
Bola.net - Christian Eriksen mengungkapkan bahwa ia memilih pindah ke Inter Milan karena klub itu punya peluang juara lebih besar ketimbang Tottenham.
Eriksen membela Spurs sejak tahun 2013 silam. Ia direkrut dari raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam.
Selama membela Spurs, Eriksen sama sekali tak mampu meraih trofi juara. Paling banter ia cuma bisa mengantarkan klubnya jadi runner up, yakni di final EFL Cup 2014-15 dan Liga Champions 2018-19.
Pada akhirnya, Eriksen pindah ke Inter pada bursa transfer Januari 2020 kemarin. Ia diboyong Nerrazurri saat kontraknya di Spurs tersisa sekitar enam bulan lagi.
Merasa Diinginkan
Christian Eriksen kemudian mengungkapkan alasan-alasan yang membuatnya bersedia pindah dari Tottenham ke Inter Milan. Ia mengaku bersedia pindah ke Giuseppe Meazza karena melihat Inter memang sangat serius menginginkan servisnya.
“Tampaknya ini langkah yang tepat bagi saya, karena mereka sangat ingin mengontrak saya. Dan itu penting bagi seorang pemain untuk mengetahui bahwa iia diinginkan," ucapnya pada surat kabar Jylland Posten, seperti dilansir Football Italia.
"Itu berarti mereka akan melakukan apa saja untuk merekrut saya," sambung Eriksen.
Peluang Juara Lebih Besar
Christian Eriksen juga menambahkan alasan lainnya adalah karena ia ingin meraih trofi juara. Ia menganggap Tottenham tak bisa memberikan peluang tersebut.
Di sisi lain, Eriksen melihat proyek baru yang digarap Inter begitu menjanjikan. Maka ia pun tak ragu untuk menerima pinangan tim asuhan Antonio Conte tersebut.
“Beberapa penggemar Tottenham marah ketika saya mengatakan dalam wawancara dengan BBC bahwa saya memiliki peluang yang lebih baik untuk memenangkan sesuatu di Inter, tetapi itu adalah kebenarannya, ada banyak tim yang lebih kuat di Inggris," serunya.
“Akan selalu ada orang-orang di Spurs yang marah kepada saya, tetapi sebagian besar penggemar positif dan saya suka bermain untuk klub itu. Saya bertemu dengan beberapa orang yang menyenangkan dan memiliki kenangan indah," kenangnya.
"Saya ingin pergi dalam situasi yang berbeda, tapi bukan itu cara sepak bola bekerja," tandas Eriksen.
Christian Eriksen sejauh ini baru bermain sebanyak delapan kali di semua ajang kompetisi bagi Inter Milan. Ia baru menyumbangkan satu gol dan satu assist.
(football italia)
Baca Juga:
- Valero: Eriksen Butuh Waktu untuk Berkembang di Inter
- Bagi Sensi, Hadirnya Eriksen Justru Ciptakan Persaingan Sehat di Inter
- Eks Milan Ini Minta Inter Bersabar Dengan Eriksen
- Christian Eriksen Dianggap Sebagai Masalah Antonio Conte di Inter Milan, Mengapa?
- Setelah Ashley Young dan Christian Eriksen, Inter Milan Juga Bidik Marcos Alonso
- Christian Eriksen Kurang Sip, Antonio Conte Minta Dibelikan Paul Pogba
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Indikasi Pemain Premier League Ogah Bermain Tanpa Penonton
Liga Inggris 5 Mei 2020, 06:20
-
Diincar Barcelona, Tanguy Ndombele Katakan Tidak
Liga Inggris 4 Mei 2020, 17:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR