Bola.net - Terus menerus dikritik akibat lambatnya pergerakan di bursa transfer, Arsene Wenger akhirnya gerah juga. Manajer Arsenal ini akhirnya buka suara terkait masalah yang dia hadapi setiap kali bursa transfer dibuka.
"Saya telah menangani Arsenal dalam lebih dari 900 pertandingan, namun saya tidak akan menyangkal bahwa masalah terbesar yang selalu saya hadapi adalah bursa transfer," ungkap Wenger kepada Daily Star.
"Saya memiliki beberapa orang yang membantu saya dalam urusan kepindahan pemain, tapi keputusan akhir tetap berada di tangan saya."
Lebih lanjut, eks pelatih AS Monaco ini menyayangkan pandangan umum mengenai seorang tugas seorang manajer, yang sepertinya hanya diukur berdasarkan pergerakan di bursa transfer.
"Bukankah tugas seorang manajer adalah mengembangkan pemain untuk menjadi lebih baik lagi? Ataukah sekarang manajer hanya tinggal membeli talenta jadi saja?"
"Selama transfer window dibuka, kualitas seorang manajer nampaknya hanya dinilai dari siapa yang mereka beli dan jual saja," keluh Wenger.
Sosok yang telah menangani The Gunners sejak tahun 1996 ini juga mengungkapkan bahwa dengan meminimalisir pembelian pemain, maka talenta muda akan bisa mendapatkan kesempatan untuk berkembang.
"Skuat ideal versi saya terdiri dari 17 sampai 18 pemain senior, sisanya diisi pemain muda. Jika anda memiliki terlalu banyak pemain, maka pemain muda tak akan mendapatkan kesempatan."
"Jika anda memiliki 25 pemain senior dalam tim, maka para pemain muda anda akan terbuang dan tak mendapat kesempatan. Selain itu, membeli pemain bukanlah hal mudah, banyak pesaing dalam memperebutkan pemain bagus," tutup Wenger. [initial] (tds/mri)
"Saya telah menangani Arsenal dalam lebih dari 900 pertandingan, namun saya tidak akan menyangkal bahwa masalah terbesar yang selalu saya hadapi adalah bursa transfer," ungkap Wenger kepada Daily Star.
"Saya memiliki beberapa orang yang membantu saya dalam urusan kepindahan pemain, tapi keputusan akhir tetap berada di tangan saya."
Lebih lanjut, eks pelatih AS Monaco ini menyayangkan pandangan umum mengenai seorang tugas seorang manajer, yang sepertinya hanya diukur berdasarkan pergerakan di bursa transfer.
"Bukankah tugas seorang manajer adalah mengembangkan pemain untuk menjadi lebih baik lagi? Ataukah sekarang manajer hanya tinggal membeli talenta jadi saja?"
"Selama transfer window dibuka, kualitas seorang manajer nampaknya hanya dinilai dari siapa yang mereka beli dan jual saja," keluh Wenger.
Sosok yang telah menangani The Gunners sejak tahun 1996 ini juga mengungkapkan bahwa dengan meminimalisir pembelian pemain, maka talenta muda akan bisa mendapatkan kesempatan untuk berkembang.
"Skuat ideal versi saya terdiri dari 17 sampai 18 pemain senior, sisanya diisi pemain muda. Jika anda memiliki terlalu banyak pemain, maka pemain muda tak akan mendapatkan kesempatan."
"Jika anda memiliki 25 pemain senior dalam tim, maka para pemain muda anda akan terbuang dan tak mendapat kesempatan. Selain itu, membeli pemain bukanlah hal mudah, banyak pesaing dalam memperebutkan pemain bagus," tutup Wenger. [initial] (tds/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamela: Saya Butuh Adaptasi Dengan Premier League
Liga Inggris 2 September 2013, 23:15
-
Palermo Klaim Pinjamkan Viviano ke Arsenal
Liga Inggris 2 September 2013, 22:27
-
Ozil Tes Medis Bersama Arsenal di Munich
Liga Champions 2 September 2013, 20:38
-
Liga Inggris 2 September 2013, 20:04

-
Ibra Ungkap Pertemuan Lamanya Dengan Wenger
Liga Inggris 2 September 2013, 19:01
LATEST UPDATE
-
Joao Felix Sabet Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Asia 23 Mei 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR