
Bola.net - Marcus Rashford meluapkan kekecewaannya setelah Barcelona kalah 0-2 dari Atletico Madrid. Penyerang asal Inggris itu menilai timnya dirugikan oleh keputusan wasit dalam laga tersebut.
Barcelona tumbang pada leg pertama perempat final Liga Champions di Camp Nou, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. Hasil itu membuat mereka harus bekerja keras pada leg kedua untuk menjaga peluang lolos.
Kartu merah Pau Cubarsi di babak pertama semakin menyulitkan situasi Blaugrana. Selain itu, keputusan kontroversial wasit juga memicu kemarahan para pemain.
Salah satu momen yang disorot adalah dugaan handball pemain Atletico di dalam kotak penalti. Namun, wasit tidak memberikan penalti dan VAR pun tidak melakukan intervensi.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Rashford Sebut Itu Penalti yang Jelas

Marcus Rashford menilai keputusan wasit tidak masuk akal karena insiden tersebut menurutnya sudah sangat jelas. Ia menegaskan situasi serupa sebelumnya selalu berujung penalti.
Rashford juga membandingkan kejadian itu dengan kasus lain di pertandingan berbeda. Ia merasa tidak ada alasan untuk tidak memberikan hukuman penalti.
"Jelas bagi saya itu penalti. Ini pernah terjadi sebelumnya dan selalu diberikan. Saya tidak mengerti keputusan itu," ujar Rashford.
"Orang-orang berbicara tentang akal sehat, tetapi akal sehat sendiri mengatakan itu penalti. Reaksi kami menunjukkan hal itu, begitu juga reaksi pemain mereka. Itu juga penting.
"Saya pernah berada dalam situasi serupa di pertandingan di mana keputusannya adalah penalti. Pada akhirnya, sulit untuk tidak mengeluh ketika keputusan merugikan Anda," lanjut Rashford.
Rashford Tegaskan Aturan Mendukung Barcelona

Rashford menilai aturan permainan sebenarnya mendukung klaim Barcelona terkait insiden tersebut. Ia menyoroti bagaimana proses terjadinya handball itu terjadi dalam permainan aktif.
Menurutnya, tindakan pemain Atletico sudah cukup jelas melanggar aturan. Ia menegaskan bahwa penalti seharusnya diberikan dalam situasi tersebut.
"Jika pemain akan melakukan tendangan gawang, dia seharusnya menempatkan bola dengan tangannya, seperti yang dilakukan kiper sepanjang pertandingan. Dalam situasi itu, dia memainkannya dengan kaki, lalu pemain lain menyentuhnya dengan tangan. Bagi saya, itu penalti. Aturannya berpihak pada kami," tegas Rashford.
Bela Cubarsi dan Tetap Optimistis

Selain mengkritik wasit, Rashford juga membela rekan setimnya, Pau Cubarsi. Ia menilai kartu merah yang diterima bek muda tersebut bukan karena kurangnya kematangan.
Rashford menilai situasi tersebut merupakan bagian dari risiko gaya bermain Barcelona. Ia juga menegaskan timnya tetap merespons dengan baik meski kehilangan satu pemain.
"Jika Anda bermain dengan intensitas seperti itu, hal seperti itu bisa terjadi. Dan jika orang ingin Cubarsi tidak mengejar bola itu, maka mungkin lawan akan mencetak gol. Dia mencoba merebutnya kembali, tidak berhasil, dan wasit memutuskan mengusirnya," kata Rashford.
"Namun, seperti yang saya katakan, setelah itu tim merespons dengan cukup baik. Satu-satunya yang kurang adalah memasukkan bola ke gawang. Jadi pada pertandingan berikutnya kami harus fokus pada hal itu," lanjut Rashford.
Yakin Bisa Bangkit di Leg Kedua

Meski tertinggal dua gol, Rashford tetap percaya Barcelona bisa bangkit. Ia menekankan pentingnya kepercayaan diri dan ketenangan dalam menghadapi leg kedua.
Ia juga mengingatkan bahwa penyelesaian akhir menjadi aspek yang harus diperbaiki. Fokus pada detail tersebut dianggap krusial untuk membalikkan keadaan.
"Kami harus pergi ke sana dengan percaya diri dan menunjukkan apa yang bisa kami lakukan, karena saya tahu kami mampu. Yang terpenting adalah menjernihkan pikiran, mendekati pertandingan dengan tenang, dan tampil sesuai standar yang kami tahu bisa kami capai," ujar Rashford.
"Namun, ada satu area yang jelas perlu kami tingkatkan, yaitu kami harus lebih klinis di depan gawang. Kami akan mengerjakannya dan mencoba tampil lebih baik di pertandingan berikutnya," tutup Rashford.
Sumber: Barca Universal
Klasemen Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
-
Gabung MU, Ini Nomor Punggung yang Bisa Dikenakan Carlos Baleba
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 17:00
-
Kabar Baik MU! Carlos Baleba Sudah Lolos Tes Medis dan Teken Kontrak!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 16:37
-
Link Streaming Torino vs Milan - Senin 24 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:54
-
Link Streaming Frosinone vs Juventus - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:41
-
Link Streaming Elche vs Barcelona - Senin 24 Agustus 2026
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 14:38
-
Link Streaming Newcastle vs Liverpool - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 14:26
-
Link Streaming Man City vs Bournemouth - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 14:13
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 25 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 13:21
-
Elkan Baggott Ungkap Perasaan Frustrasinya Usai Tinggalkan Ipswich Town
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 12:28
-
Kevin Diks Naik Kelas di Borussia Monchengladbach: Dipercaya Jadi Wakil Kapten
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR