
Bola.net - - Jaap Stam mengakui menghadapi bukan sesuatu yang ia nikmati, meski dirinya memiliki rekor apik ketika melawan The Reds.
Eks bek Manchester United itu tidak pernah menelan kekalahan dari Liverpool selama bermain di Inggris.
Dua tim rival itu akan saling berhadapan sekali lagi di Anfield akhir pekan ini, setelah Premier League kembali bergulir pasca jeda Internasional.
Stam mengatakan bahwa sorotan dan juga tekanan yang mengiringi laga tersebut membuatnya merasa kurang nyaman setiap melangkah ke atas lapangan.
Jaap Stam
Bos Reading itu mengatakan di Sky Sports: "Itu bukan pertandingan favorit saya."
"Semua orang menantikan ini, namun sebagai pemain anda tahu bahwa akan ada banyak perhatian, ada banyak tekanan di pertandingan seperti ini."
"Anda ingin menunjukkan pada diri anda sendiri dan juga lawan, apa yang bisa anda lakukan sebagai tim."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Liverpool vs MU Bukan Laga Menarik untuk Ditonton
Open Play 12 Oktober 2017, 18:16
-
Prediksi Liverpool vs Manchester United 14 Oktober 2017
Liga Inggris 12 Oktober 2017, 15:45
-
Mourinho Santai Saja Dengan Kondisi Lukaku
Liga Inggris 12 Oktober 2017, 15:30
-
Data dan Fakta Premier League: Liverpool vs Manchester United
Liga Inggris 12 Oktober 2017, 15:25
-
Kontrak Anyar Menggiurkan Menanti Mourinho di MU
Liga Inggris 12 Oktober 2017, 15:20
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR