
Bola.net - Sudah bertahun-tahun Juventus mendominasi Serie A. Mereka selalu jadi juara dari musim ke musim secara beruntun, hampir tidak pernah ada tantangan berarti.
Meski begitu, mungkin musim ini Juve harus membiarkan trofi Serie A diraih tim lain. Si Nyonya Tua terseok-seok sejak awal musim bersama si pelatih baru, Andrea Pirlo.
Saat ini Juve ada di peringkat tiga dengan 46 poin dari 23 pertandingan. Tertinggal 10 poin dari Inter Milan yang memimpin di puncak dengan 56 poin dari 24 pertandingan.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: Apa yang salah dengan Juve? Mereka punya Cristiano Ronaldo dan banyak pemain top lainnya, lalu mengapa sampai kesulitan seperti ini?
Mencoba menjawab pertanyaan itu, setidaknya ada tiga alasan mengapa Juve melangkah terseok-seok dan mungkin akan gagal juara. Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
Kesalahan di bursa transfer
Gelandang Juventus, Aaron Ramsey. (c) AP Photo
Fabio Paratici sudah tepat mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid, tapi dua tahun terakhir pembelian Juve tidak bisa dibilang memuaskan.
Dia merekrut Matthijs de Ligt, Merih Demiral, Federico Chiesa, Dejan Kulusevski, dan Weston McKennie. Pembelian-pembelian ini pun cukup baik untuk memulai regenerasi skuad Juve.
Namun, Paratici gagal merekrut striker tangguh yang bisa mencetak gol secara reguler. Dia juga gagal menyelesaikan masalah di sektor bek kiri.
Pembelian Adrien Rabiot dan Aaron Ramsey pun patut dikritik karena mulai tampak flop.
Hanya andalkan Ronaldo
Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo (c) La Presse via AP Photo
Tidak ada salahnya mengandalkan pemain terbaik dalam skuad, tapi Juve terlalu berlebihan bergantung pada Cristiano Ronaldo. Juve seolah-olah jad tim berbeda saat Ronaldo absen.
Ronaldo direkrut Juve untuk menuntun mereka jadi juara Eropa, dan sejauh ini dia gagal melakukannya dalam dua edisi Liga Champions.
Sekarang Juve harus membalikkan situasi lawan Porto, Ronaldo akan memikul harapan lebih besar.
Ronaldo memang masih mencetak gol-gol penting, tapi Juve tidak bisa membiarkan Ronaldo memikul semua beban sendiri.
Cedera pemain-pemain penting
Pemain Juventus, Paulo Dybala. (c) AP Photo
Cedera panjang Paulo Dybala jelas merugikan Juventus. Beberapa musim terakhir terbukti Dybala adalah salah satu pemain terpenting, baik untuk mencetak gol atau untuk menciptakan peluang.
Cedera lutut Dybala kali ini cukup parah karena sudah lama ditunda-tunda. Beruntung dia tidak perlu sampai operasi, tapi bakal butuh waktu lama untuk pulih.
Pirlo juga sudah kehilangan beberapa pemain kunci yang cedera bergantian musim ini. Ada Juan Cuadrado, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, dan Arthur Melo.
Lalu kabarnya baru-baru ini Alvaro Morata juga didiagnosis Covid 19 yang memaksanya menepi.
Sumber: Daily Mail
Baca ini juga ya!
- Andrea Pirlo Tak Butuh Pekerjaan di Juventus untuk Jadi Kaya Raya
- Federico Chiesa Jadi Tandem Cristiano Ronaldo di Juventus, Apakah Mungkin?
- Belum Saatnya Menghapus Juventus dari Perburuan Scudetto Musim Ini
- Saingi Juventus, Real Madrid Juga Incar Manuel Locatelli
- Bahagianya Calabria Kala Milan Bisa Taklukkan AS Roma
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs Spezia, Weston McKennie Diindikasikan Bakal Kembali Starter
Liga Italia 2 Maret 2021, 19:00
-
Cristiano Ronaldo Sah Jadi Top Skorer Sepanjang Sejarah Versi IFFHS
Liga Italia 2 Maret 2021, 14:46
-
3 Hal yang Salah dari Juventus Musim Ini, Akhirnya Gagal Juara Serie A?
Liga Italia 2 Maret 2021, 08:00
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR