
Bola.net - Era kepemimpinan Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United tidak berjalan dengan mulus sampai saat ini. Namun setidaknya, pelatih asal Norwegia itu tahu persis tipikal permainan yang ia inginkan dari timnya.
Manchester United tampak inkonsisten musim ini. Mereka melewati perjalanan yang naik dan turun. Dua pertandingan Premier League memperlihatkan dengan jelas bagaimana inkonsistennya the Red Devils musim ini.
Pada akhir pekan lalu, Marcus Rashford dkk dipermalukan oleh Watford yang merupakan juru kunci klasemen. Di saat sedang diunggulkan, mereka justru menelan kekalahan dengan skor 0-2.
Lalu, pada Boxing Day kemarin, Manchester United meraih kemenangan telak atas Newcastle. Skor 4-1 seolah-olah merupakan wujud kalau mereka adalah klub papan atas yang patut diwaspadai tim lainnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tak Bisa Seperti City
Masalah inkonsistensi ini, diyakini, berasal dari sulitnya lini depan membongkar pertahanan tim lawan. Terutama saat berhadapan dengan tim berlabel 'big six'. Sewaktu melawan Tottenham dan Manchester City, mereka tidak alami masalah.
Tuntutan untuk mengubah taktik mulai terdengar. Tetapi, Solskjaer enggan melakukannya. Kemenangan atas Newcastle dijadikan sebagai bukti bahwa skemanya bisa berjalan dengan baik.
"Kami telah menunjukkannya pada hari Kamis dan, meskipun kami tertinggal lebih dulu, kepala tidak tertunduk. Kami harus membuat semua tim merasa kesulitan saat menghadapi kami," ujar Solskjaer seperti yang dikutip dari Goal International.
"Kami tak bisa bermain oper-operan bola dan tak bisa, pada saat ini, bermain seperti Manchester City - hanya City yang mampu melakukannya," lanjutnya.
Yakin Empat Besar
Kemenangan atas Newcastle berarti besar bagi Manchester United. Mereka kini hanya terpaut empat poin saja dari Chelsea yang sekarang menempati peringkat keempat dalam klasemen Premier League.
Sampai sekarang, kompetisi Premier League telah berjalan setengah musim. Solskjaer percaya bahwa timnya mampu mengamankan empat besar pada bulan Mei nanti.
"Kami seharusnya bisa masuk ke empat besar tanpa harus menunggu laga terakhir melawan Leicester. Namun bisa saja sampai pertandingan itu, siapa yang tahu?" tambahnya.
"Soal tim ini, saya berkata bahwa kami mungkin akan menjadi penantang yang lebih serius tahun depan. Kami masih muda namun saya mengharapkan banyak hal dari tim tahun ini," tutupnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Ini Satu Hal yang Kurang dari Diri Anthony Martial Menurut Owen
- Dua PR Manchester United: Clean Sheet dan Konsistensi
- Tergoda Vinicius Junior, MU Siap Lepas Paul Pogba ke Real Madrid
- Lindelof Yakin Greenwood Punya Masa Depan Yang Cerah
- Cetak Gol Melalui Sundulan, Rashford Belum Bisa Samai Level Terbang Ronaldo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Manchester City vs Sheffield United 30 Desember 2019
Liga Inggris 28 Desember 2019, 14:26
-
Adama Traore, Jebolan La Masia yang Hobi Sakiti Josep Guardiola
Liga Inggris 28 Desember 2019, 11:25
-
2 Kali Kalahkan Pep Guardiola, Nuno Espirito Santo Sampai Capaian Antonio Conte
Liga Inggris 28 Desember 2019, 10:42
-
Ketika Wolves Bikin Manchester City Kehilangan Identitas
Liga Inggris 28 Desember 2019, 10:22
-
Menyerah! Manchester City Hanya Kejar Posisi Kedua
Liga Inggris 28 Desember 2019, 09:42
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR