Bola.net - Mantan pemain belakang Inter Milan Ivan Ramiro Cordoba membahas persaingannya melawan mantan striker AC Milan Andriy Shevchenko. Ia menyebut Shevchenko sebagai salah satu pemain yang paling sulit dijaga.
Shevchenko dikenang sebagai salah satu penyerang terbaik Milan. Shevchenko bermain untuk Milan pada 1999 hingga 2006. Setelah itu, dia pindah ke Chelsea.
Di Milan, Shevchenko berhasil meraih gelar Serie A musim 2003/2004. Selain itu, dia juga membawa Milan menjadi juara Liga Champions musim 2002/2003 dan Coppa Italia pada musim yang sama.
Shevchenko meraih gelar Ballon d'Or pada 2004. Shevchenko mencetak 175 gol dari 322 laga bersama Milan di semua kompetisi.
Sulit Dijaga
Dalam sepanjang kariernya, Cordoba sudah berhadapan dengan banyak striker yang hebat. Namun, pria asal Kolombia itu mengakui bahwa menjaga Shevchenko merupakan hal yang cukup sulit.
“Sheva adalah yang paling sulit di Italia bukan hanya karena gol yang dia cetak, tetapi karena dia adalah striker yang lengkap dan cerdas. Anda tidak akan pernah bisa membiarkannya keluar dari pandangan Anda, karena baginya inci, bukan meter, yang menjadi penentu," kata Cordoba kepada Gazzetta dello Sport.
"Sheva mulai dari kiri, dari kanan, Anda akan menemukannya di mana-mana, seperti Inzaghi. Tetapi dengan segala hormat, jika Inzaghi berlari saya bisa mengejarnya, jika Shevchenko berlari itu adalah perjudian, mungkin saya akan mengejarnya, mungkin saya tidak akan mengejarnya. Dan jika Anda tidak bisa menjaganya, sembilan dari sepuluh peluang adalah gol."
Kerja Keras
Shevchenko pernah menyabet dua gelar top skor Serie A pada musim 1999/2000 dan 2003/2004. Cordoba juga menuturkan kalau dirinya harus bekerja keras untuk memastikan kalau Shevchenko tidak akan mencetak gol dengan mudah.
“Seorang bek harus selalu membuat penyerang merasa bahwa dia ada di sana, tetapi saya tidak mengingatnya sebagai lawan yang suka merengek, sama sekali tidak," lanjutnya.
"Tetapi di atas semua itu, dia bukan salah satu rival yang membuat Anda ingin mengalahkan mereka, bahkan jika dia melakukan semua yang dia bisa untuk membuat saya marah."
Jebol Gawang Inter
Cordoba juga mengakui kalau striker Ukraina itu sudah mencetak gol ke gawang Inter berkali-kali. Shevchenko tercatat mampu menjebol gawang Inter sebanyak 14 kali.
“Ya, beberapa kali. Tetapi beberapa kali dia tidak melakukannya, dia mencetak banyak gol, saya juga sering menghentikannya," kata Cordoba.
"Tapi begitulah sepak bola, Anda selalu ingat siapa yang mencetak gol, hampir tidak pernah ingat dengan mereka yang menghentikannya."
Tak Pernah Takut
Cordoba mengungkapkan bahwa dia tidak pernah takut dalam menjaga lawan mana pun, termasuk Shevchenko.
“Tidak pernah merasa takut saat harus menghadapi lawan. Pertama karena ada pertahanan tim dan saya selalu percaya pada rekan setim saya. Saya tidak merasa sendirian melawan Shevchenko, tidak pernah," ujar Cordoba.
"Kedua, karena saya tahu itu juga akan menjadi tantangan pribadi, jadi saya mempersiapkan diri secara mental, itu butuh banyak konsentrasi, bukan kecemasan.”
Pelajari Shevchenko
Cordoba mengakui kalau dia memang mempelajari Shevchenko sebelum menghadapi Rossoneri.
"Tentu saja, ketika Anda harus berurusan dengan seseorang yang tidak bisa ditebak seperti dirinya, satu-satunya hal yang bisa Anda lakukan adalah mencoba mengurangi peluang dia mengejutkan Anda," bebernya.
Derby Pertama Shevchenko
Cordoba juga berbicara tentang derby Milan pertama bagi Shevchenko. Pemain Ukraina itu mencetak dua gol dalam kemenangan 3-2 untuk Nerazzurri.
“Sebelum hari itu saya hanya melihat dia di TV, tetapi lawan adalah hal lain ketika Anda menghadapinya," kenang Cordoba.
"Saya langsung mengerti dengan siapa saya akan berhadapan. Dan hari itu saya tidak terlalu senang walaupun kami menang, seorang bek selalu ingin menyelesaikan pertandingan dengan tidak kebobolan."
Sumber: Sempre Inter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maldini Isyaratkan Akan Terus Bertahan di Milan
Liga Italia 18 Mei 2020, 21:20
-
7 Pesona Menawan Carolina Dias, Istri Ricardo Kaka
Bolatainment 18 Mei 2020, 18:09
-
Ini Satu-satunya Scudetto AC Milan di Era Arrigo Sacchi
Liga Italia 18 Mei 2020, 16:08
-
Saat AC Milan Menjadi Lawan Terakhir Roberto Baggio di Serie A
Liga Italia 18 Mei 2020, 15:24
-
Andriy Shevchenko, Salah Satu Striker yang Sulit Dijaga di Serie A
Liga Italia 18 Mei 2020, 09:13
LATEST UPDATE
-
Benjamin Sesko Menggila di MU, Michael Carrick Disebut Jadi Otaknya!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 06:38
-
Lisandro Martinez 'Menghilang' di Laga Everton vs MU, Ada Apa Gerangan?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:55
-
Pertahanan Rapat dan Solid, Kunci MU Menang 0-1 di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:46
-
Manchester United Kalahkan Everton, Benjamin Sesko: Ini Kemenangan yang Krusial!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:32
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR