
Bola.net - Thomas Frank harus mengakhiri jabatannya di Tottenham Hotspur setelah rangkaian hasil buruk di Premier League. Spurs baru saja kalah 2-1 dari Newcastle yang membuat posisi mereka turun ke peringkat 16 klasemen.
Kekalahan itu memperpanjang periode negatif Tottenham di liga domestik. Jarak mereka dengan zona degradasi juga hanya lima poin.
Tekanan dari suporter semakin terasa dalam laga tersebut. Sebagian fans mencemooh Frank dan menyanyikan nama eks pelatih Spurs Mauricio Pochettino.
Manajemen klub akhirnya memutuskan melakukan perubahan di kursi pelatih. Keputusan itu diambil meski laga berikutnya adalah derby London Utara melawan Arsenal.
Kontrak dan Potensi Kompensasi

Tottenham merekrut Frank dari Brentford dengan membayar klausul pelepasan 6,7 juta pounds (sekitar Rp153,5 miliar). Ia kemudian dikontrak hingga Juni 2028 dengan nilai sekitar 8 juta pounds per tahun (sekitar Rp183,2 miliar).
Selama melatih Spurs, Frank sudah menerima sekitar 6 juta pounds (sekitar Rp137,4 miliar). Nilai total kontrak tiga tahunnya mencapai 24 juta pounds (sekitar Rp549,6 miliar).
Dengan pemutusan kerja sama lebih cepat, Spurs bisa saja membayar sisa 18 juta pounds (sekitar Rp412,2 miliar) secara penuh. Total pengeluaran terkait masa kerja Frank berpotensi menyentuh 30,7 juta pounds (sekitar Rp702,6 miliar).
Performa di Lapangan

Frank hanya meraih 13 kemenangan dari 38 pertandingan di semua kompetisi. Catatan ini membuat rasio kemenangannya tergolong rendah.
Jika dihitung dari potensi total biaya 30,7 juta pounds (sekitar Rp702,6 miliar), setiap kemenangan bernilai sekitar 2,36 juta pounds (Rp54,0 miliar) bagi klub. Angka itu menggambarkan mahalnya biaya per hasil positif.
Di Premier League, hanya tujuh kemenangan yang didapat Spurs bersama Frank. Tottenham juga belum meraih kemenangan liga sepanjang 2026.
Situasi Internal Klub

Terdapat kemungkinan klausul dalam kontrak yang memungkinkan kompensasi lebih kecil. Dalam skenario itu, Frank bisa menerima bayaran setara satu tahun gaji sekitar 8 juta pounds (sekitar Rp183,2 miliar).
Frank direkrut sebelum Daniel Levy lengser sebagai chairman. Namun keputusan perekrutan juga melibatkan eksekutif klub.
Chief executive Vinai Venkatesham dan direktur teknik Johan Lange disebut terlibat besar dalam penunjukan Frank. Kini keduanya juga berada di tengah evaluasi arah klub.
Sumber: The Sun
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thomas Frank Dipecat, Tottenham Bisa Rugi hingga 700 Miliar Rupiah
Liga Inggris 11 Februari 2026, 21:57
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
Tottenham Pecat Thomas Frank Usai Rentetan Hasil Buruk di Premier League
Liga Inggris 11 Februari 2026, 17:55
-
Paul Scholes Ingin Manchester United Rekrut Bek Tottenham yang Baru Kena Kartu Merah
Liga Inggris 10 Februari 2026, 23:57
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

















KOMENTAR