Vonis Arsene Wenger: Saliba dan Gabriel Mulai Gemetar, Mental Juara Arsenal Dipertanyakan!

Vonis Arsene Wenger: Saliba dan Gabriel Mulai Gemetar, Mental Juara Arsenal Dipertanyakan!
William Saliba merayakan gol pembuka Arsenal ke gawang Brighton dalam duel lanjutan Premier League, 27 Desember 2025 (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Bola.net - Arsene Wenger akhirnya buka suara soal kekalahan menyakitkan Arsenal dari Manchester United, Minggu (25/1/2026) malam WIB. Eks pelatih The Gunners itu melihat masalah mental serius di skuad mantan timnya.

Kekalahan 2-3 di Emirates Stadium menjadi tamparan keras bagi Mikel Arteta. Hasil ini memangkas keunggulan poin mereka di puncak klasemen menjadi sangat tipis.

Wenger menilai tekanan perburuan gelar Premier League mulai memakan korban. Sinyal kegugupan terlihat jelas dari bahasa tubuh para pemain di lapangan.

Secara spesifik, Wenger menunjuk dua nama yang biasanya menjadi pilar paling andalan. Mereka adalah duet bek tengah, William Saliba dan Gabriel Magalhaes.

1 dari 4 halaman

Hilang Kesabaran dan Panik

Manajer Arsenal Mikel Arteta bereaksi di pinggir lapangan pada laga Premier League/Liga Inggris antara Arsenal vs Man Utd di London, Inggris, Minggu, 25 Januari 2026 (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Manajer Arsenal Mikel Arteta bereaksi di pinggir lapangan pada laga Premier League/Liga Inggris antara Arsenal vs Man Utd di London, Inggris, Minggu, 25 Januari 2026 (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Arsenal dinilai terlalu bernafsu untuk segera mencetak gol kemenangan. Akibatnya, mereka justru kehilangan ketenangan dan visi bermain saat membangun serangan.

Wenger melihat Martin Odegaard dan kawan-kawan terlalu mengandalkan fisik ketimbang teknik. Hal ini justru menjadi bumerang ketika menghadapi tim yang disiplin.

"Saya percaya Arsenal sangat ingin memenangkan pertandingan sehingga mereka kurang sabar dalam membangun serangan," ujar Wenger di beIN SPORTS.

"Mereka menggunakan terlalu banyak kekuatan fisik dan kurang teknik."

2 dari 4 halaman

Dua Bek Tengah Arsenal Gemetar

Sorotan paling tajam diarahkan Wenger ke jantung pertahanan Arsenal. Area yang biasanya menjadi kekuatan utama tim, kini justru menjadi titik paling lemah.

Duet Saliba dan Gabriel dinilai tampil di bawah standar terbaik mereka. Keduanya tampak canggung dan mudah ditembus oleh serangan balik cepat United.

"Ini pertama kalinya saya merasa bek tengah (Saliba dan Gabriel) sedikit lebih gugup dan kurang dominan dari biasanya dalam pertandingan," analisis Wenger.

"Ketika Anda kebobolan tiga gol di kandang, sulit untuk menang."

3 dari 4 halaman

Bedah Kesalahan Fatal

Wenger menyoroti proses gol pertama United yang diawali blunder Martin Zubimendi. Namun, ia menilai William Saliba juga turut andil dalam kekacauan posisi tersebut.

Bek asal Prancis itu dianggap mengambil keputusan keliru saat mencoba mem-backup rekannya. Seharusnya, ia tetap menjaga kedalaman pertahanan.

"Saat gol pertama United, Martin Zubimendi membuat kesalahan tapi Saliba seharusnya tidak maju di depannya," tegas Wenger.

"Dia seharusnya memberi dukungan dan tetap di belakangnya untuk memiliki kemungkinan mempertahankan bola."

4 dari 4 halaman

Pujian untuk Taktik MU

Di sisi lain, Wenger tak segan memuji kecerdikan Michael Carrick dalam meramu strategi. Manchester United dinilai menang karena bermain lebih cerdas dan terstruktur.

Gol-gol Setan Merah lahir dari skema yang rapi, bukan sekadar adu otot. Ini berbanding terbalik dengan gol Arsenal yang lahir dari situasi bola mati.

"Gol-gol Man United dibangun dengan baik, kohesi yang bagus. Sementara gol Arsenal lebih ditentukan oleh pertarungan dan kekuatan," pungkas Wenger.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL