
Bola.net - Juventus menantang Hellas Verona pada pekan ke-11 Serie A 2021/22, Minggu (31/10/2021) dini hari WIB. Bianconeri takluk dengan skor 1-2.
Dua gol Verona semuanya tercipta di babak pertama. Mereka mencetak gol melalui Giovanni Simeone
Juventus cuma bisa memperkecil kedudukan lewat Weston McKenni. Ini menjadi kekalahan kedua Juventus secara beruntun di Serie A.
Ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dari kekalahan Juventus ini. Berikut ulasannya.
Juventus Belum Bangkit
After defeat against Hellas Verona this evening, Allegri's Juventus currently sit 9th in Serie A.
— William Hill (@WilliamHill) October 30, 2021
13 points off Napoli and AC Milan at the top.
😲 pic.twitter.com/lTTScF6OSE
Juventus belum keluar dari periode negatif. Teranyar, Si Nyonya Tua dipermalukan tuan rumah Hellas Verona.
Ini merupakan kekalahan kedua Juventus secara beruntun di Serie A. Sebelumnya, Bianconeri kalah 1-2 dari Sassuolo.
Dari 11 partai di Serie A, Juventus sudah tumbang di empat laga dan tiga duel berakhir imbang. Peringkat sembilan pun kini menjadi milik mereka.
Nasib Allegri

Serangkaian hasil buruk yang diraih Juventus mempengaruhi nasib Massimiliano Allegri. Pelatih asal Italia tersebut sekarang berada dalam tekanan.
Kini tidak sedikit fans yang mendesak Allegri untuk segera angkat kaki dari Allianz Stadium. Namun, semua keputusan ada di tangan manajemen Bianconeri.
Mengganti pelatih di awal musim bisa jadi akan memperbaiki situasi Juventus. Namun, tidak ada jaminan juga situasi di Juventus bakal membaik jika bertahan dengan Allegri.
Pertahanan Buruk
15 - Juventus have conceded at least 15 goals in their first 11 Serie A matches of the season for the first time since 1961/62, when they ended at 12th place of the table. Flaw.#SerieA #VeronaJuventus
— OptaPaolo 🏆 (@OptaPaolo) October 30, 2021
Ada banyak pekerjaan rumah yang harus diperbaiki Massimiliano Allegri pada musim ini. Dia harus membenahi pertahanan Juventus yang hampir selalu kebobolan.
Dari 11 pertandingan di Serie A, gawang Wojciech Szczesny sudah kebobolan 15 gol. Mereka hanya dua kali mencatat clean sheet.
Ini untuk pertama kalinya Juventus kebobolan setidaknya 15 gol dalam 11 laga pertama di Serie A sejak 1961/62. Ketika itu mereka finis di peringkat ke-12.
Giovanni Simeone Momok Juventus
6 - Giovanni Simeone has scored six Serie A goals against Juventus: since his debut in the Italian top-flight (2016/17) he has scored the most goals against the Bianconeri in the competition. Sprint.#SerieA #VeronaJuventus pic.twitter.com/SFIAoWiO1L
— OptaPaolo 🏆 (@OptaPaolo) October 30, 2021
Giovanni Simeone menjadi momok untuk Juventus. Dua gol yang dicetaknya membuat Bianconeri pulang dengan tangan kosong dari markas Hellas Verona.
Dua gol yang diciptakan Simeone ke gawang Juventus juga menorehkan catatan lain untuk striker Argentina tersebut. Juventus kini menjadi sasaran favoritnya.
Gawang tim berjuluk Bianconeri itu paling sering dia bobol. Simeone sudah mencetak enam gol melawan Juventus dalam ajang Serie A.
Lupakan Scudetto?

Kekalahan dari Hellas Verona harus dibayar mahal oleh Juventus. Tim asuhan Massimiliano Allegri tersebut kini semakin tertinggal dari perburuan gelar Serie A.
Juventus sekarang berada di peringkat kesembilan. Si Nyonya Tua saat ini tertinggal 13 angka dari Napoli yang menguasai puncak klasemen Serie A.
Juventus masih punya banyak pertandingan untuk menyalip Napoli. Namun, Bianconeri saat ini harus fokus untuk memperbaiki performa mereka yang sedang terpuruk.
Sumber: Berbagai Sumber
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marchisio Prihatin Lihat Juventus: Banyak Banget Masalahnya
Liga Italia 31 Oktober 2021, 21:28
-
Kata Dybala Setelah Juventus Dipecundangi Verona: Ingatlah...
Liga Italia 31 Oktober 2021, 17:00
-
Pogba Siap Cabut dari Man United dan Pindah ke Juventus Atau Madrid
Liga Inggris 31 Oktober 2021, 16:48
-
Allegri: Terima Kenyataan, Juventus Sekarang Cuma Tim Papan Tengah
Liga Italia 31 Oktober 2021, 16:04
-
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Serie A: Kalah Lagi, Juventus Semakin Terpuruk
Liga Italia 31 Oktober 2021, 06:53
LATEST UPDATE
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Pilih Inter Milan, Fans Jadi Faktor Penentu
Liga Italia 22 Agustus 2026, 13:24
-
Lionel Messi Didenda MLS karena Menampar Pemain Philadelphia Union
Bola Dunia Lainnya 22 Agustus 2026, 12:24
-
Christos Tzolis Bisa Jadi Jawaban untuk Kelemahan Arsenal Musim Lalu
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 11:44
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 22 Agustus 2026, 11:37
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 11:33
-
Michele Di Gregorio Menuju Bournemouth, Juventus Siap Lepas Sang Kiper
Liga Italia 22 Agustus 2026, 11:04
-
5 Pelajaran dari Kemenangan Arsenal atas Coventry: Pesan Keras untuk Rival
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 10:24
-
Rapor Pemain Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard Bersinar
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:34
-
Arsenal 3-0 Coventry City: Juara Bertahan Awali Musim dengan Kemenangan Meyakinkan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:04
-
Arsenal Puncaki Klasemen Premier League usai Lumat Coventry City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 07:34
-
Catatan Menarik Arsenal vs Coventry: Arteta Cetak Rekor, Havertz Makin Tajam
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR