
Bola.net - Michael Carrick diperkirakan akan menghadapi tekanan besar apabila gagal membawa Manchester United meraih trofi pada akhir musim. Mantan winger Setan Merah, Lee Sharpe, menilai tuntutan tersebut merupakan konsekuensi yang harus diterima ketika menangani salah satu klub terbesar di dunia.
Seperti yang sudah diketahui, Carrick kembali ke Manchester United pada awal tahun kemarin. Ia menjadi caretaker Setan Merah menggantikan Ruben Amorim yang dipecat manajemen Setan Merah.
Pelatih 45 tahun itu berhasil membawa Setan Merah finish di peringkat ketiga klasemen akhir EPL musim lalu. Alhasil Manchester United memutuskan untuk menjadikan gelandang legendaris mereka itu manajer permanen mereka untuk dua musim ke depan.
Sharpe percaya bahwa situasi Carrick musim ini akan berbeda dari musim lalu. Ia menyebut bahwa sang manajer kini dituntut untuk memenangkan trofi juara dan tidak sekedar lolos ke Liga Champions.
Simak penuturan lengkap Sharpe di bawah ini.
Wajib Juara

Dalam wawancaranya di Goal International baru-baru ini, Sharpe menyebut bahwa Carrick akan mendapatkan perhatian banyak pihak di musim ini. Jika ia gagal membawa Setan Merah menjadi juara, maka ia akan mendapatkan tekanan besar.
"Tentu saja. Dia berada di salah satu klub terbesar, bahkan mungkin yang terbesar di dunia. Jadi, jika Anda tidak memenangkan sesuatu pada akhir setiap musim, pasti akan ada pertanyaan dan tekanan yang muncul," ujar Sharpe.
Menurutnya, Carrick sendiri pasti memahami ekspektasi tersebut. Bukan hanya manajemen, para pendukung Manchester United juga berharap tim kesayangan mereka kembali meraih trofi.
"Saya rasa dia berharap bisa memenangkan sesuatu. Saya pikir para penggemar juga begitu, begitu pula dengan jajaran direksi. Tidak ada yang bisa disembunyikan dari hal itu. Anda harus memenangkan sesuatu setiap tahun. Itulah konsekuensi ketika berada di klub seperti Manchester United," lanjutnya.
Belajar Mental Juara dari Sir Alex Ferguson

Sharpe merupakan salah satu pemain yang pernah merasakan langsung era kejayaan Manchester United di bawah Sir Alex Ferguson. Karena itu, ia memahami betul karakter yang dibutuhkan seorang pelatih untuk menjaga standar tinggi di Old Trafford.
Carrick sendiri pernah bekerja di bawah Ferguson sebagai pemain. Menurut Sharpe, pengalaman tersebut seharusnya sudah memberikan banyak pelajaran berharga bagi mantan gelandang Timnas Inggris itu.
"Saya tidak tahu apakah Michael perlu mengambil sesuatu secara khusus dari Alex Ferguson. Menurut saya, Anda harus belajar dari para manajer yang pernah Anda tangani dan mengambil hal-hal kecil dari mereka," kata Sharpe.
"Namun, yang paling penting adalah mentalitas untuk menang dari Sir Alex. Dia ingin memenangkan setiap pertandingan, tidak peduli bermain kandang atau tandang, menghadapi laga sulit atau mudah. Setiap pertandingan harus dimenangkan dan saya rasa Michael juga memiliki mentalitas seperti itu."
Sharpe juga menilai Carrick sudah menunjukkan karakter kepemimpinan yang tepat dalam mengelola ruang ganti Manchester United.
"Saya melihat ada kedisiplinan yang dia terapkan di ruang ganti, baik saat pertandingan maupun ketika latihan. Bahkan dalam pertandingan pramusim musim ini, saya melihat dia mampu menuntut sikap yang tepat dari semua pemain," pungkas Sharpe.
Laga Perdana

Michael Carrick dan skuad Manchester United kini mempersiapkan diri untuk pertandingan pertama Premier League musim 2026/2027.
Setan Merah akan bertandang ke markas Hull City di pekan pertama dan mereka akan membidik kemenangan di laga ini.
Klasemen Premier League
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Dapatkan Vinicius Junior, Arsenal Disarankan Rekrut Marcus Rashford
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 14:12
-
Tidak Ada Alasan, Michael Carrick Harus Bawa MU Menangkan Trofi Musim Ini!
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 12:00
-
MU Disebut Cerdas Tidak Ambil Sandro Tonali dan Rekrut Youri Tielemans
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 11:00
-
Domino Transfer Rodri, Manchester United Gagal Dapatkan Pemain Incaran?
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
3 Pemain Real Madrid yang Performanya Diharapkan Meningkat di Era Jose Mourinho
Liga Spanyol 10 Agustus 2026, 14:18
-
3 Pemain Barcelona yang Terancam Kehilangan Tempat dengan Kedatangan Rodri
Liga Spanyol 10 Agustus 2026, 13:11
-
Lamine Yamal, False Nine, dan Evolusi Serangan Barcelona
Liga Spanyol 10 Agustus 2026, 12:23
-
Jose Mourinho Ingin Pangkas Skuad Real Madrid, Siapa Saja yang Terancam?
Liga Spanyol 10 Agustus 2026, 11:45
-
Kapan Terakhir Marcus Rashford Tampil untuk Manchester United?
Liga Inggris 10 Agustus 2026, 10:40
-
Liverpool Kembali Tumbang, Masalah Pertahanan Makin Mengkhawatirkan
Liga Inggris 10 Agustus 2026, 09:51
-
Full-Time, Saatnya Balik Fresh! Ini Grooming Simpel Buat Cowok yang Hobi Main Bola
Lain Lain 10 Agustus 2026, 09:31
-
Jose Mourinho Pernah Teken Kontrak Jadi Pengganti Sir Alex di Manchester United
Liga Inggris 10 Agustus 2026, 08:57
-
Jawa Barat Dominan, IMC 2026 Tegaskan Kebangkitan Muaythai Indonesia
Olahraga Lain-Lain 10 Agustus 2026, 08:44
-
Chelsea Berpeluang Dapat Rp96 Miliar dari Transfer Romelu Lukaku
Liga Inggris 10 Agustus 2026, 08:23
-
Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
Piala Dunia 10 Agustus 2026, 08:12
-
Juventus Membidik Striker yang Bakal Dilepas Atletico Madrid
Liga Italia 10 Agustus 2026, 07:52
-
AC Milan Sepakat Pinjamkan Zachary Athekame ke Klub Prancis
Liga Italia 10 Agustus 2026, 07:27
-
Arsenal Tumbang 2-3 dari Dortmund di Emirates Cup, 3 Poin Evaluasi untuk Arteta
Liga Inggris 10 Agustus 2026, 06:42
-
Liverpool Takluk 2-3 dari Monaco di Anfield, 3 Catatan Penting
Liga Inggris 10 Agustus 2026, 06:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR