Masa Depan Bruno Fernandes di Old Trafford Dipertanyakan, Begini Dilema Man United

Masa Depan Bruno Fernandes di Old Trafford Dipertanyakan, Begini Dilema Man United
Kapten Manchester United, Bruno Fernandes usai laga melawan Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Manchester United berada di titik krusial dalam perencanaan jangka panjang mereka. Pembicaraan mengenai kontrak baru sang kapten, Bruno Fernandes, kini mulai menguat dan membawa konsekuensi besar bagi arah klub.

Di tengah meningkatnya minat dari luar negeri dan fase karier yang mulai menanjak ke tahap akhir, manajemen klub harus menentukan sejauh mana mereka bersedia melangkah untuk mengamankan masa depan pemain asal Portugal tersebut di Old Trafford.

Situasi ini muncul ketika stabilitas internal klub kembali dipertanyakan. Arah proyek jangka panjang Manchester United menjadi faktor kunci dalam negosiasi yang berpotensi menentukan wajah skuad dalam beberapa musim ke depan.

1 dari 5 halaman

Ketidakpastian Klub Jadi Faktor Utama

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes (c) MUFC Official

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes (c) MUFC Official

Menurut laporan Jeremy Cross dari Daily Mirror, Fernandes disebut semakin kecewa dengan ketidakstabilan yang dialami Manchester United dalam beberapa musim terakhir. Ia dikabarkan menginginkan jaminan yang jelas mengenai arah klub sebelum menyetujui kontrak baru.

Ketidakpastian tersebut memberikan tekanan tambahan kepada jajaran petinggi Manchester United, yang disebut sangat ingin menghindari kehilangan salah satu pemain paling berpengaruh mereka.

Saat ini, kontrak Fernandes masih berlaku hingga 2027, dengan opsi perpanjangan satu tahun. Namun, beberapa bulan ke depan diperkirakan akan menjadi periode penentuan bagi masa depannya sekaligus proses pembangunan ulang klub.

2 dari 5 halaman

Frustrasi di Balik Konsistensi Performa

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes (c) MUFC Official

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes (c) MUFC Official

Sejak didatangkan dari Sporting pada 2020, Fernandes dikenal sebagai salah satu pemain paling konsisten di skuad Manchester United. Kepemimpinan, kreativitas, dan etos kerjanya menjadikannya figur sentral di tengah periode yang bergejolak.

Meski tetap menunjukkan komitmen penuh di lapangan, sumber yang dekat dengan situasi ini menyebut Fernandes semakin frustrasi dengan pergantian manajer yang berulang serta strategi rekrutmen yang tidak konsisten.

Secara pribadi, ia dikabarkan mulai mempertanyakan apakah klub mampu menyediakan platform yang memadai untuk bersaing memperebutkan gelar-gelar utama di level tertinggi.

3 dari 5 halaman

Stabilitas Jangka Panjang Jadi Tuntutan

Fernandes menilai kejelasan mengenai manajer permanen berikutnya serta struktur olahraga klub sebagai elemen krusial dalam setiap kesepakatan baru. Perbaikan sementara memang memberi sedikit harapan, namun ia menginginkan stabilitas jangka panjang, bukan solusi jangka pendek.

Pada usia 31 tahun, Fernandes juga menyadari bahwa kontrak berikutnya kemungkinan menjadi kesepakatan besar terakhir dalam kariernya. Faktor ini membuat proses negosiasi menjadi semakin signifikan bagi kedua belah pihak.

Dari sudut pandang klub, mempertahankan sang kapten dipandang dapat membantu menstabilkan skuad yang masih mencari identitas di masa transisi.

4 dari 5 halaman

Biaya Tinggi dan Risiko Finansial

Setiap kontrak baru untuk Fernandes diperkirakan menuntut biaya yang sangat besar. Laporan menyebut Manchester United mungkin harus menawarkan gaji di kisaran 400.000 pounds per pekan, angka yang akan menempatkannya di jajaran pemain dengan bayaran tertinggi di Premier League.

Komitmen finansial sebesar itu memunculkan pertanyaan serius bagi klub yang masih berhadapan dengan regulasi Financial Fair Play serta proses restrukturisasi internal.

Memberikan kontrak jangka panjang bernilai tinggi kepada pemain yang memasuki usia 30-an memang mengandung risiko. Namun, membiarkan kapten tim pergi juga dinilai akan mengirim sinyal negatif mengenai ambisi klub.

5 dari 5 halaman

Liga Champions Jadi Penentu Akhir

Salah satu faktor terpenting bagi Fernandes adalah kemampuan Manchester United untuk tampil konsisten di UEFA Champions League. Kompetisi level tertinggi Eropa itu tetap menjadi prioritas, baik dari sisi prestasi maupun finansial.

Kegagalan lolos secara reguler telah memengaruhi daya tarik klub bagi pemain elite. Bagi Fernandes, absennya Manchester United dari Liga Champions akan melemahkan alasan untuk mengikatkan masa depannya di Old Trafford.

Strategi rekrutmen, jalur pengembangan pemain muda, serta keputusan manajerial akan menjadi bahan penilaian utama sang kapten sebelum mengambil keputusan final.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL