
Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer tetap didukung mempertahankan posisinya sebagai manajer Manchester United meski mencatatkan rentetan hasil buruk. Solskjaer dianggap sebagai korban dari manajemen klub yang buruk di tangan orang-orang dengan orientasi bisnis.
Teranyar, MU takluk 0-1 di kandang Newcastle pada pekan ke-8 Premier League 2019/20, Minggu (6/10/2019) malam WIB. Kekalahan itu jelas menampar Solskjaer dan skuad MU. Rumor pemecatan Solskjaer pun tidak bisa dibendung lagi.
Kekalahan itu menegaskan catatan buruk MU dalam laga tandang. Mereka tidak pernah menang dalam 11 laga tandang terakhir di semua kompetisi sejak musim lalu. Solskjaer gagal menyelesaikan masalah MU.
Biar begitu, menyalahkan Solskjaer seorang diri juga dianggap tidak tepat. Mengapa demikian? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Jangan Salahkan Ole
Menyalahkan Solskjaer bukanlah solusi, setidaknya menurut Paul Parker, mantan pemain MU. Menurutnya, masalah MU lebih besar dari soal pergantian pelatih. Pimpinan dan pengurus klub harus introspeksi dan menyadari kekeliruan mereka dalam mengelola klub.
"Semua orang berusaha menuding dan menyalahkan Ole tetapi Anda harus mengingat bahwa dia berusaha mengelola den melatih klub sepak bola profesional di Premier League," tutur Parker kepada talkSPORT.
"Namun, dia tidak dibiarkan melakukan pekerjaannya dengan benar karena ada orang-orang yang melarangnya mengejar dan mendatangkan pemain-pemain yang dia inginkan untuk menjaga peluang terbaiknya."
Masalah Besar
Intinya, Solskjaer adalah korban terbaru dari manajemen buruk MU. Ketika pelatih tidak didukung penuh, apa gunanya memulai proyek revolusi skuad? Parker tahu masalah ini tidak hanya dimiliki MU, tapi nama besar MU membuat segalanya jadi tampak lebih buruk.
"Situasi itu masalah besar, masalah bagi klub mana pun di divisi mana pun. Namun, ketika Anda bekerja di Premier League untuk Manchester United dan Anda tidak menunjukkan tanda-tanda yang ingin dilihat orang tentang usaha mejadi juara maka tiba-tiba segala tudingan negatif akan mengarah padanya dan itulah yang sedang terjadi," sambung Parker.
"Anda tidak perlu jadi ilmuwan atau mantan pemain untuk memahami masalah MU yang sebenarnya. Mereka bukanlah Manchester United Football Club lagi, sebab saat ini hanya merek 'Manchester United' yang paling utama, bukan 'Football Club' sebagaimana seharusnya," pungkasnya.
Sumber: talkSPORT
Baca ini juga ya!
- Fans Diminta Bersiap, Manchester United Memang Akan Babak Belur Musim Ini
- #OleOut, Ketika Manchester United Dikecewakan Longstaff Bersaudara
- Siapa Biang Kerok Keterpurukan MU yang Sebenarnya: Pimpinan atau Pelatih?
- Manchester United Semrawut: Berapa Lama Lagi Sebelum #OleOut?
- Manchester United Kalah Lagi, Sudah Waktunya Ole Out?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meme Bahagia Fans Liverpool Bertebaran Usai Manchester United dan City Tumbang
Bolatainment 7 Oktober 2019, 23:51
-
Redknapp: Ini Tahunnya Liverpool Juara Liga
Liga Inggris 7 Oktober 2019, 22:18
-
MU Terus Terpuruk, Legenda Salahkan Manajemen Setan Merah
Liga Inggris 7 Oktober 2019, 21:23
-
Fred Dituduh Jadi Biang Kerok kekalahan MU
Liga Inggris 7 Oktober 2019, 21:00
-
MU Diminta Berani Hamburkan Uang Demi Boyong Harry Kane
Liga Inggris 7 Oktober 2019, 20:53
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR