
Bola.net - Kekalahan Manchester United dari Crystal Palace (1-3) akhir pekan lalu berbuntut panjang. Memang hasil itu mengecewakan, tapi dampaknya justru lebih buruk dari hasil itu sendiri.
Betapa tidak, baru kalah sekali, Ole Gunnar Solskjaer langsung dikecam habis-habisan. Sebenarnya fans MU berang dengan kepemimpinan keluarga Glazer dan Ed Woodward, tapi tetap saja Solskjaer terkena dampaknya.
Kemarahan fans MU ini patut dipahami. Ketika klub-klub rival bisa mendapatkan pemain-pemain top, MU justru berjalan di tempat, seolah-olah ogah berkembang.
Kekecewaan melahirkan kecaman, dan ujung-ujungnya Solskjaer yang kena, bukan para petinggi. Untuk itu, mantan asisten pelatih MU, Steve McClaren, meminta fans menahan diri.
Apa katanya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Reaksi berlebihan
McClaren memahami kemarahan fans. MU seharusnya berada di titik paling penting untuk mengembangkan skuad yang mulai terbentuk, tapi faktanya justru pasif di bursa transfer.
Meski begitu, musim masih terlalu dini, bahkan baru satu pertandingan. Dia merasa terlalu kejam menyerang Solskjaer hanya setelah satu kekalahan.
"Reaksinya sungguh berlebihan, padahal ini baru pertandingan pertama mereka di musim baru. Seperti yang dahulu dikatakan Sir Alex, Anda tidak pernah menjuarai apa pun di bulan September, Oktober, November," ungkap McClaren kepada talkSPORT.
"MU, setelah semifinal itu [Liga Europa], hanya beristirahat selama dua pekan, lalu persiapan selama dua pekan, dan baru bermain di satu pertandingan."
Buruk, tapi sudah diduga
McClaren tidak membantah bahwa performa pasukan Solskjaer terbilang buruk. Namun, kembali ke ucapan sebelumnya, sekarang para pemain masih belum mencapai level terbaiknya, liga baru dimulai.
"Saya kira, ya, MU memang main buruk. Apa ini sudah diperkirakan? Ya, saya kira di balik sana Ole berkata: 'Kami belum siap'," sambung McClaren.
"Itu bukan dalih. Mereka memang belum menempuh cukup persiapan. Mari menilai mereka lagi setelah lima/sepuluh pertandingan."
"Baru setelahnya Anda boleh berkata ada yang salah, tapi menilai langsung setelah satu laga? Tidak bisa, Anda harus menunggu," tutupnya.
Sumber: talkSPORT
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Tidak Ijinkan Daniel James Pindah ke Leeds United
Liga Inggris 22 September 2020, 21:00
-
Ungguli MU, Liverpool Segera Bungkus Ismaila Sarr Seharga Rp679 Miliar
Liga Inggris 22 September 2020, 20:41
-
Lawan Luton Town, Solskjaer Bakal Orbitkan Dua Pemain Muda Ini
Liga Inggris 22 September 2020, 20:40
-
Jadon Sancho Tidak Jelas, MU Coba Boyong Ousmane Dembele
Liga Inggris 22 September 2020, 20:20
-
Ketimbang Beli Penyerang, Manchester United Diminta Fokus Benahi Pertahanan
Liga Inggris 22 September 2020, 20:00
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR