Bola.net - Pelatih asal Prancis, Arsene Wenger, merasa bahwa eranya berjalan lebih berat ketimbang Unai Emery selaku nahkoda Arsenal saat ini. Sebab di masanya, bertengger di empat besar Premier League saja tidak cukup untuk memuaskan para penggemar.
Seperti yang diketahui, Wenger pernah menukangi Arsenal selama 22 tahun lamanya. Hasil racikan strateginya membuat the Gunners sukses meraih tiga trofi juara Premier League, termasuk saat mereka mendapat julukan 'the Invincibles' pada musim 2003-2004.
Selama dua dekade, ia membuat Arsenal menjadi salah satu penghuni tetap empat besar Premier League. Berkat itu juga the Gunners bisa secara konsisten tampil di kompetisi bergengsi Eropa, Liga Champions.
Sayangnya, performa Arsenal terus menurun di masa kepelatihannya. Sampai kemudian ia harus berpisah dengan Emirates Stadium tahun 2018 lalu karena kembali gagal mempersembahkan tiket untuk tampil dalam ajang Liga Champions.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Beda Ekspektasi
Kini, Arsenal diasuh oleh Unai Emery. Pelatih asal Spanyol tersebut juga belum mampu membawa Pierre-Emerick Aubameyang dkk meraih tiket ke Liga Champions, namun setidaknya ada secercah harapan.
Pada musim lalu, mereka hanya tertinggal satu poin saja dari Tottenham yang menempati peringkat empat. Tak hanya itu, Arsenal juga berhasil mencapai babak final Liga Europa dan bisa menjadi juara andai tidak dibantai oleh klub Inggris lainnya, Chelsea.
Ekspektasi untuk Arsenal telah diatur sedemikian rupa. Saat ini, mereka dianggap berprestasi jika mampu finis di empat besar. Hal yang tidak dirasakan oleh Wenger kala masih mondar-mandir di Emirates Stadium beberapa tahun lalu.
"Setiap tahun orang-orang menginginkan sesuatu yang lebih dari anda. Saya mengalaminya di Arsenal. Selama 20 tahun kami berada di empat besar dan pada akhirnya, itu tidak cukup. Sekarang bila anda lolos ke Liga Champions, semua orang senang," ujarnya kepada BeIN Sports.
Sedang Dialami Pochettino
Wenger melihat nasib yang sama sedang mengampiri pelatih Tottenham saat ini, Mauricio Pochettino. Ia menganggap ekspektasi publik kepada pelatih asal Argentina tersebut sedang meninggi karena pencapaiannya pada musim lalu.
Sebagaimana yang diketahui, Pochettino berhasil membawa Spurs melaju hingga ke babak final Liga Champions. Sayang, mereka hanya mampu menjadi runner-up lantaran kalah atas Liverpool dengan skor 0-2.
"Itu terjadi kepada Pochettino. Begitu anda berada di satu tempat selama empat atau lima tahun, tak peduli seberapa bagus pekerjaan yang anda lakukan, anda harus menunjukkan kepada orang-orang bahwa anda bisa memberi yang lebih banyak," tambahnya.
Pochettino sendiri sedang disoroti menyusul performa Tottenham dalam dua laga terakhir. Ya, mereka sempat dibantai 2-7 oleh Bayern Munchen di Liga Champions lalu bertekuk lutut Brighton dalam ajang Premier League dengan skor telak 0-3.
(Goal International)
Baca Juga:
- Peringatan untuk Liverpool: Kompetisi Masih Panjang dan City Masih Bisa Menyalip
- Liverpool Diyakini Tak Bisa Samai Rekor Invincibles Arsenal
- Misi Calum Chambers di Arsenal: Belajar Banyak Hal dari David Luiz
- Arsenal Belum Cukup Bagus untuk Finish di Empat Besar
- Kata Unai Emery Tentang Pentingnya Peringkat ke-3 bagi Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Christian Eriksen Gabung Real Madrid Januari 2020?
Liga Spanyol 8 Oktober 2019, 12:35
-
Demi Harry Kane, Real Madrid Siapkan Gareth Bale dan 45 Juta Pounds
Liga Spanyol 8 Oktober 2019, 10:43
-
Wenger: Sekarang, Arsenal Gembira Jika Berhasil Finis di Empat Besar
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 03:50
-
MU Diminta Berani Hamburkan Uang Demi Boyong Harry Kane
Liga Inggris 7 Oktober 2019, 20:53
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR