim memberikan sinyal kuat bahwa ia akan meninggalkan klub dalam 18 bulan ke depan. Pernyataan ini tentu menjadi bom waktu bagi manajemen di Old Trafford.
Ia menegaskan posisinya sebagai manajer yang punya otoritas penuh. Amorim menolak hanya dianggap sebagai pelatih yang mengurusi teknis lapangan saja.
Pernyataan Tegas Amorim
Amorim merasa perlu mempertegas perannya di klub kepada publik dan direksi. Ia datang ke Inggris untuk menjadi manajer, bukan sekadar pelatih kepala.
Meskipun jabatannya tertulis Head Coach, ia menuntut kendali lebih besar. Ia sadar namanya belum sebesar pelatih legendaris lainnya, namun ia punya prinsip.
"Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan untuk menjadi pelatih Manchester United. Itu jelas," tegas Ruben Amorim.
"Saya tahu nama saya bukan Tuchel, bukan Conte, bukan Mourinho, tapi saya manajer Manchester United," lanjutnya.
Hitung Mundur 18 Bulan
Pernyataan Amorim semakin panas ketika ia menyinggung durasi kerjanya. Ia seolah menetapkan tanggal kedaluwarsa bagi kariernya di Old Trafford.
Amorim berjanji akan profesional menyelesaikan kontraknya hingga musim 2026/2027 berakhir. Setelah itu, ia mengisyaratkan akan angkat kaki dari klub.
"Ini akan seperti ini selama 18 bulan atau ketika dewan memutuskan untuk berubah," ujar Amorim.
"Saya tidak akan berhenti. Saya akan melakukan pekerjaan saya sampai orang lain datang ke sini untuk menggantikan saya," tambahnya.
Kesepakatan Awal yang Dilanggar?
Kekecewaan Amorim tampaknya bersumber dari ketidaksesuaian visi dengan manajemen. Ia merasa kesepakatan awal saat ia direkrut tidak berjalan mulus.
Amorim ingin semua pihak, termasuk direktur olahraga, menjalankan peran masing-masing dengan benar. Ia tidak ingin disalahkan sendirian jika ada kritik tajam.
"Itu akan selesai dalam 18 bulan, dan kemudian semua orang akan move on. Itu kesepakatannya," kata pelatih berusia 40 tahun tersebut.
"Jika orang-orang tidak bisa menangani Gary Neville dan kritik atas segalanya, kita perlu mengubah klub," sindirnya.
Masalah Transfer Pemain
Pemicu utama kemarahan Amorim diyakini karena kebijakan transfer klub. Manajemen dikabarkan enggan merekrut pemain yang sesuai dengan sistem 3-4-3 andalannya.
Pada malam Natal lalu, Amorim sempat mengeluh soal sulitnya menerapkan taktik ideal. Ia dipaksa beradaptasi dengan materi pemain yang ada tanpa dukungan dana masif.
"Saya mulai mengerti bahwa itu (belanja pemain) tidak akan terjadi, jadi mungkin saya harus beradaptasi," keluhnya beberapa waktu lalu.
Puji Performa Tim
Terlepas dari drama internal, Amorim tetap memuji performa Matheus Cunha dkk di lapangan. MU sukses mencuri satu poin berkat gol balasan cepat Cunha.
Setan Merah sempat tertinggal oleh gol Brenden Aaronson di babak kedua. Namun, respons cepat tim membuat Amorim cukup puas secara taktik.
"Saya pikir kami bermain bagus. Saya pikir kami memiliki kendali lebih besar dalam permainan ini daripada yang kami tunjukkan saat melawan Wolves," tutupnya kepada TNT Sports.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Dipecat Man United: Siapa yang Full Senyum, Siapa yang Terpukul?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 20:16
LATEST UPDATE
-
Ramadhan di Eropa, Strategi Khusus untuk Pemain Muslim
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:58
-
Hasil Persija Jakarta vs PSM Makassar: Gol Dramatis Warnai Kemenangan Macan Kemayoran
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 22:38
-
Prediksi Chelsea vs Burnley 21 Februari 2026
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:00
-
Xabi Alonso Tolak Marseille, Sinyal Tunggu Peluang Terbuka di Liverpool?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 21:54
-
Julian Alvarez dan Rumor Barcelona, Agen Tegaskan Tidak Ada Negosiasi
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:45
-
Prediksi Bayern vs Eintracht Frankfurt 21 Februari 2026
Bundesliga 20 Februari 2026, 21:30
-
Wojciech Szczesny Ungkap Alasan Gabung Barcelona Usai Sempat Pensiun
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:14
-
Prediksi Juventus vs Como 21 Februari 2026
Liga Italia 20 Februari 2026, 21:00
-
Jelang Everton vs Man Utd, Michael Carrick Ungkap Kondisi Mason Mount
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:54
-
Michael Carrick Ungkap Momen Dapat Tawaran Latih Manchester United
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:39
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:28
-
Jadi Manajer Interim Man United, Carrick Ogah Tiru Hairdryer Treatment Sir Alex Ferguson
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:08
-
Tempat Menonton Semen Padang vs Malut United Hari Ini di BRI Super League
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 19:36
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR