Krisis Keamanan di Meksiko Guncang Piala Dunia 2026: FIFA Mulai Gusar, Status Tuan Rumah Terancam?

Krisis Keamanan di Meksiko Guncang Piala Dunia 2026: FIFA Mulai Gusar, Status Tuan Rumah Terancam?
Seorang tentara berjaga di dekat kendaraan yang hangus terbakar di Cointzio, negara bagian Michoacan, Mexico, Minggu (22/2/2026), menyusul kematian El Mencho (c) AP Photo/Armando Solis

Bola.net - Krisis keamanan melanda Guadalajara, Meksiko, dan memicu kekhawatiran serius jelang Piala Dunia 2026. Kota ini dijadwalkan menjadi salah satu tuan rumah turnamen global tersebut. Namun situasi di lapangan kini jauh dari ideal.

Lonjakan kekerasan di negara bagian Jalisco menjadi sorotan internasional. Aksi balasan kartel setelah operasi aparat keamanan mengguncang stabilitas kota. Dampaknya terasa hingga sektor transportasi dan olahraga.

Peristiwa tersebut membuat FIFA mulai mencermati kesiapan Guadalajara. Meski belum ada pernyataan resmi soal pencabutan status tuan rumah, tingkat kekhawatiran disebut meningkat.

Dengan waktu yang semakin dekat menuju Piala Dunia 2026, tekanan terhadap otoritas lokal dan federal semakin besar. Keamanan kini menjadi isu utama, bukan lagi sekadar kesiapan infrastruktur.

1 dari 3 halaman

Kekerasan Kartel dan Dampaknya ke Stadion Akron

Kendaraan hangus terbakar terparkir di depan supermarket yang rusak di Guadalajara, Mexico, Minggu (22/2/2026), setelah kematian El Mencho (c) AP Photo/Alejandra Leyva

Kendaraan hangus terbakar terparkir di depan supermarket yang rusak di Guadalajara, Mexico, Minggu (22/2/2026), setelah kematian El Mencho (c) AP Photo/Alejandra Leyva

Kerusuhan dipicu oleh tewasnya Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), dalam operasi aparat. Kematian itu memicu aksi balasan di berbagai wilayah.

Laporan menyebut kendaraan dibakar dan blokade jalan didirikan di jalur utama. Gangguan terjadi di Guadalajara dan Puerto Vallarta. Aktivitas warga dan perjalanan terganggu signifikan.

Insiden bahkan berdampak di sekitar Estadio Akron, stadion yang akan digunakan untuk Piala Dunia. Disebutkan adanya “kendaraan-kendaraan yang terbakar berjejer di jalan raya” dekat stadion tersebut.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius. Apakah keamanan publik dapat dijamin pada ajang sebesar Piala Dunia? FIFA disebut meminta jaminan konkret dari penyelenggara lokal.

2 dari 3 halaman

Siaga Merah dan Ujian Kesiapan Tuan Rumah

Ilustrasi bola (c) foto oleh William Hadley di Unsplash

Ilustrasi bola (c) foto oleh William Hadley di Unsplash

Pihak berwenang mengaktifkan protokol darurat dan menetapkan siaga merah di sejumlah area metropolitan. Warga diminta membatasi aktivitas luar ruangan hingga situasi terkendali.

Beberapa pertandingan Liga MX terpaksa ditunda. Termasuk laga Clásico Nacional putri antara Chivas Femenil dan América Femenil yang dibatalkan karena kekhawatiran blokade jalan.

Guadalajara dijadwalkan menjadi tuan rumah empat laga fase grup Piala Dunia. Tim seperti Meksiko, Spanyol, dan Uruguay masuk dalam agenda pertandingan di kota tersebut.

Selain itu, dua laga play-off kualifikasi dijadwalkan pada Maret mendatang. Korea Selatan dan Kolombia juga memilih Guadalajara sebagai basis mereka. Situasi ini memperbesar urgensi jaminan keamanan.

3 dari 3 halaman

FIFA Mengawasi, Tekanan Meningkat

Trofi Piala Dunia 2026 dipajang di kantor FIFA di Zurich, Swiss pada 13 Desember 2024 lalu. (c) Til Buergy/Keystone via AP, File

Trofi Piala Dunia 2026 dipajang di kantor FIFA di Zurich, Swiss pada 13 Desember 2024 lalu. (c) Til Buergy/Keystone via AP, File

FIFA belum mengumumkan perubahan status Guadalajara. Namun sumber internal menyebut adanya kekhawatiran tinggi terhadap kondisi keamanan terkini.

Penyelenggara lokal diminta menunjukkan kapasitas pengamanan yang memadai. Rencana mencakup patroli gabungan, pengawasan lanjutan, dan skema kontingensi untuk laga dengan massa besar.

Otoritas menjanjikan pengerahan pasukan signifikan di sekitar stadion dan fasilitas pendukung. Infrastruktur transportasi juga menjadi fokus pengamanan.

Bagi publik dan penggemar sepak bola, situasi ini menjadi pengingat keras. Kota dengan tradisi sepak bola kuat itu kini menghadapi ujian besar menjelang panggung dunia Piala Dunia 2026.

Sumber: Marca


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL