
Bola.net - Juventus mewujudkan istilah 'kerja keras takkan mengkhianati hasil' pada Sabtu (2/10/2021) malam WIB. Perjuangan mereka untuk mendapatkan tiga poin dari markas Torino dalam laga lanjutan Serie A berwujud kemenangan tipis 1-0.
Torino memastikan rival sekotanya tersebut tidak menguasai jalannya pertandingan dengan nyaman. Tekanan tanpa lelah dari pasukan Ivan Juric tersebut membuat Bianconeri benar-benar kewalahan untuk melancarkan serangan.
Melakukan tekanan selama 90 menit penuh adalah usaha yang sangat berat. Para pemain Torino tampak kelelahan menjelang akhir laga dan pada momen itulah, tepatnya di menit ke-86, Manuel Locatelli mencetak gol semata wayang Juventus.
Ada lima pelajaran penting yang bisa dipetik Bolaneters dari laga sengit bertitah 'Derby della Mole' ini. Informasi lengkap bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.
Pembuktian Pemain Gli Azzurri

Timnas Italia berhasil menjuarai Euro 2020 yang digelar selama musim panas tahun ini. Kualitas para pemainnya jelas tidak sembarangan, dan itu terbukti pada musim ini.
Lini tengah Juventus tampak amburadul kalau Locatelli tidak bermain. Dan pada pertandingan kali ini, gelandang berumur 23 tahun tersebut mampu menjadi penentu kemenangan Juventus atas Torino.
Federico Chiesa sendiri tampil tidak begitu baik, namun beberapa kali melakukan serangan berbahaya ke wilayah pertahanan Torino. Di lini pertahanan, Giorgio Chiellini membentuk benteng kokoh bersama Matthijs de Ligt.
Clean Sheet Pertama Setelah Sekian Lama
Dulu, pertahanan yang kuat menjadi alasan Juventus mampu menguasai Serie A. Namun benteng mereka tidak terlihat sekuat yang dulu dalam beberapa pertandingan terakhir.
Termasuk musim 2020/21, Juventus tak pernah mencatatkan clean sheet dalam 20 pertandingan di pentas Serie A. Clean sheet yang didapatkan ketika menghadapi Torino mengakhiri rentetan buruk tersebut.
Ini menunjukkan kalau lini belakang Juventus sudah semakin padu. Namun pembuktian yang sebenarnya baru bisa dilihat dalam laga berikutnya melawan AS Roma. Perlu diketahui, pasukan Jose Mourinho sudah mencetak 14 gol musim ini.
'Kryptonite' Juventus Terekspos di Laga Ini

Meski sempat terpuruk, namun gaya bermain yang diinginkan Massimiliano Allegri pada musim ini sejatinya terlihat cukup jelas sejak pekan pertama. Boleh dikatakan, permainan yang diusung pria berumur 54 tahun tersebut cukup menjanjikan.
Pada musim ini, Juventus selalu berusaha mencuri gol cepat dari lawannya. Namun untuk melakukannya, mereka harus tampil dominan sejak menit awal dan melakukan tekanan bertubi-tubi yang menghabiskan banyak tenaga.
Torino menunjukkan bagaimana membuat Juventus kerepotan dengan menekan lebih giat sedari awal pertandingan. Mereka sempat menguasai jalannya pertandingan di babak pertama dan itulah yang membuat Bianconeri kewalahan.
4 Kemenangan Beruntun

Pelan tapi pasti, Juventus kembali ke jalur yang seharusnya untuk pantas disebut sebagai kandidat terkuat peraih gelar Serie A musim ini. Mereka mulai memetik kemenangan secara beruntun seperti dahulu kala.
Ini adalah kemenangan keempat Juventus di semua ajang. Sebelum Torino, mereka juga berhasil mengalahkan Chelsea, Sampdoria dan Spezia. Satu kesamaan dari keempat partai tersebut adalah Juventus menang dengan skor tipis.
Meski kurang meyakinkan, setidaknya ini bisa menjadi basis yang bagus buat Juventus untuk merangkak naik di klasemen sementara Serie A. Setelah ini, alangkah baiknya Juventus mulai melakukan clean sheet beruntun sembari melanjutkan rentetan kemenangannya.
Bukan Hasil yang Pantas Didapatkan Torino
Walau kalah, Torino tetap pantas mendapatkan apresiasi yang sebesar-besarnya. Perlu dicatat bahwa Il Toro merupakan klub kedua yang tak mampu dibobol Juventus pada babak pertama selain Empoli.
Mereka kalah dari segi materi pemain. Namun Torino tetap mampu membuat derby della Mole berlangsung seru. Bahkan di babak pertama, pasukan Ivan Juric tersebut bisa memaksa Bianconeri bermain di wilayahnya sendiri.
Stamina para pemainnya pun patut dipuji karena tidak mengalami penurunan hingga memasuki 10 menit terakhir pertandingan. Sayang, semua ada batasnya. Ini bukanlah hasil yang pantas diraih oleh Il Toro.
Baca Juga:
- Juventus Menang Tipis atas Torino, Warganet Angkat Topi Buat Manuel Locatelli
- Man of the Match Torino vs Juventus: Manuel Locatelli
- Hasil Pertandingan Torino vs Juventus: Skor 0-1
- Ihwal Pengganti Ronaldo, Juventus Impor Striker dari Inggris?
- Tuchel: Chelsea Takkan Jadi Klub Terakhir yang Dikalahkan Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Massimiliano Allegri: Inilah Performa Terbaik Juventus Musim Ini
Liga Italia 3 Oktober 2021, 05:08
-
Locatelli Belum Sempurna di Mata Allegri, Ini Kekurangan yang Harus Diperbaiki
Liga Italia 3 Oktober 2021, 02:41
-
Juventus Menang Tipis atas Torino, Warganet Angkat Topi Buat Manuel Locatelli
Liga Italia 3 Oktober 2021, 01:49
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR