
Bola.net - Manchester United sukses meraih kemenangan pada laga pekan ketiga mereka di Premier League 2021/2022. Menghadapi Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, Minggu (29/08), Setan Merah menang 1-0 berkat gol Mason Greenwood pada menit 80.
Kemenangan ini membuat United menempati peringkat ketiga di klasemen sementara. Mereka mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Sementara, bagi Wolves, kekalahan ini membuat mereka menempati peringkat 18 dalam klasemen sementara dengan raihan nol angka dari tiga laga.
Kendati meraih kemenangan, performa United pada laga ini bisa dibilang jauh dari standar mereka. Bahkan, bisa dibilang, Setan Merah hanya beruntung bisa meraih tidak kalah pada laga tersebut.
Sejumlah statistik pada laga ini menguatkan tengara bahwa sejatinya deretan bintang Setan Merah gagal tampil meyakinkan pada laga tersebut.
Apa saja data-data statistik tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Dominasi Sia-Sia

Pada pertandingan tersebut, United memang mampu mendominasi penguasaan bola. Laman Whoscored mencatat, Setan Merah mencatatkan penguasaan bola sebesar 55,9 persen. Sementara, Wolves mencatatkan penguasaan bola sebesar 44,1 persen.
Namun, penguasaan bola ini seakan sia-sia. Setan Merah gagal memanfaatkan penguasaan bola tersebut untuk menjadi peluang mereka.
Dari heatmaps dan data statistik di laman Whoscored, tampak bahwa United lebih banyak menguasai bola di wilayah sendiri. Alih-alih mengalirkan bola ke pertahanan Wolves, mereka justru lebih banyak berkutat di lapangan tengah.
Gagal Ciptakan Peluang

Kegagalan United dalam mengalirkan bola ke benteng pertahanan Wolves berpengaruh terhadap peluang yang mereka ciptakan. Laman Whoscored mencatat bahwa para penggawa United mencetak peluang lebih sedikit ketimbang Wolves.
Pada laga tersebut, United mampu mencetak sepuluh peluang ke pertahanan Wolves. Sebaliknya, Wolves sukses mencetak 15 peluang ke pertahanan Setan Merah.
Kualitas Peluang United Payah

Kalah kuantitas peluang, United juga kalah dalam kualitas peluang mereka. Pada laga ini, nilai expected goals (xG) Setan Merah nyaris hanya separuh dari nilai xG Wolves.
Pada laga tersebut, menurut laman Understat, United memiliki nilai xG sebesar 0,94. Sementara, nilai xG Wolves sebesar 1,80.
Banyak Buang Peluang

Sudahlah tak banyak membuat peluang, baik secara kuantitas maupun kualitas, Setan Merah justru banyak membuang peluang yang mereka miliki. Dari 10 peluang yang mereka ciptakan pada laga kontra Wolves, hanya tiga di antaranya yang mengarah tepat ke sasaran. Nilai xG dari tiga peluang United hanya mencapai angka 0,13.
Dari sepuluh peluang United, lima di antaranya melenceng dari sasaran. Salah satu peluang yang gagal dieksekusi dengan baik tersebut adalah peluang dengan kualitas terbesar United pada laga tersebut. Peluang ini yang dicetak Mason Greenwood pada menit kesepuluh ini memiliki nilai xG sebesar 0,51.
Diselamatkan De Gea

Sementara itu, Wolves sukses mencatatkan enam tembakan tepat sasaran dari 15 peluang yang mereka miliki. Enam tembakan on target tersebut memiliki nilai xG sebesar 1,28.
Salah satu dari peluang tepat sasaran Wolves tersebut merupakan peluang dengan nilai xG terbesar pada laga tersebut. Peluang bernilai xG 0,84 ini dicatatkan Romain Saiss pada menit 68.
Namun, beruntung bagi United, mereka memiliki David de Gea. Kiper asal Spanyol tersebut menciptakan penyelamatan ajaib untuk mementahkan peluang berganda Saiss.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raphael Varane Tidak Sabar Bereuni dengan Cristiano Ronaldo di Manchester United
Liga Inggris 30 Agustus 2021, 22:45
-
Tinggalkan MU, Daniel James Merapat ke Klub EPL Ini
Liga Inggris 30 Agustus 2021, 21:56
-
Penyerang Muda Manchester United ini Jadi Korban Kepulangan Cristiano Ronaldo
Liga Inggris 30 Agustus 2021, 21:40
-
Belajar dari Kasus Varane, Manchester United Kebut Visa Cristiano Ronaldo
Liga Inggris 30 Agustus 2021, 21:30
-
Pujian Setinggi Langit Mason Greenwood untuk Paul Pogba yang Ajaib!
Liga Inggris 30 Agustus 2021, 21:20
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR