
Bola.net - Victor Lindelof kesulitan menjelaskan penyebab laju buruk Manchester United di awal musim 2020/21 ini. Dia tidak benar-benar tahu mengapa Setan Merah memulai musim dengan buruk.
MU saat ini ada di peringkat ke-16 klasemen sementara Premier League usai menelan dua kekalahan dari tiga laga pembuka musim baru. Hasil ini pun membuat pasukan Ole Gunnar Solskjaer jadi rentan kritik.
Pada laga pembuka, MU takluk 1-3 dari Crystal Palace, saat itu kebugaran pemain bisa jadi dalih.
Namun, pada laga kedua MU hanya menang beruntun atas Brighton (3-2), kemudian kembali takluk di laga ketiga (1-6 vs Tottenham.
Apa kata Lindelof soal laju buruk tersebut? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Sulit dijelaskan
Lindelof tahu fans MU kecewa, tapi dia sendiri pun tidak terlalu yakin penyebab utama kesulitan MU.
Menurutnya ada beberapa faktor yang mungkin berpengaruh. Salah satunya adalah pramusim yang terlalu singkat, yang berdampak pada fisik pemain.
"Ini bukan langkah awal yang terbaik bagi kami di liga, saya tidak tahu apa yang terjadi," buka Lindelof kepada Aftonbladet via Goal.
"Mungkin karena kami bermain lebih lama musim lalu di Eropa dan tidak mendapat kesempatan libur seperti seharusnya ... ini sulit dijelaskan."
Usai jeda internasional
MU cukup beruntung laju buruk mereka dihentikan oleh jeda internasional, setidaknya para pemain bisa mengalihkan fokus.
Namun, tantangan sebenarnya ada pada duel kontra Newcastle saat liga kembali dilanjutkan, Minggu (18/10/2020) mendatang.
"Kami mungkin hanya bersama selama dua atau tiga pekan sebelum liga dimulai dan kami belum bisa mencapai level yang kami inginkan," lanjut Lindelof.
"Namun, setelah jeda internasional ini, banyak pemain yang kembali dan siap memberikan level performa yang dibutuhkan," tandasnya.
Sumber: Aftonbladet, Goal
Baca ini juga ya!
- Lord Bendtner Tak Kaget Lihat Arteta Sukses Latih Arsenal, Begini Katanya
- Kejutan! Mesut Ozil Mungkin Gabung AC Milan
- Henderson vs Van Dijk, Bersaing Sehat untuk Ban Kapten Liverpool
- Frank Lampard Bakal Pusing Usai Lihat Performa Mason Mount dan Reece James
- Fenomenal dan Memiliki Kekuatan Magis, Seperti Itu Coutinho di Mata Firmino
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Manchester United Pesimistis Solskjaer Bisa Selamat dari Pemecatan
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 22:00
-
MU Butuh Striker No 9 Baru? Ngapain Beli?
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 21:40
-
Lawan Newcastle, Manchester United usung Misi Kebangkitan
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 21:20
-
Manchester United Rekrut Alex Telles, Luke Shaw Tidak Gentar
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 21:00
-
Benarkah ada Friksi antara Bruno Fernandes dan Ole Gunnar Solskjaer?
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 20:40
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR