Bola.net - Granit Xhaka diyakini jadi pihak yang paling dirugikan setelah konflik dengan fans Arsenal beberapa waktu lalu. Xhaka hanya manusia biasa yang bisa hancur karena tekanan.
Xhaka kehilangan ban kaptennya setelah respons buruknya ketika ditarik keluar pada laga imbang 2-2 dengan Crystal Palace. Xhaka dicemooh, tapi membalasnya dengan umpatan.
Sejak insiden itu, nasib Xhaka kian buruk. Dia jarang dipilih Unai Emery dalam pertandingan. Dia tidak lagi dianggap pemimpin, juga dikabarkan bakal segera dijual klub.
Nasib Xhaka ini mengundang komentar mantan pemain Arsenal, Stephan Lichsteiner. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Memahami Kedua Pihak
Lichtsteiner mencoba bersikap netral, dia tahu tidak ada yang benar-benar bersalah pada insiden ini. Dia bisa memahami kekesalan fans, pun bisa memahami reaksi Xhaka. Bagaimanapun, dia menjamin Xhaka selalu mengutamakan klub.
"Saya memahami kedua pihak [Xhaka dan fans], Anda tahu? Saya memahami fans, sebab ada ambisi dan mereka ingin menang," buka Lichtsteiner kepada iNews.
"Mereka tidak bahagia, jelas, tapi saya pun memahami Granit sebab reaksinya masih manusiawi. Dia layak mendapatkan respek lebih, sebab dia memberikan segalanya untuk Arsenal."
"Saya pernah melihat cara kerjanya, dia 100 persen profesional," imbuhnya.
Harus Mengatasi Tekanan
Lebih lanjut, Lichtsteiner memandang insiden Xhaka vs fans ini sebagai penegasan status Arsenal selaku klub besar. Xhaka pasti sudah belajar dari masalah ini, dia bakal jadi pemain yang lebih baik.
"Di sisi lain, semakin besar klub, semakin besar tekanan yang ada. Sebagai pesepak bola, Anda harus mengatasi tekanan itu sebab itu bagian dari pertandingan," lanjut Lichtsteiner.
"Tekanan itu wajar dalam sepak bola, khususnya jika Anda bermain untuk klub besar. Jadi apa yang terjadi pada Granit sangat manusiawi, tapi saya berharap mereka bisa menemukan solusi yang terbaik," tutupnya.
Sumber: iNews
Baca ini juga ya!
- Diincar Arsenal dan Manchester City, Caglar Soyuncu Setia di Leicester City
- Data dan Fakta Premier League: Arsenal vs Brighton
- Prediksi Arsenal vs Brighton 6 Desember 2019
- Bukan Arsenal, James Rodriguez Lebih Condong Gabung Klub Ini
- Audisi Manajer Baru Arsenal: 12 Peserta, Pochettino Paling Diunggulkan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eddie Howe Ogah Jadi Manajer Arsenal
Liga Inggris 4 Desember 2019, 20:59
-
Paul Merson Dorong Brendan Rodgers Pindah ke Arsenal
Liga Inggris 4 Desember 2019, 18:19
-
Mustafi + Luiz + Chambers + Xhaka = Kacau Balau
Liga Inggris 4 Desember 2019, 17:50
-
Nuno Espirito Santo Tutup Pintu untuk Arsenal
Liga Inggris 4 Desember 2019, 17:20
-
Arsenal Rela Tumbalkan Hector Bellerin Demi Bek Juventus Ini
Liga Inggris 4 Desember 2019, 14:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 13:33
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 9 Januari 2026, 13:15
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
-
Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
Tenis 9 Januari 2026, 11:43
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR