
Bola.net - - Eks striker Tottenham Darrent Bent meyakini Son Heung-Min akan laris manis dikejar banyak klub berkat kualitasnya yang sangat bagus.
Pemain asal Korea Selatan itu adalah salah satu pilar penting Spurs. Namanya tentu masih kalah tenar jika dibandingkan dengan rekan-rekan setimnya seperti Harry Kane atau Toby Alderweireld.
Akan tetapi dalam beberapa pekan belakangan ini namanya melambung. Hal tersebut tak lepas dari performa apik yang ia tunjukkan bersama dengan tim asuhan Mauricio Pochettino tersebut.
Ia mampu menjadi ujung tombak andalan Spurs ketika Harry Kane absen. Ia membuktikannya dengan mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir klubnya secara beruntun.
Dengan demikian, total musim ini ia sudah mengemas 15 gol dan 31 pertandingan di semua ajang kompetisi. Ia juga menambahkan sembilan assist.
Kekhawatiran Bent
Performa apik ini membuat banyak pihak memujinya. Namun hal inilah yang malah membuat Bent merasa khawatir.
Bent merasa Son telah menempatkan dirinya sebagai incaran banyak klub dengan performa yang ditampilkannya.
"Son adalah pemain yang luar biasa," buka Bent kepada talkSport.
"Segala sesuatu tentang dirinya, cara dirinya memainkan pertandingan, ia adalah ancaman dan ia bisa mencetak gol dengan kaki kiri dan kanannya. Satu-satunya kekhawatiran bagi Spurs dalam beberapa tahun mendatang adalah kehilangan pemain ini," serunya.
Pekerja Keras dan Kreatif
Bent menambahkan, pemain serbabisa berusia 26 tahun itu tak cuma jago mencetak gol. Ia melihat eks pemain Bayer Leverkusen ini seorang pekerja keras dan juga jago membongkar pertahanan lawan dengan kecerdikannya.
"Orang-orang akan melihat Son dan berpikir, 'ia jauh lebih baik daripada yang kita duga', dan ia menawarkan lebih dari sekadar mencetak gol dengan level etos kerjanya dan kreativitasnya," tutur Bent.
"Sepertinya ia ada di sekitar tempat itu - Anda bisa melihat para penggemar Spurs mencintainya dan rekan satu timnya mencintainya. Anda tidak bisa sering membeli pemain seperti itu," klaimnya.
Berita Video
Berita video Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, menjelaskan mengapa dirinya tidak berjabat tangan dengan Manajer Manchester City, Pep Guardiola, setelah pertandingan pada Minggu (10/2/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gotze: Premier League Kompetisi yang Sangat Menarik
Liga Champions 12 Februari 2019, 23:47
-
Spurs Diyakini Bakal kesulitan Pertahankan Son Heung-Min
Liga Inggris 12 Februari 2019, 00:32
-
City Punya Senjata untuk Kalahkan Liverpool Dalam Perburuan Gelar Juara EPL
Liga Inggris 10 Februari 2019, 16:14
-
Mantap Gabung Madrid, Christian Eriksen Tolak Perpanjang Kontrak di Tottenham
Liga Spanyol 10 Februari 2019, 02:00
-
Meski Bersaing Dengan City, Liverpool Diminta Jangan Lupakan Spurs
Liga Inggris 7 Februari 2019, 21:26
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR