
Bola.net - Thierry Henry tahu persis betapa ketatnya persaingan dan duel di atas lapangan dalam sebuah laga Premier League. Itulah mengapa dirinya merasa lelah tiap kali melihat tim pemuncak klasemen, Liverpool, sedang bermain.
Dominasi Liverpool di Premier League sudah hampir pasti tak bisa dipatahkan oleh pesaingnya. Bagaimana tidak, tim asuhan Jurgen Klopp tersebut sedang memuncaki klasemen dengan raihan 79 poin.
Perlu diketahui bahwa the Reds berhasil meraup 79 poin dari 81 yang tersedia sampai pekan ke-27. Dan satu-satunya torehan buruk yang mereka terima adalah hasil imbang kontra Manchester United pada bulan Oktober lalu.
Sekarang, Liverpool sedang unggul 22 poin dari Manchester City yang sekarang berada di peringkat ke-2. Secara hitung-hitungan, mereka bisa mengunci gelar juara andai mampu meraih kemenangan dalam empat laga berikutnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Henry Lelah Melihat Liverpool
Dominasi Liverpool ini membuat publik merasa kalau level persaingan di Premier League sudah menurun. Tapi di mata Henry, yang pernah memperkuat Arsenal selama sembilan musim, tidak seperti demikian.
Ia tahu persis bagaimana intensitas Premier League, apalagi di lapangan. Dan Henry mengaku kelelahan tiap kali melihat bagaimana para pemain Liverpool beraksi di lapangan.
"Intensitasnya, ritmenya yang anda rasakan di Premier League, rasanya sangat tinggi," ujar Henry seperti yang dikutip dari Metro News.
"Anda lihat, saat anda menyaksikan Liverpool, bahkan hanya dengan menyaksikan mereka, anda merasa lelah. Mereka bergerak dengan sangat cepat," lanjutnya.
Sama Halnya dengan Manchester City
Bukan cuma Liverpool, Henry juga merasakan hal yang serupa tiap melihat Manchester City bermain. Tekanan yang City sajikan kepada lawannya membuatnya semakin yakin kalau Premier League itu berat.
"Saat anda ke Manchester City, sebelum anda melihat, sudah ada tekanan terhadap anda," tambah pria yang pernah mengantar Prancis juara Piala Dunia 1998 itu.
"Jika anda mengontrol bola, akan ada tiga pemain yang siap mengelilingi anda. Intensitas Premier League sangat besar sekali," pungkasnya.
(Metro News)
Baca Juga:
- Eks Kapten Sebut Fans Liverpool Kurang Apresiasi Mohamed Salah, Benarkah Begitu?
- Paul Pogba: Saya tak Ingin Liverpool Juara Premier League, tetapi Mereka Layak Juara
- Liverpool Samai Rekor Kemenangan Beruntun Terpanjang Manchester City
- Ternyata, Ini Alasan Mengapa Liverpool Kerepotan Hadapi West Ham
- Kumpulan Meme Lucu Setelah Liverpool Menang Comeback Atas West Ham
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zidane Sanjung Guardiola Sebagai Pelatih Terbaik di Dunia
Liga Champions 25 Februari 2020, 20:55
-
Duel Madrid vs City Bukan Soal Zidane vs Guardiola
Liga Champions 25 Februari 2020, 19:30
-
Meski Digoda Madrid dan Barcelona, Kevin De Bruyne Bakal Setia di Manchester City
Liga Inggris 25 Februari 2020, 18:40
-
Bernardo Silva Tebar Kode Ingin Gabung Barcelona
Liga Spanyol 25 Februari 2020, 18:20
-
Juventus Pertimbangkan Pep Guardiola Jadi Pengganti Maurizio Sarri
Liga Italia 25 Februari 2020, 17:40
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR