
Bola.net - Hasil yang kurang memuaskan didapatkan Inter Milan dari lawatannya ke markas Torino dalam rangka melakoni pekan ke-29 Serie A, Senin (14/3/2022). Mereka hanya bisa membawa pulang satu poin usai bermain imbang 1-1.
Torino yang bertindak sebagai tuan rumah sempat unggul lebih dulu berkat gol Gleison Bremer pada menit ke-12. Kemenangan tampak akan jadi milik Il Toro, sampai Alexis Sanchez membuat Stadio Olimpico di Torino terdiam lewat golnya di masa injury time.
Ada lima pelajaran menarik yang Bolaneters bisa petik dari pertandingan kali ini. Simak informasi selengkapnya dengan melakukan scroll ke bawah.
Fokus ke Juventus Saja

Harapan Inter Milan merebut puncak klasemen dari rival sekotanya, AC Milan, sebenarnya belum tertutup rapat. Meski sedang menduduki peringkat ketiga, pasukan Simone Inzaghi hanya terpaut empat angka dari Rossoneri.
Namun ketimbang memikirkan Milan, alangkah baiknya Inter fokus menghindari tekanan dari Juventus. Sebab klub berjuluk Bianconeri tersebut sedang mengintai dari peringkat keempat dengan selisih tiga angka saja.
Pekan depan bisa jadi momen yang krusial, sebab Inter akan berhadapan dengan lawan berat yakni Fiorentina. Sementara Juventus dihadapkan dengan musuh yang relatif mudah untuk dikalahkan, Salernitana.
Lini Depan Oh Lini Depan

Entah apa masalah yang menimpa barisan penyerang Inter Milan. Mereka tiba-tiba berubah dari striker ganas menjadi sekumpulan orang linglung ketika sudah berada di depan gawang lawan.
Harapan sedikit muncul ketika Inter berhasil membantai Salernitana lima gol tanpa balas. Laga melawan Liverpool pun masih bisa dimaafkan, karena klub berjuluk Nerazzurri tersebut harus bermain dengan 10 orang.
Torino memang punya pertahanan yang kuat, tapi seharusnya bisa dibongkar oleh klub sekelas Inter Milan. Mereka hanya mampu membantai Salernitana sejak bulan Desember 2021 lalu. Sudah sepatutnya Inzaghi khawatir dengan lini depannya.
Menuju Dua Pekan yang Berat

Seperti yang telah dijelaskan pada poin sebelumnya, Inter Milan akan menghadapi Fiorentina pada akhir pekan ini. Mereka punya waktu yang cukup panjang utnuk menghadapi klub besutan Vincenzo Italiano tersebut.
Perlu disadari bahwa Fiorentina tidak mudah ditaklukkan. Pertahanannya lebih mudah dibobol ketimbang Il Toro, tapi barisan penyerang Fiorentina tetap menakutkan meski telah ditinggal Dusan Vlahovic.
Setelah itu, mereka akan menghadapi Juventus. Melawan klub besutan Massimiliano Allegri itu di Allianz Stadium bukanlah perkara mudah. Mereka punya torehan yang bagus belakangan ini dan sudah pasti akan membuat Nerazzurri kerepotan.
Bremer, Si Bek Pencetak Gol

Kualitasnya dalam mengawal pertahanan bukan satu-satunya aspek yang membuat Bremer ramai dibicarakan musim ini. Ia adalah seorang bek dengan mata yang tertuju pada gawang lawan.
Berdasarkan catatan Opta, Bremer telah mengemas 11 gol dalam kurun waktu tiga musim terakhir. Tidak ada bek tengah yang mampu membukukan gol lebih banyak darinya dalam periode tersebut.
Torehan ini disokong oleh kemampuannya berduel udara dengan sangat baik. Menurut catatan Whoscored, Bremer mampu memenangkan duel udara sebanyak lima kali dari sembilan percobaan saat menghadapi Inter Milan.
Demi Italia, Belotti Harus Benahi Performa

Torino tidak menyesal karena harus ditinggal Ciro Immobile beberapa tahun yang lalu. Sebab merkea memiliki Andrea Belotti sebagai penggantinya. Keahliannya dalam mencetak gol sangatlah apik.
Masalahnya, Belotti sanggat inkonsisten. Terkadang jumlah golnya bisa mencapai kepala dua, nyaris kepala tiga. Namun ada beberapa musim di mana golnya cuma berjumlah belasan.
Bahkan musim ini, ia baru membukukan empat gol meski telah bermain sebanyak 14 kali. Ia harus memperbaiki ini sesegera mungkin, atau Italia akan kekurangan opsi striker berkualitas untuk menghadapi Makedonia Utara akhir bulan ini.
Baca juga:
- Inter Milan 1-1 Torino: Gak Niat Scudetto, Andai Conte yang Megang...
- Man of the Match Torino vs Inter Milan: Gleison Bremer
- Hasil Pertandingan Torino vs Inter Milan: Skor 1-1
- Diincar Barcelona, Romelu Lukaku Lebih Pilih Kembali ke Inter Milan
- Soal Calon Juara Serie A Musim Ini, Jurgen Klopp: Saya Suka AC Milan Sih, Tapi...
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Tertarik Bajak Partey dari Arsenal
Liga Italia 13 Maret 2022, 17:28
-
Alvaro Morata: Jika Saya Tidak di Juventus Musim Depan...
Liga Italia 13 Maret 2022, 07:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR