
Bola.net - Manchester United kini tengah menjadi sorotan, khususnya para pemain belakang. Satu nama yang performanya tengah dipertanyakan adalah Harry Maguire, pemilik nomor punggung 5 sekaligus kapten tim.
Harry Maguire bergabung dengan United pada awal musim 2019/2020 lalu. United menebusnya dengan harga 80 juta pounds dari Leicester City. Maguire menjadi bek paling mahal di dunia.
Awalnya, semua berjalan baik untuk United dan Maguire. Pemain 27 tahun bahkan sudah ditunjuk sebagai kapten, sebelum genap tahun pertamanya di United.
Namun, liburan akhir musim 2019/2020 menjadi momen buruk bagi Maguire. Sang pemain ditangkap polisi Yunani usai terlibat kasus kekerasan. Maguire sempat mendekam di penjara sebelum akhirnya bebas.
Cerita Nomor 5 di Manchester United

Di Manchester United, ada sebuah cerita klasik tentang nomor punggung 7. Nomor itu seolah memberi 'kutukan' bagi para pemakainya, setelah era Cristiano Ronaldo. Sebab, hampir semuanya gagal.
Michael Owen, Antonio Valencia, Angel Di Maria, Memphis Depay, Alexis Sanchez, gagal bersinar ketika memakai nomor punggung 7 di United. Antonio Valencia tampil gemilang dengan nomor punggung 26.
Nah, apakah nomor punggung 5 juga mengalami hal serupa?
Nomor punggung 5 pernah dipakai pemain top pada masanya. Lee Sharpe, Ronny Jonshen, Laurent Blanc, dan Rio Ferdinand adalah nama-nama yang sukses dengan nomor punggung 5 di United.
Ferdinand memakai nomor punggung 5 di United pada 2003 hingga 2014. Nah, setelah era Ferdinand, pemain yang memakai nomor punggung 5 performanya tidak cukup bagus. Seolah nomor punggung ini membawa 'kutukan' seperti nomor punggung 7.
Marcos Rojo memakai nomor 5 pada 2014 hingga 2018. Dia lebih sering mengalami cedera dan tidak pernah benar-benar menjadi pilihan utama dalam satu musim penuh. Kini, ada Maguire yang performa yang tengah merosot.
Komentar Ferdinand untuk Harry Maguire

Rio Ferdinand menyerang Harry Maguire terkait aksinya pada musim ini. Bukan soal nomor punggung, tetapi soal kapasitas sebagai kapten.
"Kami kurang percaya diri pada bagian tertentu," buka Ferdinand dikutip dari DailyStar.
"Kami meraih kepercayaan diri di tengah pekan [menang 5-0 atas RB Leipzig], tapi apakah itu membuat mereka terlalu percaya diri. Saya lihat komentar Harry Maguire usai laga, mereka terlalu sering menepuk punggung."
"Kuasai tim, Maguire adalah kapten. Saya harap dia dia ambil bagian dan lalu mengajak pemain lain 'hei, dengar, ini belum selesai, banyak hal yang harus dilakukan, angkat kaus kaki Anda!. Saya tidak tahu apakah itu terjadi di sana," sambung Ferdinand.
Kriteria Kapten Ideal
Ferdinand nampaknya tidak melihat Harry Maguire sebagai kapten yang ideal bagi United. Beberapa waktu lalu, Roy Keane juga menilai tidak ada sosok pemimpin di atas lapangan dan itu membuat United kesulitan.
"Selalu ada pemimpin di ruang ganti yang akan berjalan dan memotivasi pemain, baik di depan tim atau pertemuan empat mata. Menarik seorang pemain dan membuat pembicaraan singkat agar mereka bangku dan tetap fokus."
"Saya ingat Nani, saya tidak bicara panjang dengannya, hanya dua atau tidak kata, assist dan gol, tendang saat ada celah. Hanya itu!. Pendek dan tajam, hal yang kecil tetapi pesannya kuat."
"Apakah hal seperti itu terjadi? Bukan hanya manajemen yang harus menemukan solusi, para pemain juga perlu berdiri dan menularkan [semangat] ke pemain lainnya," tegas Ferdinand.
Sumber: Daily Star
Baca Ini Juga:
- Siapa Bilang Mengalahkan Manchester United Itu Mudah?
- MU Gampang Dipuji dan Dikritik, Solskjaer Sebut Sepak Bola Cepat Lupa
- Dipermalukan Basaksehir, Pertahanan MU Bak Tim Usia Kanak-Kanak
- Betapa Kesalnya Rio Ferdinand Lihat Gol Pertama Basaksehir ke Gawang MU
- Reaksi Fans Lihat Penampilan Buruk Harry Maguire: MU Mending Kontrak Maman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duel Lawan Basaksehir Jadi Penampilan Terburuk Man United Dalam Empat Tahun Terakhir
Liga Inggris 5 November 2020, 21:55
-
Trofi, Satu-Satunya Cara Solskjaer Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 5 November 2020, 21:38
-
Di Mata Eks MU Ini, Pogba Sekarang Cuma Jadi Beban Masalah Bagi Setan Merah
Liga Inggris 5 November 2020, 21:23
-
Penyakit Lama Kumat, Manchester United Diminta Tidak Buru-Buru Pecat Solskjaer
Liga Inggris 5 November 2020, 21:12
-
Jika Begini Terus, Marcus Rashford Bakal Flop Seperti Nani
Liga Inggris 5 November 2020, 20:55
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR