
Bola.net - Thomas Frank resmi dipecat Tottenham Hotspur setelah rangkaian hasil buruk di Premier League. Keputusan itu dikonfirmasi klub pada Rabu (11/2/2026).
Pelatih berusia 52 tahun itu meninggalkan jabatannya setelah delapan bulan menangani Spurs. Tottenham berada di posisi ke-16 usai kalah 2-1 dari Newcastle United.
Tekanan kepada Frank meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Suporter melontarkan chant pemecatan dan menyanyikan nama Mauricio Pochettino saat tim menelan kekalahan liga ke-11.
Manajemen menilai situasi tim membutuhkan perubahan segera. Performa dan hasil pertandingan menjadi dasar utama evaluasi klub.
Keputusan Resmi Klub
Klub mengumumkan keputusan penting terkait posisi pelatih kepala tim putra setelah melakukan evaluasi internal. Langkah ini diambil di tengah pertimbangan terhadap hasil dan performa tim sepanjang musim.
Manajemen menegaskan sebelumnya telah memberi waktu dan dukungan kepada Thomas Frank sejak penunjukannya. Namun, situasi kompetitif membuat klub merasa perlu mengambil keputusan tegas.
“Klub telah mengambil keputusan untuk melakukan perubahan pada posisi pelatih kepala tim putra dan Thomas Frank akan meninggalkan jabatannya hari ini,” demikian bunyi pernyataan klub.
“Thomas ditunjuk pada Juni 2025, dan kami berkomitmen memberinya waktu serta dukungan yang dibutuhkan untuk membangun masa depan bersama.
“Namun, hasil dan performa tim membuat dewan direksi menyimpulkan bahwa perubahan pada titik musim ini diperlukan.”
Situasi Internal dan Rencana Pengganti
Sumber yang berbicara kepada ESPN menyebut klub belum menentukan rencana pengganti. Opsi pelatih interim dinilai paling mungkin pada tahap awal.
Chief executive Vinai Venkatesham diharapkan memberi pernyataan lanjutan. Ia disebut merekomendasikan keputusan pemecatan kepada pemilik pada Selasa malam.
Menurut sumber ESPN, Spurs sempat enggan mengganti pelatih. Banyak masalah tim sudah ada sebelum Frank dan ia juga menghadapi banyak cedera pemain.
Performa dan Tekanan Musim Ini
Tottenham hanya menang dua kali dalam 17 laga liga terakhir. Mereka meraih 11 poin dalam periode tersebut.
Rangkaian tanpa kemenangan delapan laga menjadi yang terpanjang sejak Oktober 2008. Spurs kini hanya lima poin di atas zona degradasi.
Di kompetisi lain, Tottenham tersingkir dari Piala Liga oleh Newcastle dan dari Piala FA oleh Aston Villa. Situasi makin panas setelah Cristian Romero mengkritik hierarki klub di media sosial.
Sumber: ESPN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thomas Frank Dipecat, Tottenham Bisa Rugi hingga 700 Miliar Rupiah
Liga Inggris 11 Februari 2026, 21:57
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
Tottenham Pecat Thomas Frank Usai Rentetan Hasil Buruk di Premier League
Liga Inggris 11 Februari 2026, 17:55
-
Paul Scholes Ingin Manchester United Rekrut Bek Tottenham yang Baru Kena Kartu Merah
Liga Inggris 10 Februari 2026, 23:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Austria: Yamal Siap Pimpin La Roja
Piala Dunia 2 Juli 2026, 15:47
-
Anti Ribet! Shopee Luncurkan Layanan Belanja Instan 1 Jam Tiba
Lain Lain 2 Juli 2026, 15:24
-
Pochettino Sebut Balogun Tidak Pantas Dikartu Merah
Piala Dunia 2 Juli 2026, 13:47
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41



















KOMENTAR