Di bawah Sir Alex Ferguson, klub kerap memainkan gaya atraktif nan menyerang. Namun sejak datang di 2014, Van Gaal membuat tim bermain lebih pragmatis dan kerap membuat banyak suporter geram.
"Manchester United sudah tidak lagi jadi tim besar di dua tahun terakhir. Kami tahu ini adalah periode transisi, dan kami menerima itu," tutur Yorke pada 888 Sport.
"Namun yang tidak bisa kami terima adalah bagaimana cara kami bermain. Tipe sepakbola seperti ini benar-benar tidak bisa diterima."
"Kami ada dalam sebuah bisnis hiburan dan ada cara bermain ala Manchester United - sepakbola yang dengan keras coba kami bentuk - dan kami tidak melihat hal tersebut. Ini tidak menarik sama sekali dan harus dengan cepat berubah." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Keita Balde Punya Mimpi Main di MU
Liga Inggris 16 Maret 2016, 23:54
-
Hadapi Liverpool, Van Gaal Ingin Beri Fans Kemenangan
Liga Eropa UEFA 16 Maret 2016, 23:32
-
Carrick Puji Penampilan Fosu-Mensah
Liga Inggris 16 Maret 2016, 23:27
-
Herrera Minta MU Tak Bermain Seperti Orang Gila
Liga Eropa UEFA 16 Maret 2016, 23:17
-
MU Rela Tukar Martial Dengan Cavani?
Liga Inggris 16 Maret 2016, 22:18
LATEST UPDATE
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR