
Bola.net - AC Milan resmi memperkenalkan jersey tandang terbaru untuk musim 2026-2027 hasil kolaborasi dengan PUMA. Seragam anyar tersebut mengusung tema yang terinspirasi dari keberhasilan Rossoneri menjuarai Liga Champions 2007 di Athena.
Beberapa hari sebelum peluncuran resmi, Milan sempat memberi bocoran melalui video bertema Liga Champions. Slogan "After Istanbul there's always Athens" menjadi penegas bahwa desain baru ini dibuat untuk memperingati 20 tahun malam bersejarah di Yunani.
Pada Selasa pagi, AC Milan dan PUMA akhirnya memperlihatkan tampilan resmi jersey tersebut. Dominasi warna putih dipadukan dengan aksen emas, lis lengan merah hitam, serta lambang klub yang dikelilingi karangan daun laurel.
Legenda AC Milan, Filippo Inzaghi, menjadi wajah utama kampanye peluncuran jersey tersebut. Sosok yang mencetak dua gol pada final Liga Champions 2007 melawan Liverpool itu dipilih sebagai simbol semangat dan sejarah klub.
Core memory: Athens, 2007 🏛️🏆@pumafootball pic.twitter.com/2IH1ktQRg4
— AC Milan (@acmilan) July 21, 2026
Desain Sarat Makna dan Penghormatan Sejarah
Jersey tandang baru AC Milan mengangkat filosofi sejarah panjang klub di kompetisi Eropa. Detail emas dan karangan daun laurel melambangkan tradisi kemenangan yang ingin terus dilanjutkan Rossoneri.
Pada bagian dalam kerah versi autentik terdapat tulisan Yunani "Dynami Psychis" yang berarti "kekuatan jiwa". Jersey itu juga dihiasi gambar sayap burung phoenix sebagai simbol kebangkitan.
Chief Revenue Officer AC Milan, Maikel Oettle, mengatakan setiap elemen dalam jersey mencerminkan identitas klub yang telah terbangun selama lebih dari satu abad. Menurutnya, warna putih selalu menjadi bagian penting dari perjalanan Milan di panggung dunia sekaligus menjadi penghubung antara generasi lama dan generasi baru.
— AC Milan (@acmilan) July 21, 2026
Inzaghi Jadi Ikon, PUMA Andalkan Teknologi Terbaru
Filippo Inzaghi dipilih sebagai ikon peluncuran karena perannya yang sangat penting pada final Liga Champions 2007. Dua golnya ke gawang Liverpool membawa AC Milan meraih gelar juara Eropa yang ketujuh.
Vice President Teamsport PUMA, Dominique Gauthier, menyebut jersey tersebut menggambarkan salah satu kisah paling bersejarah dalam sepak bola Eropa. Menurutnya, setiap detail seperti sayap phoenix, daun laurel, dan tulisan di kerah memiliki makna yang kuat sebagai penghormatan terhadap warisan AC Milan.
Versi autentik jersey menggunakan material ULTRAWEAVE yang ringan serta teknologi dryCELL dan ThermoAdapt untuk membantu mengatur suhu tubuh dan keringat pemain. Sementara itu, versi replika dibuat dengan teknologi RE:FIBRE yang menggunakan 95 persen poliester daur ulang dari limbah tekstil.
— AC Milan (@acmilan) July 21, 2026
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR