
Bola.net - Manchester United seolah menemukan kembali jati dirinya di bawah asuhan Michael Carrick. Setan Merah sukses menyapu bersih empat kemenangan beruntun yang impresif.
Performa gemilang ini membuka asa untuk kembali ke Liga Champions. Terakhir kali mereka sekuat ini adalah saat musim debut Erik ten Hag.
Carrick sukses mengembalikan gaya main direct yang hilang. Filosofi ini mengingatkan fans Man United pada era kejayaan Sir Alex Ferguson.
Lini serang MU kini tampil sangat trengginas dan menakutkan. Mereka menjadi lawan yang sulit ditaklukkan oleh siapapun saat ini.
Namun, satu pertanyaan besar masih menggantung di Old Trafford. Mampukah mereka tetap garang saat menghadapi lawan yang bermain bertahan total?
Kembalinya Taktik Serangan Balik

Carrick menerapkan strategi counter-attack mematikan yang sangat efektif. Gaya ini sempat hilang sejak kepergian Ole Gunnar Solskjaer.
Rangkaian laga berat melawan tim besar justru jadi makanan empuk. City, Arsenal, dan Tottenham sukses diredam dengan transisi kilat ini.
MU memiliki komposisi pemain yang pas untuk strategi ini. Kecepatan Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha adalah senjata utamanya.
Selain itu, ada Amad Diallo dan Benjamin Sesko yang juga punya lari kencang. Mereka adalah mimpi buruk bagi tim yang berani main terbuka.
Bruno Fernandes Jadi Kunci

Bruno Fernandes menjadi otak utama di balik kebangkitan ini. Ia kembali menempati posisi naturalnya sebagai pemain nomor sepuluh.
Gelandang asal Portugal ini mencatatkan empat assist dalam tiga laga terakhir. Visi bermainnya sangat memanjakan para penyerang cepat Man United.
Namun, beban berat menanti Bruno di laga-laga selanjutnya. Ia dituntut membongkar pertahanan lawan yang menumpuk pemain di belakang.
Kreativitasnya akan diuji dalam ruang gerak yang sangat sempit. Ia tidak akan mendapatkan kebebasan seperti saat melakukan serangan balik.
Peran Krusial Kobbie Mainoo

Selain Bruno, sosok Kobbie Mainoo juga akan memegang peran vital. Ia bertugas menghubungkan lini belakang dan depan dengan cepat.
Mainoo memiliki statistik dribel yang luar biasa di ruang sempit. Kemampuannya ini sangat dibutuhkan untuk merusak blok pertahanan rendah lawan.
Data statistik menunjukkan ia unggul dalam duel defensif lini tengah. Ia juga rajin melakukan dribel sukses dibanding gelandang lain.
Kombinasi Bruno dan Mainoo diharapkan bisa jadi solusi kebuntuan. Mereka harus cerdas mencari celah di tengah hutan kaki lawan.
Senjata Rahasia: Tembakan Jarak Jauh

Jika sulit menembus kotak penalti, Man Utd punya opsi lain. Tembakan jarak jauh bisa menjadi solusi efektif memecah kebuntuan.
Strategi ini mirip dengan apa yang dilakukan Aston Villa musim ini. Mereka kerap mencetak gol dari posisi yang tidak terduga.
Pemain Villa seperti John McGinn sering mencetak gol dari luar kotak penalti. Manchester United memiliki materi pemain yang mampu meniru hal tersebut.
Bruno Fernandes dan Matheus Cunha punya tendangan keras yang akurat. Begitu juga Benjamin Sesko yang dikenal punya sepakan mematikan.
Ancaman Nyata West Ham

Lawan berikutnya, West Ham, bisa menjadi batu sandungan serius. Mereka punya potensi untuk merusak momentum positif Carrick.
West Ham diprediksi akan bermain menunggu dan mengandalkan serangan balik. Ini adalah skema yang paling tidak disukai oleh MU saat ini.
Para pemain bertahan Man United seperti Harry Maguire harus waspada penuh. Mereka tidak boleh terlambat melakukan transisi saat kehilangan bola.
Pemain cepat West Ham seperti Jarrod Bowen dan Adama Traore siap menerkam. Mereka bisa menghukum kesalahan kecil dengan gol cepat.
Man United harus menemukan ritme baru untuk laga semacam ini. Jika gagal adaptasi, euforia kemenangan beruntun bisa terhenti seketika.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paul Scholes Ingin Manchester United Rekrut Bek Tottenham yang Baru Kena Kartu Merah
Liga Inggris 10 Februari 2026, 23:57
-
Masa Depan Marcus Rashford di Barcelona Tergantung Presiden Baru
Liga Spanyol 10 Februari 2026, 23:24
-
Harry Maguire Singgung Masalah Terbesar Ruben Amorim di Manchester United
Liga Inggris 10 Februari 2026, 23:11
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR