Bola.net - Nama Roberto Carlos tidak diragukan lagi sebagai salah satu bek kiri terbaik di dunia. Sebab, dia punya karir yang begitu gemilang bersama Real Madrid dan timnas Brasil. Dia meraih banyak gelar juara.
Posisi bek sayap, baik bek kiri atau bek kanan, mungkin tidak banyak mendapat sorotan. Nama-nama pemain yang berada di posisi tersebut kalah tenar dibanding para pencetak gol, bahkan dibanding seorang bek tengah.
Namun, belakangan peran bek sayap mulai mendapat perhatian lebih. Sukses Liverpool, yang bertumpu pada Andy Robertson dan Trent-Alexander Arnold di posisi bek sayap menjadi satu pemicunya.
Kedua pemain tampil begitu vital dalam skema permainan yang diracik Jurgen Klopp. Di Liverpool, mereka bukan hanya mendapat tugas bukan hanya melepas umpan crossing, tetapi juga memulai transisi dari bertahan ke menyerang.
Selain Robertson dan Alexander Arnold, ada beberapa bek sayap lain yang naik daun. Aaron Wan-Bissaka tampil bagus di Manchester United, Alphonso Davies di Bayern Munchen, Dani Carvajal di Real Madrid, dan Theo Hernandez di AC Milan.
Lantas, siapa bek kiri terbaik dunia? Dikutip dari Ronaldo.com, berikut adalah 5 bek kiri terbaik di dunia.
Paolo Maldini

Paolo Maldini memulai karirnya sebagai bek kanan, sebelum pindah ke posisi bek kiri. Pemain yang sepanjang karir profesionalnya hanya membela AC Milan tersebut juga mampu bermain dengan baik di posisi bek tengah.
Paolo Maldini mewarisi bakat besar dari sang ayah, Cesare. Dia adalah mantan pemain dan pelatih AC Milan.
Paolo Maldini meraih banyak gelar di AC Milan. Paolo Maldini menjadi ikon dan wakil era kejayaan Milan untuk waktu yang lama. Paolo Maldini pernah meraih posisi ketga Ballon d'Or 1994 dan 2003.
Andreas Brehme
Andreas Brehme adalah pemain besar dalam sejarah sepak bola Jerman. Posisi utama Andreas Brehme adalah bek kiri, walau mantan pemain Bayern Munchen tersebut juga bisa bermain di posisi lainnya.
Bersama timnas Jerman, Andreas Brehme menjadi runner-up Euro 1992 dan Piala Dunia 1986. Andreas Brehme membawa Jerman menjadi juara Piala Dunia 1990.
#ThrowbackThursday - @Uefa Cup with #AndreasBrehme for @Inter_en 🏆⚫️🔵 pic.twitter.com/FnK8SqWvnY
— Lothar Matthäus (@LMatthaeus10) December 20, 2018
Andreas Brehme juga meraih sukses di level klub. Andreas Brehme memberi gelar juara Bundesliga untuk Kaiserslautern dan Bayern Munchen. Selain itu, Andreas Brehme juga mampu meraih satu gelar Serie A bersama Inter Milan pada musim 1988/1989.
Roberto Carlos

Roberto Carlos adalah bek kiri paling ikonik di dunia. Pemain dengan kepala plontos tersebut punya ciri khas: lari kencang, tubuh kecil tapi berotot dan tendangan yang sangat keras. Sulit untuk tidak menyebut Roberto Carlos salah satu bek kiri terbaik dunia.
Roberto Carlos memainkan 527 laga Real Madrid di semua kompetisi, dengan tiga gelar Liga Champions masuk dalam koleksi trofinya.
Roberto Carlos memainkan 125 laga untuk timnas Brasil pada laga resmi, baik uji coba maupun turnamen resmi. Salah satu momen terbaik Roberto Carlos adalah saat membawa Brasil menjadi juara Piala Dunia 2002 di Korea dan Jepang.
Giacinto Facchetti
Giacinto Facchetti merupakan legenda Inter Milan. Giacinto Facchetti bermain untuk Nerrazuri pada periode 1960 hingga 1978. Lebih dari 450 laga dimainkan Giacinto Facchetti bersama Inter Milan dan meraih empat scudetto Serie A.
Giacinto Facchetti juga menjadi pilar timnas Italia pada masanya. Bersama Gli Azzuri, Giacinto Facchetti meraih gelar Euro 1968 dan menjadi runner-up Piala Dunia 1970.
Giacinto Facchetti(Italy) and Bobby Moore(England)
— tphoto (@tphoto2005) May 13, 2019
Italy vs England 2-0 at Torino, Italy on 14 June 1973
Photo by Masahide Tomikoshi / TOMIKOSHI PHOTOGRAPHY pic.twitter.com/FYA6ahLoQX
Giacinto Facchetti masuk dalam 100 pemain terbaik dunia versi Pele pada 2004. Pada 2015, nama Giacinto Facchetti juga masuk dalam Italian Football Hall of Fame. Giacinto Facchetti menjadu runner-up Ballon d'Or 1965.
Bixente Lizarazu

Timnas Prancis berada pada era emas pada akhir 1990an dan awal 2000-an. Salah satu pemain kunci Le Blue adalah Bixente Lizarazu di posisi bek kiri. Bixente Lizarazu membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.
Selain itu, Bixente Lizarazu juga ikut membawa Prancis menjadi juara di Piala Konfederasi 2001 dan 2003.
Karir Bixente Lizarazu di level klub juga bergelimang gelar juara. Bixente Lizarazu memulai catatan suksesnya di Bordeaux, sebelum berjaya di Bayern Munchen. Bersama Die Roten, dia meraih enam gelar Bundesliga dan satu gelar Liga Champions.
Sumber: Ronaldo.com
<iframe class="vidio-embed" src="https://m.vidio.com/embed/1772883-bertamu-ke-kandang-real-madrid-dan-menyapa-roberto-carlos?autoplay=false&player_only=false&live_chat=false&mute=false&" width="560" height="520" scrolling="no" frameborder="0" allowfullscreen></iframe><script src="//static-web-prod-vidio.akamaized.net/assets/javascripts/vidio-embed.js"></script>
Baca Ini Juga:
- 6 Alasan Kuat Valentino Rossi Bakal Tetap Balapan di MotoGP 2021
- Statistik Ini Membuktikan Bahwa Jarak Alisson dengan Adrian Sejauh Langit dan Bumi
- Hari Ini 6 Tahun yang Lalu: Steven Gerrard dan Liverpool Sama-sama Terpeleset
- Selamat Ulang Tahun ke-27, Raphael Varane!
- 25 April 2004: Arsenal Invincibles Rayakan Juara Premier League di White Hart Lane
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Bek Prancis: Madrid Ingin Pogba dan Pogba Siap ke Madrid
Liga Spanyol 27 April 2020, 20:57
-
Berbatov Pernah Kecewa Diminati Tottenham dan Bukannya Barca Atau Madrid
Liga Inggris 27 April 2020, 18:23
-
PSG Tertarik Datangkan Sergio Reguilon, Kasih Gak Nih Real Madrid?
Liga Inggris 27 April 2020, 17:40
-
Agen Ingin Bawa 'The New Kaka' ke Real Madrid
Liga Spanyol 27 April 2020, 17:20
-
Daftar 30 Pemain dengan Nilai Jual Termahal di Tengah Pandemi Corona
Liga Champions 27 April 2020, 15:55
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 17 Februari 2026, 19:55
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48

























KOMENTAR