Bola.net - Striker Barcelona yang pernah memperkuat Liverpool, Luis Suarez, mengaku tak bisa memahami taktik yang digunakan oleh Jose Mourinho, kala Chelsea mengunjungi Anfield musim lalu.
Liverpool kala itu berada di posisi terdepan untuk merebut gelar juara Premier League. Hasil imbang 0-0 melawan The Blues akan menjamin trofi untuk mereka, asal bisa terus menang di pertandingan sisa.
Namun Mourinho dan anak buahnya justru menang 2-0 dan menggagalkan upaya The Reds untuk merebut gelar sebagai tim terbaik di Inggris.
"Kami tahu bahwa jika mereka ingin memenangkan liga - dan banyak orang lupa bahwa mereka masih punya peluang untuk itu - mereka akan bermain untuk menang. Ketika mereka kemudian menghabiskan waktu saat hasil masih imbang, yang mana itu tidak menguntungkan mereka, merupakan sesuatu yang tidak bisa saya mengerti," tulis Suarez di buku otobiografi miliknya, yang dimuat oleh The Mirror.
"Mereka sepertinya hanya ingin bermain dengan waktu dan membuat kami frustrasi. Mereka berusaha untuk mengalihkan kami, dan kami terjebak dalam hal tersebut. Kami menjadi terburu-buru. Mourinho tahu itu. Mereka membuat kami bermain di luar kebiasaan rutin kami," pungkasnya.
Liverpool pada akhirnya hanya finish di peringkat dua musim lalu dan Suarez memutuskan untuk pergi memperkuat Barcelona pasca Piala Dunia 2014. [initial]
(mir/rer)
Liverpool kala itu berada di posisi terdepan untuk merebut gelar juara Premier League. Hasil imbang 0-0 melawan The Blues akan menjamin trofi untuk mereka, asal bisa terus menang di pertandingan sisa.
Namun Mourinho dan anak buahnya justru menang 2-0 dan menggagalkan upaya The Reds untuk merebut gelar sebagai tim terbaik di Inggris.
"Kami tahu bahwa jika mereka ingin memenangkan liga - dan banyak orang lupa bahwa mereka masih punya peluang untuk itu - mereka akan bermain untuk menang. Ketika mereka kemudian menghabiskan waktu saat hasil masih imbang, yang mana itu tidak menguntungkan mereka, merupakan sesuatu yang tidak bisa saya mengerti," tulis Suarez di buku otobiografi miliknya, yang dimuat oleh The Mirror.
"Mereka sepertinya hanya ingin bermain dengan waktu dan membuat kami frustrasi. Mereka berusaha untuk mengalihkan kami, dan kami terjebak dalam hal tersebut. Kami menjadi terburu-buru. Mourinho tahu itu. Mereka membuat kami bermain di luar kebiasaan rutin kami," pungkasnya.
Liverpool pada akhirnya hanya finish di peringkat dua musim lalu dan Suarez memutuskan untuk pergi memperkuat Barcelona pasca Piala Dunia 2014. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Matic: Lawan Liverpool, Chelsea Tak Akan Parkir Bus Lagi!
Liga Inggris 6 November 2014, 21:47
-
Ivanovic: Performa Lawan Maribor Tak Boleh Terulang
Liga Inggris 6 November 2014, 21:00
-
Galliani: Van Ginkel Pemain Hebat
Liga Italia 6 November 2014, 19:33
-
Mark Schwarzer Juga Puji Eden Hazard
Liga Champions 6 November 2014, 19:17
-
Kolo Toure Siap Diturunkan Lawan Chelsea
Liga Inggris 6 November 2014, 18:35
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR