Bola.net - - Mantan bos Juventus, Giovanni Trapattoni belum lama ini mengingat salah satu momen penting dalam sejarah karir profesional Antonio Conte.
Kala itu Conte masih baru bergabung dengan , tim yang dihuni oleh banyak bintang top seperti Roberto Baggio dan Toto Schillaci .
Sang bek kemudian melihat timnya menelan kekalahan dari Bayern Munchen ketika ia ikut diturunkan sebagai starter. Di situ Conte melakukan kesalahan yang ikut menentukan kegagalan Bianconeri.
Namun Trapattoni mengaku terus mempercayai sosok yang kala itu masih berusia 22 tahun dan baru ia beli dari Lecce.
Selebrasi gol Antonio Conte vs Vicenza tahun 1997
"Antonio membuat kesalahan dan hal itu membuat kami kalah dalam satu pertandingan," tutur Trapattoni menurut Daily Mail.
"Sebagai pelatih, anda tak bisa fokus pada kesalahan individu. Anda harus melihat di balik itu dan fokus ke kualitas pemain. Dalam diri Conte, saya melihat kualitas untuk menjadi seorang juara yang hebat."
"Dalam bahasa Italia, kata untuk menyebut hati adalah cuore. Itu dimulai dengan C, sama seperti Champion. Jika anda punya hati, anda bisa menerima kesalahan anda dan belajar dari itu."
Conte kini menangani Chelsea, tim yang tengah duduk di puncak klasemen Premier League dan sudah memastikan masuk ke final Piala FA.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Akan Kejar Fabregas Sekuat Tenaga
Liga Italia 28 April 2017, 20:39
-
Agen: Hebei China Fortune Akan Jadikan Costa Termahal Dunia
Liga Inggris 28 April 2017, 15:50
-
Conte: Hati Saya Selalu di Italia
Liga Inggris 28 April 2017, 15:40
-
Agen Ingatkan Mbappe Tak ke Madrid atau Chelsea
Liga Inggris 28 April 2017, 15:30
-
Owen: Everton vs Chelsea Ditentukan Performa Lukaku vs Costa
Liga Inggris 28 April 2017, 14:26
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR