
Bola.net - Nama Giorgio Chiellini tentu sudah tidak asing lagi bagi pecinta sepak bola Italia. Chiellini punya karier yang mentereng di lapangan hijau.
Chiellini memulai kariernya sepak bolanya di Livorno. Akan tetapi, sang pemain meraih kesuksesan besar setelah pindah ke Juventus.
Bek tengah berusia 35 tahun itu pindah ke Juventus pada tahun 2005. Di Turin, Chiellini meraih banyak gelar juara termasuk 8 Serie A secara beruntun.
Chiellini juga menjadi pilar utama timnas Italia. Sang pemain sudah mencatatkan 103 caps untuk Gli Azzurri.
Kapten Juventus dan Italia itu akan segera merilis buku otobiografi ‘Io, Giorgio’ yang keuntungannya akan disumbangkan untuk amal. Di dalam buku tersebut ada beberapa pengakuan yang cukup mengejutkan.
Mario Balotelli Pantas Ditampar
Chiellini dan Balotelli sama-sama membela Italia di tiga turnamen besar, termasuk Euro 2012 dan Piala Dunia 2014. Namun, Chiellini merasa sangat kesal kepada Balotelli saat Piala Konfederasi 2013.
“Saya benar-benar dikecewakan oleh dua pemain dan saya mengkonfirmasi semua yang saya tulis di buku," kata Chiellini kepada La Repubblica.
"Balotelli adalah orang yang negatif, tanpa menghormati grup. Selama Piala Konfederasi melawan Brasil pada 2013, ia tidak membantu apa pun, ia benar-benar pantas ditampar.
“Beberapa orang mengira dia termasuk di antara lima striker terbaik di dunia, tetapi saya bahkan tidak pernah menganggapnya sebagai 10 atau 20 teratas."
Melo yang Terburuk
Chiellini bahkan memberikan komentar yang lebih brutal tentang mantan rekannya di Juventus Felipe Melo. Gelandang asal Brasil itu bermain untuk Bianconeri dari 2009 hingga 2011.
“Felipe Melo bahkan lebih buruk: yang terburuk dari yang terburuk. Saya tidak tahan dengan orang-orang yang tidak sopan, mereka yang selalu ingin melawan keinginan. Selalu ada pertengkaran dengannya. Saya memberi tahu para pelatih: dia adalah apel busuk," kata Chiellini.
Benci Inter
Salah satu klub yang sangat dibenci oleh Chiellini adalah Inter Milan. Namun, ia membenci klub yang kini dilatih Antonio Conte itu hanya sebatas di lapangan.
"Saya pikir orang mengerti apa yang saya maksud dan saya tidak ingin disalahartikan. Saya membenci Inter dalam aspek olahraga seperti Michael Jordan membenci Pistons. Saya tidak bisa tidak membenci Inter, tetapi 99,9 persen dari waktu saya bertemu dengan para pemain di luar lapangan setelah kami saling mencabik-cabiknya, kami bisa tertawa," ucap Chiellini.
“Faktanya, ketika saya mengalami cedera lutut tahun lalu, pesan yang memberi saya kesenangan terbesar adalah dari Javier Zanetti. Kebencian olahraga adalah yang mendorong Anda untuk mengalahkan saingan dan, jika diberi makna yang tepat, merupakan komponen penting dari olahraga."
Sumber: Football Italia
Baca Juga:
- Inter Sudah Kontak dengan Agen Werner, Bagaimana Liverpool?
- Puluhan Rekor Ronaldo-Messi yang Bakal Buat Kamu Berpikir: Mereka Ini Manusia atau Bukan Sih?
- 85% Lumpuh, Wanita Asal Iran Ini Ciptakan Lukisan Indah Messi-Ronaldo
- 4 Koleksi Jersey Rival Liga Champions Favorit Dybala: Ada Jersey Iniesta Hingga Pogba
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Sudah Kontak dengan Agen Werner, Bagaimana Liverpool?
Bundesliga 9 Mei 2020, 16:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR