VAR Mengubah Segalanya: Penalti, Kartu Merah, dan Titik Balik Manchester United Lawan Crystal Palace

Bola.net - Laga pekan ke-28 Premier League antara Manchester United dan Crystal Palace di Old Trafford, Minggu (1/3) malam WIB, berubah arah lewat satu keputusan kontroversial. VAR menjadi pusat perhatian pada babak kedua.
Manchester United sempat berada dalam posisi tertekan. Mereka tertinggal dan kesulitan menembus pertahanan Palace yang disiplin. Situasi itu membuat tensi pertandingan meningkat seiring waktu berjalan.
Momen krusial datang setelah jeda. Sebuah insiden di kotak penalti Palace memicu intervensi VAR. Keputusan wasit mengubah dinamika laga secara drastis.
Dari titik inilah pertandingan berkembang liar. Penalti dan kartu merah menjadi titik balik, membuka jalan bagi kebangkitan United hingga mengamankan kemenangan 2-1.
Insiden VAR yang Memecah Konsentrasi Palace

Manchester United tertinggal lebih dulu setelah sundulan melengkung Maxence Lacroix menaklukkan Senne Lammens. Palace tampil solid dan membuat tuan rumah frustrasi sepanjang babak pertama.
Kebuntuan United pecah berkat momen di babak kedua. Umpan terobosan Bruno Fernandes membuka peluang bagi Matheus Cunha. Namun, Cunha dijatuhkan Lacroix di dalam kotak penalti.
Wasit Chris Kavanagh langsung menunjuk titik putih. Ia kemudian menunda keputusan akhir untuk mengevaluasi insiden tersebut melalui VAR.
Setelah meninjau monitor di sisi lapangan, Kavanagh mengumumkan keputusan tegas. "Setelah ditinjau, pemain nomor 5 Crystal Palace melakukan pelanggaran menahan yang jelas yang menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas dan nyata," kata Kavanagh.
"Keputusan akhir adalah penalti dan kartu merah," tegasnya.
Keunggulan Jumlah Pemain Jadi Penentu Hasil

Keputusan tersebut membuat Palace harus melanjutkan laga dengan 10 pemain. Situasi ini langsung dimanfaatkan Manchester United untuk meningkatkan intensitas serangan.
Fernandes menjalankan tugasnya dengan tenang. Ia mengeksekusi penalti dengan sempurna untuk menyamakan skor dan menghidupkan kembali Old Trafford.
Momentum sepenuhnya beralih ke kubu tuan rumah. United semakin dominan dalam penguasaan bola dan menekan Palace yang mulai kehilangan struktur bertahan.
Gol kemenangan akhirnya tercipta lewat Benjamin Sesko, yang menyambut umpan brilian Fernandes. Gol itu menegaskan peran krusial sang kapten dalam membalikkan keadaan.
Kebangkitan Benjamin Sesko

Gol tersebut melanjutkan tren positif Sesko bersama United. Sejak Ruben Amorim dipecat awal tahun, penyerang muda itu telah mencetak enam gol.
Kontribusinya tidak datang secara instan. Sesko sebelumnya mencetak gol penyeimbang di West Ham, lalu masuk dari bangku cadangan untuk mencetak gol kemenangan melawan Everton.
Performa konsisten itu membuatnya kembali dipercaya sebagai starter. Laga ini menjadi penampilan pertamanya sejak hasil imbang 2-2 melawan Burnley di bawah arahan Darren Fletcher.
Bagi Manchester United, kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Setan Merah berada di peringkat ketiga klasemen. Mereka makin dekat dengan target musim ini yakni meraih tiket ke Liga Champions.
Sumber: MEN Sport
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Skuad Manchester United Dukung Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
- Laga Leeds vs Manchester City Sempat Dihentikan untuk Buka Puasa, Suporter Tuan Rumah Soraki Keputusan Wasit
- Pep Guardiola Kecam Suporter yang Cemooh Jeda Buka Puasa Ramadan di Laga Leeds vs Man City
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Man United vs Crystal Palace: Bruno Fernandes
Liga Inggris 1 Maret 2026, 23:38
-
Kemenangan Man United Ternoda dengan Cedera Luke Shaw
Liga Inggris 1 Maret 2026, 23:36
LATEST UPDATE
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR