
Bola.net - Wigan Athletic rela menyerahkan trofi Piala FA demi kemenangan di markas Arsenal dalam lanjutan Premier League Rabu (15/5) dini hari nanti. Setidaknya, itulah yang dikatakan oleh sang chairman, Dave Whelan.
Wigan memenangi trofi bergengsi pertamanya itu setelah menaklukkan Manchester City 1-0 di Wembley akhir pekan kemarin. Namun, di liga, ancaman degradasi masih membayangi mereka. Jika bisa menang di Emirates Stadium, maka peluang The Latics untuk bertahan di top flight pun akan tetap terbuka.
Menurut Whelan, dia rela mengorbankan apa saja asalkan Wigan tak finis di tiga terbawah.
"Saya sangat bangga (dengan keberhasilan Wigan juara Piala FA). Namun, sekarang, jika ada yang meminta saya piala itu untuk ditukar dengan kemenangan di kandang Arsenal, saya takkan menolak," tegas Whelan kepada Sky Sports.
"Penting bagi kami untuk bertahan di Premier League. Saya juga yakin banyak orang menilai kami pantas tetap berada di sini," pungkasnya.
Wigan saat ini menempati peringkat 18 dengan 35 poin dari 36 laga. Setingkat di atas Wigan adalah Sunderland dengan 39 poin dari 37 laga. Apabila kalah di Emirates, maka Gary Caldwell dan kawan-kawan pun harus mengucapkan selamat tinggal kepada Premier League karena tak mungkin lagi bagi mereka untuk menyalip The Black Cats dengan satu laga tersisa. (sky/gia)
Wigan memenangi trofi bergengsi pertamanya itu setelah menaklukkan Manchester City 1-0 di Wembley akhir pekan kemarin. Namun, di liga, ancaman degradasi masih membayangi mereka. Jika bisa menang di Emirates Stadium, maka peluang The Latics untuk bertahan di top flight pun akan tetap terbuka.
Menurut Whelan, dia rela mengorbankan apa saja asalkan Wigan tak finis di tiga terbawah.
"Saya sangat bangga (dengan keberhasilan Wigan juara Piala FA). Namun, sekarang, jika ada yang meminta saya piala itu untuk ditukar dengan kemenangan di kandang Arsenal, saya takkan menolak," tegas Whelan kepada Sky Sports.
"Penting bagi kami untuk bertahan di Premier League. Saya juga yakin banyak orang menilai kami pantas tetap berada di sini," pungkasnya.
Wigan saat ini menempati peringkat 18 dengan 35 poin dari 36 laga. Setingkat di atas Wigan adalah Sunderland dengan 39 poin dari 37 laga. Apabila kalah di Emirates, maka Gary Caldwell dan kawan-kawan pun harus mengucapkan selamat tinggal kepada Premier League karena tak mungkin lagi bagi mereka untuk menyalip The Black Cats dengan satu laga tersisa. (sky/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Champions 14 Mei 2013, 21:06

-
Wenger Puji Langkah United Rekrut Moyes
Liga Inggris 14 Mei 2013, 17:11
-
Akhir Musim, Wenger Bahas Transfer Rooney ke Arsenal
Liga Inggris 14 Mei 2013, 16:55
-
Diserang Euforia, RVP Enggan Copot Medali Juaranya
Liga Inggris 14 Mei 2013, 15:27
-
Arsenal Siapkan 20 Juta Euro Untuk Duo Lyon
Liga Inggris 14 Mei 2013, 15:15
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR