
Bola.net - AC Milan baru saja menelan kekalahan mengejutkan saat menjamu Parma di stadion San Siro. Hasil negatif ini sekaligus menghentikan rekor tidak terkalahkan mereka dalam dua puluh empat laga.
Skuad Rossoneri juga gagal melanjutkan tren selalu mencetak gol dalam sembilan belas pertandingan terakhir. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi mereka di papan atas Serie A.
"Kami tentu saja tidak merasa senang dengan hasil pertandingan malam ini," tutur Marco Landucci kepada Sky Sport Italia.
"Parma bermain dengan sangat baik dan bola seolah-olah tidak ingin masuk ke gawang kami malam ini," sambungnya.
Drama VAR dan Faktor Ketidakberuntungan

Pertandingan berjalan sangat alot hingga gol penentu kemenangan lawan tercipta di menit-menit akhir. Gol sundulan dari Mariano Troilo sempat dianulir wasit sebelum akhirnya disahkan melalui tinjauan VAR.
Milan sebenarnya memiliki peluang emas melalui tendangan voli keras dari bintang mereka, Rafael Leao. Namun sayang sekali bola hanya membentur tiang gawang dan gagal menjadi gol.
"Kami tidak beruntung malam ini dengan banyaknya pemain cedera dan bola yang membentur tiang," sebut Marco Landucci.
"Kami sangat menginginkan tiga poin sehingga kami merasa sangat kecewa, namun kami akan bangkit mulai Selasa," tegasnya.
Badai Cedera Sejak Menit Awal
Nasib buruk Milan sudah dimulai bahkan sebelum peluit sepak mula dibunyikan oleh wasit. Matteo Gabbia mengalami cedera saat pemanasan sehingga tim harus melakukan perubahan skuat mendadak.
Kondisi semakin parah saat Ruben Loftus-Cheek harus ditandu keluar lapangan akibat benturan keras. Gelandang asal Inggris tersebut mengalami luka di wajah dan kerusakan pada bagian giginya.
"Saya pikir Serie A adalah liga tersulit di dunia karena persaingan yang sangat seimbang," ujar Marco Landucci.
"Ada pertandingan yang memang tidak berpihak kepada Anda seperti saat Gabbia dan Loftus-Cheek mengalami cedera mendadak," tambahnya.
Misi Kembali ke Liga Champions
Kekalahan ini membuat jarak poin Milan dengan Inter Milan semakin melebar menjadi sepuluh angka. Landucci kini mencoba menenangkan mental para pemain agar tidak terlalu larut dalam kesedihan.
Fokus utama tim sekarang adalah mengamankan posisi di empat besar klasemen akhir musim. Mereka tidak ingin terganggu dengan hasil yang diraih oleh tim-tim pesaing lainnya.
"Tim merasa sangat kecewa dan kami telah mencoba untuk meyakinkan mereka kembali," ungkap Marco Landucci.
"Tujuan utama kami adalah kembali ke Liga Champions dan kami harus fokus pada perjalanan sendiri," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 9 April 2026, 08:01
-
Gerakan Ikonik Virgil van Dijk Muncul Lagi
Liga Champions 9 April 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

















KOMENTAR