
Bola.net - Pep Guardiola mengungkap pesan penting di balik kemenangan 3-0 Manchester City atas Liverpool. Ia meminta para pemainnya melupakan hasil yang diraih Arsenal.
Kemenangan impresif di laga ke-1.000 Guardiola itu diraih berkat gol Erling Haaland, Nico Gonzalez, dan Jeremy Doku. Hasil ini menjawab panggilan sang manajer dengan penuh gaya.
Sehari sebelumnya, laju kemenangan Arsenal memang terhenti. The Gunners ditahan imbang 2-2 oleh tim kejutan, Sunderland.
Kemenangan atas Liverpool sukses memangkas jarak menjadi empat poin. Namun, Guardiola menegaskan pembuktian diri jauh lebih penting daripada selisih poin.
Reaksi Atas Hasil Arsenal

Guardiola mengakui bahwa hasil imbang yang diraih Arsenal cukup mengejutkan. Ia sangat terkesan dengan performa Sunderland musim ini.
Ia yakin Liverpool dan dirinya sendiri sempat terkejut. Terutama melihat Arsenal akhirnya kehilangan poin dan kebobolan dua gol.
"Saya cukup yakin ketika Arsenal disamakan di akhir oleh Sunderland, dan itu bisa terjadi karena saya tidak terkejut, saya sangat terkejut dengan apa yang dilakukan Sunderland," ujar Guardiola.
"Saya kira Liverpool dan saya berpikir 'wow, mereka akhirnya kehilangan poin dan kebobolan dua gol'. Karena dengan apa yang Arsenal tunjukkan dalam laju (kemenangan) mereka, sepertinya itu (Arsenal kehilangan poin) tidak akan terjadi," sambungnya.
Pesan Kunci Guardiola
Meski Arsenal terpeleset, Guardiola memberi instruksi tegas di ruang ganti. Ia melarang pemainnya menjadikan hasil rival sebagai motivasi utama.
Sang manajer menuntut para pemainnya menang demi keyakinan diri mereka sendiri. Apalagi lawan yang mereka hadapi adalah sang juara bertahan Premier League.
"Pada akhirnya kami harus melakukannya dan saya berkata kepada para pemain, kami tak boleh melihat hasilnya karena Arsenal tidak menang," kata Guardiola.
"Anda harus melakukannya untuk percaya pada diri sendiri," tegasnya dalam konferensi pers pasca laga.
Buktikan Diri Lawan Sang Juara
Fokus utama Guardiola adalah pada pembuktian kualitas melawan Liverpool. Ia ingin Man City menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing ketat sepanjang musim.
Menurutnya, para pemain City berhasil menjawab tantangan itu. Terutama penampilan dominan mereka di babak pertama pertandingan.
"Kami bermain melawan sang juara di Inggris," jelas Guardiola.
"Kami harus menunjukkan kepada mereka bahwa kami mampu berada di sana bersama mereka sepanjang musim ini. Hari ini saya pikir kami menunjukkan ini," imbuhnya.
Hadiah di Laga ke-1000
Kemenangan telak ini terasa makin spesial. Laga tersebut menandai pertandingan ke-1.000 Pep Guardiola sepanjang karier kepelatihannya.
Guardiola menyebut performa level tertinggi skuadnya adalah hadiah terbaik. Ia memuji semua lini, dari pertahanan, gelandang, hingga serangan.
"Para pemain saya memberi saya hadiah yang bagus dengan penampilan ini melawan sang juara," tutur Guardiola.
"Tentu saja ancaman dari Jeremy sangat luar biasa di samping Erling ," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Harus Kembali ke Dasar Setelah Kekalahan Telak dari Manchester City
Liga Inggris 11 November 2025, 13:57
-
Man City Bantai Liverpool, Tapi Wayne Rooney Tetap Jagokan Arsenal Juara Liga Inggris
Liga Inggris 11 November 2025, 13:41
-
Catat 1000 Laga, Pep Guardiola Bergabung dengan Alex Ferguson dan Arsene Wenger
Liga Inggris 11 November 2025, 10:49
LATEST UPDATE
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR