
Bola.net - Inter Milan memetik tiga poin penting ketika mengalahkan Spezia dengan skor 3-1 dalam duel pekan ke-33 Serie A 2021/22, Sabtu (16/4/2022) dini hari WIB.
Bertandang ke Stadio Alberto Picco, pertandingan tidak berjalan mudah bagi Inter. Spezia menerapkan garis tekanan tinggi dan pertahanan berlapis yang sangat rapi.
Inter unggul dua gol terlebih dahulu melalui Marcelo Brozovic (31') dan Lautaro Martinez (73'). Spezia sempat memperkecil kedudukan lewat Giulio Maggiore (88'). Lalu Alexis Sanchez mengunci kemenangan dengan gol di injury time (90+3').
Kemenangan ini sempat mengantar Inter naik ke puncak klasemen sementara. Namun, posisi itu hanya bertahan sekitar dua jam, Milan kembali merebutnya.
Bagaimanapun, kemenangan ini semakin menguatkan prediksi bahwa Inter ada di posisi terdepan untuk meraih Scudetto. Selain itu, berikut 5 pelajaran dari kemenangan Inter Milan atas Spezia.
1. Klaim puncak klasemen sementara, main tenang

Kemenangan ini mengantar Inter ke puncak klasemen sementara, menyalip Milan yang baru akan bermain tepat setelah pertandingan Inter. Memang posisi kedua tim masih bisa berubah dengan cepat, tapi hasil ini krusial bagi Inter.
Kemenangan ini tidak datang dengan mudah dan Inter membuktikan ketenangan mereka untuk meraih hasil terbaik meski berada di bawah tekanan.
"Menurut saya ini adalah kemenangan karena kedewasaan dan ketenangan. Kami tahu pertandingan ini tidak akan mudah," ujar Inzaghi.
2. Lautaro dan Jumat berkah
7 - Lautaro Martínez scored seven goals on Friday, no player has done better in #SerieA in this day of the week. Unusual.#SpeziaInter
— OptaPaolo 🏆 (@OptaPaolo) April 15, 2022
Pertandingan ini dimainkan hari Jumat (15/4/2022) waktu setempat atau Sabtu (16/4/2022) dini hari WIB. Menariknya, hari Jumat adalah hari baik Lautaro Martinez.
Di laga ini Lautaro baru masuk di pertengahan babak kedua. Dia memaksimalkan kesempatan itu dengan mencetak gol kedua Inter.
Menariknya, menurut Opta, Lautaro memang punya keberuntungan lebih saat bermain di hari Jumat. Dia mencetak 7 gol di hari Jumat untuk pertandingan Serie A.
3. Gol Brozovic
17 - With Marcelo Brozovic, Inter have scored with 17 different players; the Nerazzurri have only done better in a single Serie A season in 2007/08 and 2019/20 (18). Cooperative.#SpeziaInter pic.twitter.com/mXz8tcinRw
— OptaPaolo 🏆 (@OptaPaolo) April 15, 2022
Kemenangan Inter di pertandingan ini dibuka oleh gol Marcelo Brozovic di menit ke-31. Golnya terbilang indah, sepakan keras kaki kiri dari tepi kotak penalti.
Gol ini adalah gol pertama Brozovic di Serie A musim ini. Kontribusi Brozovic lebih besar untuk pertahanan tim.
Menariknya, dengan gol Brozovic, Inter sudah mencatatkan 17 nama pencetak gol berbeda di Serie A musim ini. Pertanda bahwa kekuatan skuad Inter merata.
4. Rotasi Inzaghi

Kemenangan ini juga membuktikan kejelian Inzaghi dalam melakukan rotasi. Di babak kedua, Inzaghi menarik dua penyerang dan memainkan dua penyerang baru.
Dia menarik Dzeko dan Corea untuk Lautaro dan Alexis. Hasilnya, Lautaro mencetak gol kedua Inter, Alexis mencetak gol ketiga.
"Penting memiliki opsi dari bangku cadangan. Saya memilih dua striker. Saya harus membuat pilihan itu di pertandingan demi pertandingan," tandasnya.
5. Sialnya Nzola
M’Bala Nzola’s 10-minute cameo against Inter:
— B/R Football (@brfootball) April 15, 2022
▪️ Subbed on
▪️ Told by the referee to take his earrings off if he’s to continue
▪️ Subbed off
(via @CBSSportsGolazo)pic.twitter.com/sPr7G9hPNm
Pemain Genoa, M'Bala Nzola benar-benar sial di pertandingan ini. Seharusnya dia masuk sebagai pengganti, tapi harus segera ditarik keluar karena tidak memenuhi syarat aman.
Menurut BR Football, Nzola tidak bisa bermain karena menggunakan anting. Dia butuh waktu untuk melepas antingnya, tapi pelatih Genoa berkata lain.
Nzola masuk ke lapangan, main 10 menit, lalu diminta wasit keluar untuk melepas anting. Eh, pelatih sekalian menariknya keluar.
Sumber: Bola, BR Football, Opta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Link Live Streaming Juventus vs Bologna di Vidio, 16 April 2022
Liga Italia 16 April 2022, 21:30
-
Prediksi Napoli vs AS Roma 19 April 2022
Liga Italia 16 April 2022, 19:33
-
Lautaro Martinez Marah Ditanya Masa Depannya di Inter Milan
Liga Italia 16 April 2022, 12:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR