
Bola.net - Hadirnya Hugo Ekitike di skuad Liverpool membuat Arne Slot leluasa mengutak-atik formasi timnya dan ini berpotensi bisa membuat The Reds makin sulit dibendung musim depan.
Liverpool resmi menambah kekuatan di lini serang dengan merekrut Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt. Striker muda asal Prancis ini diharapkan menjadi bagian penting dari proyek Arne Slot untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris plus bersaing meraih gelar juara di Liga Champions.
Ekitike dianggap cocok dengan sistem permainan cepat dan intens yang diusung Slot. Mobilitas dan kemampuan fisik pemain berusia 22 tahun ini membuatnya mampu memberi dimensi tambahan dalam strategi pressing tinggi Liverpool.
Kemampuannya untuk beroperasi di berbagai posisi di lini depan membuka banyak kemungkinan taktik. Ekitike bukan hanya pelapis, melainkan pemain yang bisa menjadi pembeda dalam laga-laga krusial musim mendatang.
Berikut adalah tiga opsi formasi yang bisa dipertimbangkan Arne Slot dengan hadirnya Ekitike di berbagai situasi pertandingan.
Ekitike Sendirian Alias Lone Striker
Salah satu konfigurasi paling rasional untuk menempatkan Hugo Ekitike adalah sebagai striker tunggal dalam skema 4-2-3-1. Di posisi ini, ia akan bertanggung jawab sebagai target utama sekaligus inisiator serangan balik kilat.
Keunggulannya dalam berlari dan membaca ruang menjadikannya aset penting dalam situasi transisi. Liverpool sendiri dikenal sebagai tim yang sangat efektif dalam melancarkan serangan balik musim lalu, dan Ekitike bisa memperkuat kelebihan tersebut.
Slot bisa mengoptimalkan kemampuan olah bola dan penempatan posisi Ekitike untuk menciptakan ruang bagi trio gelandang serang. Nama-nama seperti Florian Wirtz, Mohamed Salah, hingga Cody Gakpo bisa memetik keuntungan dari pergerakan Ekitike yang menarik perhatian bek lawan.
Meski finishing-nya masih bisa ditingkatkan, Ekitike memiliki naluri tinggi untuk masuk ke kotak penalti dan menjemput bola. Slot punya rekam jejak dalam membentuk pemain muda, sehingga aspek ini bisa segera diasah di bawah arahannya.
Ekitike Berduaan di Lini Depan
Musim lalu, Liverpool kadang memakai formasi 4-2-4 dan ini bisa dipakai lagi oleh Arne Slot. Kadang, Slot mendorong gelandang seperti Dominik Szoboszlai untuk naik sejajar dengan striker guna menambah daya gedor.
Skema ini merupakan pendekatan yang lebih agresif dengan menempatkan dua penyerang sekaligus. Ekitike bisa dipasangkan dengan penyerang lain yang lebih klinis untuk menciptakan dinamika serangan yang sulit diprediksi.
Dengan gaya bermain yang cair dan tidak kaku pada satu posisi, Ekitike dapat menciptakan ruang gerak bagi tandemnya. Misalnya, Szoboszlai atau Cody Gakpo bisa lebih fokus pada penyelesaian akhir ketika Ekitike menarik bek keluar dari posisi.
Kombinasi pergerakan vertikal dan operan cepat antara keduanya bisa menjadi senjata tajam untuk membongkar pertahanan rendah. Kehadiran playmaker seperti Wirtz atau Mac Allister akan menambah kreativitas di area sepertiga akhir lapangan.
Slot juga bisa memberi peran fleksibel bagi Ekitike untuk bergeser ke sisi lapangan dalam momen tertentu. Selain sebagai pembuka ruang, ia juga bisa menjadi pemantul bola dalam skema permainan yang melibatkan banyak pergerakan dari lini kedua.
Formasi dua striker ini cocok untuk laga-laga yang menuntut Liverpool unggul lebih awal. Selain itu, kekuatan fisik dan kecepatan Ekitike sangat mendukung strategi transisi cepat dari tengah ke depan.
Peran Ekitike Sebagai Winger Kiri
Meski direkrut sebagai penyerang tengah, Ekitike juga cukup mumpuni saat dimainkan melebar ke kiri. Ia telah menunjukkan kemampuannya bermain di sisi sayap ketika masih berseragam Eintracht Frankfurt.
Dengan kecepatan dan tubuh yang tinggi, Ekitike mampu menghadirkan ancaman di sisi kiri, terutama dalam situasi satu lawan satu. Ia punya opsi untuk menusuk ke dalam atau mengirim umpan silang ke area berbahaya.
Ketersediaan pemain serba bisa seperti Ekitike memberi fleksibilitas penting bagi Liverpool, khususnya saat rotasi dibutuhkan. Jika Gakpo atau Diaz diistirahatkan, Slot tetap punya opsi menyerang yang tak kalah efektif dari sisi kiri.
Formasi 4-2-3-1 masih bisa diterapkan dengan Ekitike di sayap kiri dan Gakpo atau Salah sebagai ujung tombak. Ini memberi Liverpool variasi serangan dari sayap yang bisa mengacaukan pertahanan lawan.
Klasemen Liga Inggris
Baca Juga:
- Menuju Bayern, Luis Diaz Siap Cetak Rekor Penjualan Ketiga Termahal Liverpool
- Harga 90 Juta Euro, Liverpool Terdepan, tapi Klub London Ini Siap Tikung Transfer Rodrygo dari Real Madrid
- Dilema Liverpool: Jual Darwin Nunez Sekarang, tapi Khawatir Nanti Rindu
- Domino Transfer Segera Dimulai: Diaz-Bayern Buka Jalan Rodrygo ke Anfield
- Hugo Ekitike Terpesona Zoom Meeting dengan Arne Slot, Langsung Pilih Liverpool
- Daftar Lengkap Transfer Premier League Musim Panas 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Semakin Ngeri! Liverpool Coba Datangkan Rodrygo dari Real Madrid
Liga Inggris 23 Juli 2025, 23:21
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR