
Bola.net - Bek sayap Liverpool, Andy Robertson, mengaku menyesal pernah mengasari bintang Barcelona Lionel Messi pada ajang Liga Champions musim lalu.
Kejadian tersebut terjadi pada leg kedua semifinal Liga Champions 2018-2019 antara Liverpool vs Barcelona di Anfield. Dalam pertandingan tersebut, Andy Robertson mendorong Messi yang akan berdiri.
Qué feo el gesto de Robertson a Messi pic.twitter.com/mZkac28Fmr
— Carrusel Deportivo (@carrusel) May 7, 2019
Kedua pemain kerap terlibat duel sengit di sisi kiri pertahanan The Reds. Kini, setelah hampir setahun setelah kejadian tersebut, Robertson mengaku menyesali perbuatannya terhadap Messi.
"Ketika saya mengingat sesuatu, saya tidak benar-benar menyesali apa pun. Tetapi, saya melihat kembali kejadian saat itu dengan Messi sebagai sebuah penyesalan. Saya tidak suka melihatnya. Ketika saya melihatnya, saya kecewa," kata Robertson, seperti dilansir dari Sportbible, Senin (24/2/2020).
"Saya menghormati dia (Messi) dan Barcelona, tetapi kami memasuki pertandingan itu dengan kalah 3-0. Kami membutuhkan keajaiban, kami membutuhkan sesuatu yang istimewa dan jika hal kecil itu menghentikan pemain terbaik di dunia bermain dengan potensi tertinggi."
"Tapi saya benar-benar menyesalinya. Itu bukan aku sebagai manusia. Itu bukan kepribadianku. Tapi malam itu banyak hal terjadi yang Anda tidak ingat," tambahnya.
Seperti diketahui, Liverpool mengawali laga leg kedua semifinal Liga Champions 2018-2019 kontra Barcelona dalam keadaan tertinggal 0-3. Beruntung, skuat asuhan Jurgen Klopp itu mampu membalikkan agregat menjadi 4-3 di Anfield.
Kemenangan atas El Barca membuat Liverpool melenggang ke partai puncak dan menjadi juara Liga Champions 2018-2019 setelah mengatasi perlawan sesama klub Inggris, Tottenham Hotspur.
Di sisi lain, Lionel Messi bukan lah satu-satunya pemain yang terlibat friksi Andy Robertson di lapangan. Berikut ini pemain yang jadi korban keusilan Andy Robertson di lapangan seperti dilansir Planet Football.
1. Luis Suarez
Sama halnya dengan Messi, perseturuan Andy Robertson dengan Luis Suarez terjadi pada pertandingan semifinal Liga Champions musim lalu. Pada leg pertama, Suarez meledek Robertson setelah Messi mencetak gol melalui tendangan bebas yang indah ke gawang Alisson Becker.
Tak hanya itu, kedua pemain tersebut terlibat duel sengit pada laga di Anfield yang membuat Robertson mengalami cedera. Selepas pertandingan, Robertson ditanya tentang duel dengan Suarez di lapangan.
Andy Robertson dengan santainya justru balik bertanya 'siapa yang lolos ke final?'.
Andy Robertson is a savage 😂@DesKellyBTS: "You had a running battle with Luis Suarez and he took you out."
— Football on BT Sport (@btsportfootball) May 8, 2019
Robertson: "Who's going to the final?"
🐸☕️ pic.twitter.com/GBuCfFhMO4
2. Neymar Jr
Neymar Jr juga pernah terlibat perseteruan sengit dengan Andy Robertson. Kejadian tersebut terjadi pada babak fase grup Liga Champions musim lalu.
Di penyisihan grup, PSG berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor 2-1. Pada laga tersebut, Neymar dianggap mudah terjatuh untuk mengulur-ulur waktu.
"Saya kira mereka memimpin dan mereka ingin membuang waktu. Anda dapat menggunakan permainan palsu, bermain akting, Anda dapat menggunakan semuanya dengan sungguh-sungguh,” kata Robertson, seperti dilansir dari Planet Football.
"Saya ingin tahu berapa banyak waktu yang mereka habiskan malam ini. Sangat frustrasi ketika (Neymar) terus jatuh seperti itu."
Pada menit-menit akhir pertandingan, Robertson tampak sengaja menerjang Neymar sebagai bentuk frustrasi.
Andy Robertson twatting Neymar.
— Ru Macdonald (@RuMacdonald) November 29, 2018
You’re welcome. pic.twitter.com/SMPheXVty4
3. Rafinha
Setelah Sadio Mane mendapat kartu karena terlibat duel dengan bek Flamengo, Rafinha di final Piala Dunia Klub, Robertson berjanji kepada rekan setimnya, 'Saya akan mengatasinya, jangan khawatir'.
Tak main-main, Andy Robertson langsung membuktikan kata-katanya tersebut. Pemain berusia 25 tahun itu menjatuhkan Rafinha pada babak kedua.
Tak hanya itu, Robertson tampak bersitegang dengan pemain Brasil itu pada akhir pertandingan.
4. Ayoze Perez
Liverpool berhasil meraih kemenangan atas Leicester City dengan skor 2-1 berkat penalti James Milner. Kemenangan tersebut membuat The Reds mempertahankan rekor 100 persen kemenangan di Premier League 2019-20.
Pada akhir pertandingan, ada kejadian menarik saat Ayoze Perez terlibat bentrokan dengan Robertson. Dalam tayangan menunjukkan Robertson melakukan dorongan terhadap Perez saat merayakan gol kemenangan.
Hal itu diduga sebagai balasan karena Perez menertawakan Robertson setelah Leicester City berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-80.
What was Perez playing at shoving Robertson in the back? 😠 pic.twitter.com/R88aE9wpZB
— SNM (@JackCook95) October 6, 2019
Disadur dari: Bola.com/Penulis Faozan Tri Nugroho/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 25 Februari 2020
Baca Juga:
- Mereka Ini Pemain Muda yang Mencuri Perhatian di Premier League, Tapi Malah Sering Diabaikan
- Kumpulan Meme Lucu Setelah Liverpool Menang Comeback Atas West Ham
- Sesumbar Kocak Fans Liverpool Setelah Menang atas West Ham: Kapan Kalahnya Liverpool?
- Tak Ada Gol Cristiano Ronaldo, Ini Kumpulan Gol Pesepak Bola Paling Banyak Ditonton di Youtube
- Mulai Dari Ronaldo Hingga Batistuta, Ini Deretan Striker Ganas pada Era 1990-an
- Lakukan Jebakan Offside yang Buruk Vs Everton, Arsenal Kena Bully
- Selain Son Heung-min dan Harry Kane, Ini Duet Mematikan dalam Sejarah Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Napoli vs Barcelona di Vidio Premier
Bola Indonesia 25 Februari 2020, 23:59
-
Pemain Kunci Napoli vs Barcelona: Menunggu Sihir Messi di Taman Maradona
Liga Champions 25 Februari 2020, 19:30
-
Meski Digoda Madrid dan Barcelona, Kevin De Bruyne Bakal Setia di Manchester City
Liga Inggris 25 Februari 2020, 18:40
-
Bernardo Silva Tebar Kode Ingin Gabung Barcelona
Liga Spanyol 25 Februari 2020, 18:20
-
Setien: Barcelona Bodoh Jika Sepelekan Napoli
Liga Spanyol 25 Februari 2020, 16:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR