
Bola.net - Premier League 2019/20 mendatang bakal lebih menarik. VAR bakal jadi perbedaan utama, FA sudah memahami teknologi itu diperlukan untuk sepak bola lebih baik. Namun, ada 7 aturan baru lainnya yang tak kalah penting.
Premier League terbilang terlambat menggunakan VAR. Liga-liga lainnya sudah mendahului. Tak jelas apa alasan FA, tetapi sepertinya mereka cemas VAR bakal merusak gaya sepak bola Inggris yang begitu cepat.
Kini, di musim baru nanti, VAR bakal jadi satu perubahan penting. Juga perubahan minor yang berperan besar seperti proses pergantian pemain, handball, dan sebagainya. Menukil Express, berikut 8 aturan baru di Premier League 2018/19:
1. VAR
Tahun lalu, FA sudah mengonfirmasi bakal menggunakan VAR di Premier League mulai musim 2019/20 ini. Setelah serangkaian uji coba di FA Cup dan Carabao Cup, mereka memutuskan VAR memang diperlukan.
Teknologi ini bakal digunkan untuk memperbaiki kesalahan fatal dan untuk melihat insiden serius pada situasi yang bisa mengubah arah pertandingan. Keputusan ada di tangan wasit.
2. Defensive Wall
Pada situasi bola mati dengan pagar betis sampai tiga pemain atau lebih, penyerang tim lawan dilarang mengisi slot di samping barisan pagar betis. Aturan ini bakal berguna pada tendangan bebas jarak edkat.
Jika sebelumnya tim penyerang bisa 'ndusel' mengganggu barisan pagar betis, kini mereka harus berdiri setidaknya satu yard dari tembok manusia itu.
3. Accidental Handball
FA tak lagi menerima alasan 'tidak sengaja' pada kasus handball. Jika boleh menyentuh tangan lawan, sengaja atau tidak, wasit bakal meniup peluit handball. VAR bakal berperan penting dalam hal ini
Ada pengecualian untuk bek yang berada di kotak penalti mereka sendiri - dengan syarat lengan mereka tidak berada dalam posisi yang tidak natural.
4. Penalties
Kiper harus lebih disiplin. Pada situasi tendangan penalti, mereka tak boleh banyak berulah. Tidak boleh ada pergerakan, tidak boleh menyentuh tiang, tidak boleh berdiri di belakang garis.
Pada aturan baru ini, kiper harus berdiri diam dengan satu kaki menyentuh garis gawang.
5. Substitutions
Pergantian pemain bakal lebih cepat. Pemain di lapangan tak perlu lagi berlari ke garis tengah untuk menghampiri pemain pengganti - yang biasanya jadi cara terbaik untuk mengulur waktu
Kini, pemain boleh meninggalkan lapangan melalui garis lapangan terdekat dari posisi terakhir mereka. Apabila mereka harus keluar dari sisi lapangan jauh, pemain diminta mengitari lapangan untuk kembali ke bangku cadangan.
6. Celebrations
Seiring dengan penggunaan VAR, hukuman untuk selebrasi berlebihan juga bakal disesuaikan. Seperti biasanya, pemain yang merayakan gol dengan cara yang provokatif atau melepas jersey bakal dihukum kartu kuning.
Kini, dengan VAR, hukuman kartu kuning itu bakal tetap berlaku sekiranya gol dianulir setelah melihat tayangan ulang.
7. Goal Kicks
Goal kick dipersingkat, bek tidak perlu menunggu bola keluar dari area 18 untuk menjemput umpan kiper. Mereka bisa segera mengambil bola dan memulai pergerakan tim.
Lagi, aturan ini dimaksudkan untuk mempercepat permainan, tanpa waktu yang terbuang sia-sia.
8. Drop Balls
Drop balls sudah punah. Wasit tak perlu mengundi bola - seperti awal mula pertandingan basket - untuk menentukan tim yang berhak mendapatkannya setelah permainan dihentikan.
Alih-alih, tim terakhir yang menguasai bola bakal mendapatkan kesempatan ketika permainan dimulai lagi. Aturan ini memiliki pengecualian ketika bola dihentikan di kotak penalti, yang bakal jadi milik kiper.
Baca Juga:
- Didier Drogba: Tunggu Apa Lagi Chelsea, Frank Lampard Sudah Siap!
- Maaf Derby County, Sudah Waktunya Frank Lampard ke Chelsea
- Manchester United Jumpa Chelsea di Pekan Pertama Premier League 2019/20, Liverpool Kecipratan Untung
- Di Balik Sukses Virgil van Dijk, Ada Jasa Besar Eks Direktur Teknik Timnas Indonesia
- Kejutan! Jurgen Klopp Rela Depak Mohamed Salah Demi Nicolas Pepe?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sarri Memilih Tinggalkan Chelsea karena Satu Momen Buruk Ini
Liga Inggris 14 Juni 2019, 23:30
-
Rekrutan Manchester United Selanjutnya dari Newcastle?
Liga Inggris 14 Juni 2019, 23:00
-
Fabinho Puas dengan Musim Debutnya di Liverpool
Liga Inggris 14 Juni 2019, 21:00
-
Pujian Setinggi Langit Fabinho untuk Sadio Mane
Liga Inggris 14 Juni 2019, 20:40
LATEST UPDATE
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
-
Link Live Streaming Pertandingan Bulu Tangkis German Open 2026 di Vidio
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:59
-
Jadwal Lengkap German Open 2026, 24 Februari-1 Maret 2026
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:56
-
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:55

-
2 Laga, 4 Keputusan Kontroversial: AC Milan vs Wasit Liga Italia
Liga Italia 24 Februari 2026, 08:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR