Bola.net - - Alexis Sanchez membongkar masalah utama Manchester United ketika masih ditangani Jose Mourinho. Menurutnya, saat itu penyebab utama MU terpuruk adalah atmosfer tidak sehat yang menaungi MU, baik di sesi latihan maupun saat bertanding.
Pemecatan Mourinho kala itu memang sudah diduga. Dia gagal meningkatkan performa MU. Sebagai klub yang dipenuhi pemain-pemain hebat, MU justru sering menelan kekalahan dari tim-tim kecil.
Kini, performa MU sudah mulai meningkat di bawah bimbingan Ole Gunnar Solskjaer. Solskjaer berhasil menyingkirkan awan gelap yang menaungi MU dan menghadirkan sukacita dalam skuat.
Meski demikian, Sanchez percaya Mourinho sebenarnya bukanlah pelatih buruk. Hanya saat itu Mourinho menghadapi masalah internal yang cukup berat. Baca komentar Sanchez selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Salah Satu Pelatih Terbaik
Menurut Sanchez, satu hal yang pasti adalah Mourinho merupakan salah satu pelatih terbaik di dunia. Dia memuji persiapan dan taktik Mourinho dalam pertandingan, tapi masalahnya adalah saat itu Mourinho terlalu sering merotasi skuat.
"Mourinho adalah salah satu pelatih terbaik di dunia, dalam cara dia melatih, cara dia mempelajari video, cara dia melakukan banyak hal," tegas Sanchez dikutip dari BBC.
"Namun, dalam tim ada perasaan bahwa anda terkadang merupakan bagian dari tim, lalu tiba-tiba tidak keluar. Terkadang saya tidak bermain, lalu saya bermain, lalu tidak, dan sebagai pemain hal itu bisa membuat anda kehilangan kepercayaan diri, setiap pemain kehilangan rasa percaya diri mereka."
Atmosfer Tidak Sehat

Tak hanya itu, Sanchez juga mengakui saat itu skuat MU dinaungi atmosfer yang tidak sehat. Dia sendiri merasa kehilangan sukacita. Pemain-pemain MU tidak bisa bermain dengan senyuman.
"Lalu, atmosfer yang diciptakan di dalam skuat tidak sehat. Saya sudah bermain sepak bola sejak saya masih berusia lima tahun, dan saya sudah pernah mengalami masa ketika bola diambil dari saya, itu terasa seperti saya kehilangan sukacita."
"Saya tidak tahu bagaimana orang melihat saya, tapi sepak bola adalah sesuatu yang selalu saya nikmati sejak masih kecil, dan itulah hasrat saya," tandas dia.
Berita Video
Berita video Time Out yang membahas tentang para pemain yang harus pergi meninggalkan Real Madrid demi menyelamatkan kariernya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prestasi Bagus, Scholes Dukung Solskjaer Jadi Manajer Permanen MU
Liga Inggris 17 Februari 2019, 23:50
-
Kejar Koulibaly, Man United Siapkan 90 Juta Pounds untuk Napoli
Liga Inggris 17 Februari 2019, 19:00
-
Alexis Sanchez: Ada yang Aneh dengan Manchester United
Liga Champions 17 Februari 2019, 18:30
-
Sanchez Bongkar Masalah Utama MU yang Bikin Mourinho Dipecat
Liga Inggris 17 Februari 2019, 14:00
-
Ditunggu Duo Manchester, Chelsea Tiba di Momen Krusial
Liga Inggris 17 Februari 2019, 13:30
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR