
Bola.net - Duel seru akan tersaji di pentas Serie A pada Rabu (7/4/2021) malam WIB. Dua klub raksasa Italia saat ini, Juventus dan Napoli, akan saling bertatap muka untuk menjalani pertandingan yang sempat tertunda.
Juventus dan Napoli seharusnya bertatap muka di Allianz Stadium pada bulan Oktober lalu. Sayangnya, pertandingan harus ditunda lantaran Lorenzo Insigne dkk tak kunjung menunjukkan batang hidungnya di markas Bianconeri tersebut.
Napoli membatalkan kedatangannya karena adanya larangan dari pihak kesehatan setempat. Larangan ini beredar karena Napoli baru saja bertemu dengan Genoa yang, setelah pertandingan digelar, memiliki banyak pemain positif Covid-19.
Namun, Lega Serie A tidak memedulikan itu dan menjatuhkan hukuman kepada Napoli. Juventus dinyatakan sebagai pemenang otomatis dengan skor 3-0, sementara Napoli harus menanggung pemotongan poin.
Berkat usaha yang gigih, Napoli berhasil memenangkan banding hingga hukuman dicabut dan pertandingan harus digelar kembali.
Lega Serie A menetapkan bahwa laga tunda antara Juventus melawan Napoli akan digelar pada tanggal 7 April 2021.
Dengan materi skuad yang ada, di atas kertas Juventus jelas lebih diunggulkan. Namun ada lima alasan mengapa tim besutan Andrea Pirlo tersebut bisa terjungkal di hadapan pasukan Il Partenopei. Informasi lengkapnya bisa dinikmati di bawah ini, ya.
Angin Berhembus ke Gattuso
Beberapa bulan lalu, sempat beredar kabar bahwa manajemen Napoli akan mendepak Gennaro Gattuso dari kursi kepelatihan. Rumor tersebut mencuat setelah Napoli menelan serangkaian hasil buruk di pentas Serie A.
Pada akhirnya, rumor tersebut tak terwujud. Napoli memilih percaya kepada Gattuso dan hasilnya pun cukup apik. Sekarang Napoli berada di ambang pintu masuk empat besar Serie A.
Laga melawan Juventus akan menjadi penentuan. Jika mampu meraih kemenangan, Napoli bakal menggeser Juventus serta menduduki peringkat ke-4. Tapi kalau kalah, mereka takkan tergeser dari posisi kelima.
Rekor Apik 5 Laga Terakhir
Napoli boleh berkunjung ke Allianz Stadium dengan kepala yang mendongak. Sebab sebelum ini, mereka berhasil melewati lima pertandingan berturut-turut di pentas Serie A tanpa menelan kekalahan sama sekali.
Dalam perjalanannya, Il Partenopei juga mampu mengalahkan klub-klub papan atas seperti AC Milan dan AS Roma. Kerennya lagi, Napoli tidak kebobolan di kedua laga tersebut dan mencatatkan tiga gol.
Terakhir, mereka berhadapan dengan Crotone. Meski kebobolan tiga gol, namun Napoli mampu keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 4-3. Keempat golnya dicetak Lorenzo Insigne, Victor Osimhen, Dries Mertens dan Giovanni Di Lorenzo.
Tidak Ada Sosok yang 'Dibintangkan'
Berbeda dengan Juventus yang memiliki Cristiano Ronaldo, Napoli tidak memiliki sosok 'bintang'. Sehingga bisa disimpulkan kalau sederet hasil positif yang mereka raih didapatkan dari kekompakan tim dalam bekerja sama.
Skuad Napoli sendiri bisa dibilang memiliki skuad yang merata. Kostas Manolas dan Nikola Maksimovic membantu Alex Meret yang mengawal gawang, dan diapit oleh Giovanni Di Lorenzo serta Mario Rui.
Lini tengahnya diisi oleh Fabian Ruiz dan Tiemoue Bakayoko yang siap membantu pertahanan serta menyokong Matteo Politano, Dries Mertens, Insigne dan Osimhen untuk mencetak gol. Kurang apalagi skuad ini?
Ambisi Mengalahkan Juventus
Seperti yang diketahui, Juventus mampu mendominasi Serie A dalam sembilan musim terakhir. Mereka tidak membiarkan para pesaingnya merasakan Scudetto dan kadang, Juventus juga bisa menjuarai ajang-ajang domestik lainnya.
Dalam kurun waktu sembilan tahun itu juga, Napoli beberapa kali mencoba meruntuhkan dominasi Bianconeri. Dan seperti yang telah terlihat, Juventus selalu mampu menyingkirkan pesaing-pesaingnya dengan jarak poin yang cukup mencolok.
Bagi Napoli, Juventus adalah tim yang harus dikalahkan. Ambisi mereka mengalahkan Cristiano Ronaldo dkk meluap-luap. Apalagi Napoli baru saja digagalkan meraih trofi Supercoppa Italiana pada bulan Januari lalu.
Juventus sedang Tertekan
Jika Napoli sedang menikmati hembusan angin, tidak demikian dengan Juventus. Mereka tengah tertekan karena serangkaian hasil buruk yang diterima belakangan ini.
Sang pelatih, Andrea Pirlo, bahkan dikabarkan sedang berada di ambang pintu keluar. Ia dianggap bertanggung jawab atas hasil buruk yang diperoleh saat menghadapi FC Porto, Benevento, dan Torino baru-baru ini.
Karena beberapa torehan buruk di musim ini, Juventus terancam tak bisa mempertahankan gelar juara Serie A. Sekarang mereka berada di peringkat ke-4 dan tertinggal 12 angka dari pemuncak klasemen saat ini, Inter Milan.
Baca Juga:
- Kalau Andrea Pirlo Dipecat, Siapa yang akan Latih Juventus?
- Kibar Bendera Putih, Juventus Tak Lagi Berminat Perpanjang Kontrak Dybala
- Paulo Dybala Angkat Kaki dari Juventus?
- Juventus Siap Tampung Calhanoglu Jika Jadi Berpisah Dengan Milan
- Ihwal Pengganti Pirlo, Juventus CLBK dengan Massimiliano Allegri?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bos Juventus Ketemuan Dengan Allegri, Pirlo Tetap Santuy
Liga Italia 6 April 2021, 22:30
-
Juventus Umumkan Federico Bernardeschi Positif COVID-19
Liga Italia 6 April 2021, 17:13
-
Juventus Diklaim Bakal Buat Kesalahan Dua Kali Jika Pecat Pirlo
Liga Italia 6 April 2021, 16:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40



















KOMENTAR