
Bola.net - AC Milan sukses mendulang kemenangan di pertandingan pekan ke-30 Serie A. Mereka berhasil mengalahkan Parma dengan skor 3-1.
Meski hanya jadi tim tamu, Milan mengawali laga dengan baik. Mereka berhasil tancap gas dan mencetak dua gol di babak pertama.
Sementara di babak kedua, Parma justru tampil lebih dominan. Ini dikarenakan Milan harus bermain dengan 10 pemain pasca Zlatan Ibrahimovic mendapatkan kartu merah.
Milan bisa bertahan dari gempuran Parma, dan bahkan berhasil menambah gol di akhir babak kedua berkat gol pemain pengganti Rafael Leao.
Dari kemenangan ini ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik oleh Rossonerri. Apa itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Ibra Sembrono
Hal pertama yang nampak jelas di laga ini adalah betapa sembrononya sosok Zlatan Ibrahimovic.
Sebagai pemain senior, ia seharusnya tidak perlu bereaksi berlebihan saat rekan setimnya dilanggar. Ia malah seharusnya yang menjadi penenang timnya di kondisi itu.
Terlihat jelas setelah Ibra diusir wasit, Milan dibombardir oleh Parma. Beruntung rekan-rekan setimnya bisa membendung permainan Parma dan menang di laga itu.
Perjudian Beresiko Pioli
Aspek kedua yang harus diperhatikan Milan di laga ini adalah bagaimana Stefano Pioli membuat perjudian yang beresiko.
Saat Zlatan mendapatkan kartu merah, ia tidak cepat membuat pergantian pemain. Alhasil Parma balik mendominasi laga dan berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Pergantian pemain yang ia buat juga kurang maksimal di laga ini. Masuknya Meite, Krunic dan Gabbia kurang memberikan dampak bagi Milan. Namun beruntung masuknya Dalot dan Leao berhasil membuat Milan menambah gol di laga ini.
Leao Layak Diberi Kesempatan Lebih
Salah satu hal yang mungkin perlu diperhatikan Pioli adalah memberikan jam bermain lebih kepada Rafael Leao.
Pemuda asal Portugal itu tergolong minim mendapatkan jam bermain dalam beberapa bulan terakhir.
Namun di laga ini, ia berhasil membuat dampak yang besar meski ia baru masuk di menit 83. Jadi jika ia diberi kesempatan lebih, ia bisa berkontribusi lebih baik di laga ini.
Jendral Milan Itu Bernama Franck Kessie
Kemenangan Milan di markas Parma ini tidak lepas dari performa apik Kessie.
Sang gelandang aktif membantu serangan sepanjang laga. Ia berhasil mencetak gol kedua Milan di laga ini.
Selain itu, ia juga sukses mengordinir timnya untuk bermain lebih rapat saat mereka bermain dengan 10 pemain dan sukses meredam permainan Parma.
Bisa Apa Milan tanpa Donnarumma?
Satu hal yang nampak jelas dari laga ini adalah Milan harus melakukan segala cara untuk mempertahankan Donnarumma.
Sang kiper kontraknya akan habis di musim panas nanti. Namun jika melihat performanya di laga ini, Milan bakal sulit mencari penggantinya.
Sang kiper memang kebobolan satu gol di laga ini. Namun ia membuat beberapa penyelamatan gemilang sehingga Rossonerri bisa mengamankan tiga poin di laga ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highlights Parma vs AC Milan 1-3 | Serie A 2020-21
Open Play 11 April 2021, 08:27
-
5 Pelajaran di Balik Kemenangan AC Milan kontra Parma
Liga Italia 11 April 2021, 05:24
-
Stefano Pioli: AC Milan Belum Pasti Masuk Liga Champions
Liga Italia 11 April 2021, 03:47
-
Soal Kartu Merah Zlatan, Pioli: Dia Tidak Menghina Wasit!
Liga Italia 11 April 2021, 03:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
-
Prediksi Nottm Forest vs Fenerbahce 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:02
-
Prediksi Celta Vigo vs PAOK 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:01
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Arema 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:46
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Madura United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:03
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
-
Bodo/Glimt Cetak Rekor, Inter Milan Alami Eliminasi Bersejarah
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:28
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35






















KOMENTAR