
Bola.net - Mengejar Manchester City yang sedang berada di puncak klasemen sementara Premier League bukanlah perkara yang mudah. Oleh karenanya, butuh upaya keras dari Manchester United untuk merebut kembali takhta tersebut dari rivalnya.
Manchester United sudah tidak pernah lagi merengkuh gelar Premier League sejak terakhir kali mendapatkannya di tahun 2013 lalu, tepat setelah ditinggal pensiun Sir Alex Ferguson. Jangankan jadi juara, berharap saja sulit.
Namun pada musim ini, harapan melihat Manchester United keluar sebagai juara sempat berada di titik tertingginya. Tidak heran, sebab the Red Devils berhasil merebut posisi puncak klasemen dari tangan Liverpool pada bulan Januari kemarin.
Sayang mereka hanya bertahan selama tiga pekan kompetisi saja. Setelahnya, mereka harus turun ke peringkat dua dan kini semakin menjauh dari Manchester City yang berhasil menorehkan kemenangan beruntun sejak Desember 2020.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Manchester United Enggan Menyerah
Pada Kamis (18/2/2021) lalu, Manchester City menuntaskan laga tundanya melawan Everton. Mereka berhasil menjadi pemenang pada pertandingan itu dengan skor 3-1 berkat gol dari Phil Foden, Riyad Mahrez dan Bernardo Silva.
Tambahan tiga poin memperkokoh posisi Manchester City di puncak klasemen. Dan sekarang, mereka unggul 10 angka dari Manchester United yang sedang berada di peringkat kedua.
Melihat tren positif the Citizens belakangan ini, nampaknya harapan Manchester United untuk mengakhiri puasa gelar di Premier League akan kembali gagal terwujud. Meski begitu, Ole Gunnar Solskjaer enggan menyerah.
Cara untuk mengejar City, tentu saja, dengan memenangkan setiap pertandingan di depan mata. "Kami bakalan mengejar kemenangan dalam setiap pertandingan yang kami mainkan, tentu saja," ujarnya, dikutip dari Goal International.
Siap Berdarah-darah
Namun, pada akhirnya, Solskjaer harus bersikap realistis. Memenangkan setiap pertandingan hanyalah bentuk dari usaha. Tetapi juara atau tidak ditentukan oleh hasil yang didapatkan rival-rivalnya.
"Apapun yang dilakukan tim lain, City, Liverpool, Leicester, Chelsea, Tottenham, West Brom, siapapun - kami tidak bisa mengontrolnya. Kami hanya bisa mengontrol diri sendiri," tambahnya.
Manchester United jelas enggan mematok ekspektasi yang lebih rendah dari menjadi runner-up Premier League musim ini. Kalau bisa, harus lebih baik yakni menjadi juara. Untuk itu, mereka harus siap berdarah-darah demi mengejar City.
"Anda harus berlari lebih dari lawan, anda harus inginkan kemenangan lebih dari lawan, anda harus lebih menderita, mempertaruhkan tubuh anda. Setiap laga Premier League punya tuntutan tinggi dan itulah kenapa para pemain dibayar, untuk tampil seperti yang diinginkan," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Derby Merseyside : 5 Alasan Everton Akan Jungkalkan Liverpool
- Usai Sociedad, MU Diprediksi Bakal Bekuk Newcastle
- Dean Henderson Tebar Psywar ke David De Gea, Apa Isinya?
- Dirk Kuyt: Sungguh Malang Nasibmu, Donny van de Beek!
- Meski Bikin Clean Sheet, Solskjaer Diklaim Belum Sepenuhnya Percaya pada Dean Henderson
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bruno Fernandes Butuh Trofi Agar Bisa Sejajar dengan Eric Cantona
Liga Inggris 20 Februari 2021, 23:00
-
Luke Shaw: Masa Depan Amad Diallo di Manchester United Cerah!
Liga Inggris 20 Februari 2021, 17:00
-
Termasuk Ronaldo, Ini Lima Pencetak Hat-trick Manchester United ke Gawang Newcastle
Liga Inggris 20 Februari 2021, 15:12
-
Lawan Newcastle, Donny van de Beek dan Edinson Cavani Berpotensi Comeback
Liga Inggris 20 Februari 2021, 14:30
-
Liverpool Coba Tikung Transfer Nikola Milenkovic ke Mancheseter United
Liga Inggris 20 Februari 2021, 13:20
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR