
Bola.net - Tim manapun diyakini bakal menderita saat melawan Liverpool, apalagi untuk pemain-pemain yang turun di sisi kanan. Sebab, mereka harus berhadapan dengan ancaman Andrew Robertson dan Sadio Mane yang selalu merepotkan.
Serangan sayap memang merupakan salah satu senjata utama Liverpool di bawah bimbingan Jurgen Klopp. Mereka kerap bermain agresif, terus menusuk pertahanan lawan sampai menemukan celah untuk beraksi.
Robertson dipandang sebagai salah satu ancaman tersebut. Dia bek kiri yang gesit, keras, agresif, dan punya akurasi umpan akurat. Pemain Skotlandia ini bisa menusuk sisi kanan tim lawan dan melepaskan umpan silang ke tengah.
Sebab itu, tim-tim lawan diyakini bakal kerepotan menghadapi Robertson. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bek Kiri Terbaik di Dunia?
Dua tahun terakhir, Robertson mulai dipertimbangkan sebagai salah satu bek kiri terbaik di dunia. Dia punya setiap kemampuan yang diperlukan seorang bek kiri, kuat saat menyerang dan kukuh ketika bertahan.
Potensi Robertson sebagai bek kiri terbaik ini didukung langsung oleh mantan pemain Liverpool, Jose Enrique. Terakhir, status bek kiri terbaik di dunia itu berhasil didapatkan pemain Real madrid, Marcelo, tapi Enrique merasa Robertson lebih layak.
"Dia [Robertson] luar biasa. Saya sudah mengatakan ini sebelumnya. Bagi saya, setahun terakhir dia layak disebut sebagai bek kiri terbaik di dunia," ujar Enrique kepada Sky Sports.
"Saya tahu status ini diberikan kepada Marcelo, tetapi menurut saya itu tidak adil. Bukan hanya karena Liverpool menjuarai Liga Champions, melainkan karena dia telah menjadi pemain luar biasa bagi Liverpool."
Ancaman di Sisi Kanan
Sebab itu, Enrique yakin tidak ada tim mana pun yang senang menghadapi Robertson. Bek kanan dan winger kanan lawan bakal menderita sepanjang pertandingan, stamina Robertson luar biasa.
"Robertson memberikan begitu banyak hal untuk Liverpool. Dia dan [Sadio] Mane bersama-sama di sisi kiri Liverpool - saya tidak akan mau bermain di sisi kanan untuk tim lawan," tutup Enrique.
Akhir pekan ini, ancaman Robertson itu bisa terbukti ketika Liverpool menyambangi Manchester United (20/10/2019). Berdasarkan asumsi Enrique tersebut, berarti ada Daniel James dan Aaron Wan-Bissaka/Diogo Dalot yang harus berhadapan langsung dengan Robertson.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Jalan Masih Panjang, Liverpool Tak Boleh Terlena di Puncak Klasemen
- Meski Berisiko, Alisson Becker Disebut Siap Main Lawan Manchester United
- Duel MU vs Liverpool Masih yang Paling Akbar di Premier League
- Manchester United vs Liverpool, Anthony Martial dan Aaron Wan-Bissaka Berpeluang Comeback
- Dad of the Year! Demi Anak, Mo Salah Bergaya Seperti Karakter Disney
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Carles Puyol Akui Van Dijk Masuk Jajaran Pemain Terbaik di Dunia
Liga Champions 17 Oktober 2019, 23:54
-
Manchester United vs Liverpool: Tuan Rumah Diprediksi Bangkit
Liga Inggris 17 Oktober 2019, 22:52
-
Joel Matip Tegaskan Bisa Main di Laga Manchester United vs Liverpool
Liga Inggris 17 Oktober 2019, 22:24
-
Alisson Pulih, Adrian Ogah Serahkan Posisi Kiper Utama Liverpool
Liga Inggris 17 Oktober 2019, 21:20
-
Manchester United vs Liverpool, Robertson Waspadai Kebangkitan Setan Merah
Liga Inggris 17 Oktober 2019, 21:12
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR