Bola.net - - Legenda Barcelona Xavi mengaku sangat terkesan dengan filosofi permainan yang dikembangkan oleh manajer Chelsea, Maurizio Sarri.
Sarri dikenal dengan taktiknya yang dinamai Sarriball. Taktik itu telah terbukti mampu membuat tim yang ditanganinya bermain ofensif dan atraktif.
Hal itu sudah dibuktikannya saat masih di Napoli. Kini manajer asal Italia itu tengah berusaha untuk mempraktekkan hal serupa di Chelsea.
Hasil polesan Sarri sejauh ini terlihat menjanjikan. The Blues sudah menjalani sembilan pertandingan di Premier League dan tak pernah tersentuh kekalahan.
Disukai Xavi
Gelandang berusia 38 tahun itu mengaku ia sudah lama mengamati sepak terjang Sarri. Xavi juga mengatakan dirinya senang melihat hasil taktik racikan manajer berusia 59 tahun itu.
Xavi menambahkan dirinya tahu taktik Sarri memang tak berhasil menuai prestasi di Italia. Namun ia merasa Sarri akan bisa sukses bersama The Blues.
"Saya telah mempelajari sepakbola Sarri dan saya sangat menyukainya, baik ketika ia berada di Napoli dan sekarang di Chelsea," ucapnya pada Corriere dello Sport.
“Ia selalu ingin memiliki bola dan mendominasi permainan. Ia tidak menang dengan Napoli, tapi mungkin ia bisa melakukannya di London. Ia layak mendapatkannya untuk karyanya, karena ia membuat timnya bermain dengan begitu mengalir," pujinya.
Transfer Jorginho
Xavi juga menyebut Sarri tahu betul apa yang ia butuhkan untuk membuat taktiknya berjalan sesuai harapan. Ia lantas menyebut transfer Jorginho dari Napoli merupakan bukti bahwa Sarri memang paham betul dengan apa yang dilakukannya.
“Ia memiliki ide-ide hebat dan ia tahu bagaimana menerapkannya. Ambil contoh perekrutan Jorginho: ia bisa saja menempatkan fenomena seperti [Ngolo] Kante di depan lini pertahanan, tetapi ia ingin mengembangkan gaya sepakbola tertentu dalam hal penguasaan bola yang bersirkulasi," tuturnya.
“Jadi ia berhasil menemukan ruang untuk pemain asal Prancis itu dan Jorginho, dan sekarang Chelsea-nya sangat spektakuler," tandasnya.
Berita Video
Mirror melakukan sebuah survei tentang klub yang paling dibenci di Premier League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketika Fans Juve Lebih Menghargai Mourinho Ketimbang Fans Chelsea
Liga Champions 23 Oktober 2018, 20:19
-
Sepak Terjang Sarri Bikin Xavi Terkesan
Liga Inggris 23 Oktober 2018, 19:47
-
Hal Ini Buat Antonio Conte Sulit ke Real Madrid
Liga Spanyol 23 Oktober 2018, 19:20
-
Soal Pengganti Alvaro Morata, Chelsea Pertimbangkan Patrick Cutrone
Liga Inggris 23 Oktober 2018, 18:00
-
Real Madrid Batal Dekati Antonio Conte. Ada Apa?
Liga Spanyol 23 Oktober 2018, 16:00
LATEST UPDATE
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39





















KOMENTAR