Bola.net - Frank Lampard mengaku puas dengan intensitas dan kerja kera keras tim Chelsea pada beberapa pertandingan sejauh ini. Dia mengakui The Blues sudah menyuguhkan level permainan tinggi seperti yang dia harapkan.
Intensitas permainan memang jadi salah satu kekuatan Chelsea musim ini. Memiliki pemain-pemain muda, The Blues jadi lebih berani mengandalkan permainan cepat yang langsung menggempur barisan bek lawan.
Lampard yakin kelebihan itu sudah cukup membuat Chelsea memenangkan pertandingan-pertandingan penting. Umumnya, tim lawan bakal kerepotan mengatasi permainan Chelsea.
Biar begitu, ternyata masih ada satu kekurangan yang bisa membuat Lampard kecewa. Apa itu? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Performa Tinggi
Sepak bola Lampard mungkin sederhana, tapi jelas tidak mudah. Serangan-serangan Chelsea kerap dimulai dari sisi sayap, tapi bukan berarti mereka mengabaikan bagian tengah lapangan. Chelsea bisa mengubah taktik untuk menyesuaikan dengan lawan.
"Sering kami bisa memberikan performa terbaik yang saya inginkan. Saya kira kerja keras kami saat tidak membawa bola luar biasa, meski berbeda-beda pada beberapa pertandingan. Terkadang kami tertekan menghadapi lawan tangguh," kata Lampard kepada Metro.
"Hal itu benar-benar membuat saya puas. Mereka sudah bekerja keras dan mereka bisa melakukan itu lewat sesi latihan di level tinggi yang membantu tubuh mereka tetap bugar. Kami terus melatih itu."
Mungkin Mengeluh?
Sayangnya, permainan Chelsea belum sempurna. Lampard mengakui Chelsea masih belum bisa menjaga level tinggi itu selama 90 menit. Lampard masih harus mengembangkan daya tahan tim.
"Pada periode-periode dalam pertandingan, saya benar-benar puas dengan kombinasi permainan kami saat mengalirkan bola. Penyerang-penyerang sayap kami benar-benar terlibat dalam pertandingan," lanjut Lampard.
"Jika ada satu hal yang mungkin membuat saya mengeluh, itu adalah kami tidak bisa menjaga level tinggi itu cukup lama. Saya tahu itu tidak mudah, tapi saya selalu menuntut para pemain berjuang lebih keras," tandasnya.
Sumber: Metro
Baca ini juga ya!
- Jadwal Siaran Langsung Chelsea vs Ajax di SCTV
- Tentang Sentuhan Frank Lampard di Balik Performa Impresif Mason Mount
- Chelsea, Tentang Persaingan Internal yang Menular ke Luar
- Keluhkan VAR, Para Manajer Premier League Inginkan Satu Perubahan Ini
- Ada Dua Pemain yang Buat Chelsea Jadi Kuat Musim Ini, Siapakah Dia?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Chelsea vs Ajax Amsterdam di Vidio
Liga Champions 5 November 2019, 23:28
-
Skuat Muda Chelsea Diklaim Sanggup Jadi Juara
Liga Inggris 5 November 2019, 21:20
-
Januari, Chelsea Kejar Wilfried Zaha
Liga Inggris 5 November 2019, 18:00
-
Chelsea vs Ajax Amstedam Menjanjikan Duel yang Sangat Menarik
Liga Champions 5 November 2019, 17:45
-
Chelsea Ramaikan Perburuan Timo Werner
Liga Inggris 5 November 2019, 17:40
LATEST UPDATE
-
Gol Dianulir, Penalti Dibatalkan, Napoli Murka: Ini Memalukan!
Liga Italia 23 Februari 2026, 08:27
-
Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:15
-
Inspirasi Kemenangan Arsenal itu Bernama Victor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:01
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR