
Bola.net - Ruben Amorim langsung memberikan kesan kuat pada pekan pertamanya sebagai pelatih AC Milan. Meski baru menjalani beberapa sesi latihan, pelatih asal Portugal itu mulai memperlihatkan arah permainan dan budaya kerja yang ingin ia bangun.
Ruben Amorim datang ke Milan dengan misi mengembalikan Rossoneri ke Liga Champions. Manajemen berharap kehadirannya mampu membuka lembaran baru setelah musim yang tidak berjalan sesuai target.
Suasana di Milanello pun berubah sejak hari pertama latihan. Pelatih berusia 41 tahun itu tampil penuh energi, membawa optimisme, dan berusaha menciptakan lingkungan yang nyaman bagi seluruh pemain.
Pendekatan tersebut menjadi sinyal awal bahwa perubahan di AC Milan tidak hanya terjadi dari sisi taktik. Amorim juga ingin membangun hubungan yang lebih erat dengan skuad agar fondasi tim semakin kuat sepanjang musim.
Komunikasi Jadi Prioritas Amorim di Milan
Ruben Amorim memulai pekerjaannya dari hal paling mendasar, yakni komunikasi. Selama latihan ia menggunakan bahasa Inggris, tetapi juga bertekad menguasai bahasa Italia dalam waktu dekat agar lebih dekat dengan para pemain.
Pelatih asal Portugal itu aktif berdiskusi dengan pemain, termasuk berbincang cukup lama bersama Mario Gila pada sesi latihan pertamanya. Ia memilih menjelaskan ide permainan secara langsung sehingga setiap pemain memahami peran masing-masing.
Karakter Amorim yang lugas juga diperkirakan akan menjadi warna baru di AC Milan. Pendekatan tersebut dapat memperkuat hubungan dengan skuad, meski pada saat yang sama membuka ruang munculnya kritik ketika hasil belum sesuai harapan.
Amorim Bangun Nuansa Kekeluargaan di Milan
Selain aspek teknis, Ruben Amorim ingin menghadirkan suasana kekeluargaan di ruang ganti AC Milan. Kesan itu muncul setelah ia mengunjungi Milanello dan berbincang dengan Goncalo Ramos mengenai lingkungan klub.
Manajemen yang dipimpin Gerry Cardinale turut memberikan dukungan sejak awal masa kerja Amorim. Kehadiran petinggi klub menunjukkan adanya keinginan bersama untuk membangun tim yang lebih solid.
Dalam program latihan, Amorim memilih satu sesi setiap hari yang umumnya berlangsung pada pagi hari. Durasi latihan dibuat lebih panjang sehingga pemain tetap mendapatkan intensitas tinggi tanpa harus menjalani dua sesi dalam sehari.
Formasi 3-4-2-1 Jadi Fondasi Amorim di Milan
Di atas lapangan, Ruben Amorim tidak mengubah ciri khasnya. Ia langsung menerapkan formasi 3-4-2-1 yang sebelumnya sukses mengantarkannya meraih berbagai prestasi bersama Sporting CP.
Skema tersebut mengandalkan tiga bek sejajar dengan dua wing-back yang aktif membantu serangan. Di belakang Goncalo Ramos, dua gelandang serang diberi kebebasan menciptakan peluang sekaligus memberikan tekanan kepada lawan.
Model permainan yang diinginkan Amorim mengutamakan intensitas tinggi, transisi vertikal, dan agresivitas saat merebut bola. Identitas itu sudah terlihat sejak latihan perdana dan diperkirakan akan menjadi dasar permainan AC Milan sepanjang musim.
Perjalanan Ruben Amorim di San Siro memang masih sangat panjang. Namun, hanya dalam waktu sepekan, arah proyek baru AC Milan sudah mulai terlihat melalui komunikasi yang terbuka, suasana tim yang lebih hangat, dan filosofi permainan yang jelas.
Sumber: Sempre Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR