
Bola.net - Antonio Conte buka suara usai Napoli sukses menghajar AC Milan di semifinal Supercoppa Italiana atau Piala Super Italia, Jumat (19/12/2025) dini hari WIB. Sang pelatih membongkar kunci kemenangan timnya di tengah badai masalah.
Partenopei datang ke Riyadh, Arab Saudi, dengan kondisi mental yang tak ideal. Mereka baru saja menelan dua kekalahan beruntun yang menyakitkan di kompetisi berbeda.
Badai cedera dan kelelahan fisik menjadi momok menakutkan bagi skuad Conte. Opsi pemain yang terbatas membuat rotasi menjadi barang mewah yang sulit dilakukan.
Namun, Napoli berhasil membalikkan prediksi dengan menyingkirkan Rossoneri. Conte menyebut kekompakan tim sebagai senjata rahasia di balik kemenangan krusial ini.
Bangkit dari Keterpurukan Fisik

Conte tak menampik bahwa timnya sedang dalam kondisi sulit. Jadwal padat yang gila membuat energi para pemain terkuras habis.
Bermain setiap tiga hari dengan skuad tipis adalah tantangan nyata. Namun, ia enggan menjadikan hal tersebut sebagai alasan terus-menerus.
"Saya sadar membosankan untuk terus mengulang hal yang sama, tetapi ketika Anda bermain setiap tiga hari dengan sangat sedikit pemain yang tersedia, kemunduran tak terelakkan," ujar Conte kepada Sport Mediaset.
"Itu yang terjadi minggu lalu dan bisa terjadi di masa depan. Kami ingin menampilkan performa kuat melawan tim hebat yang penuh talenta," tambahnya.
Menang Berkat Tim yang Bersatu

Kunci kemenangan atas Milan terletak pada kolektivitas permainan. Conte memuji anak asuhnya yang mampu bergerak sebagai satu kesatuan utuh di lapangan.
Meski sempat kehabisan bensin saat lawan Benfica dan Udinese, kali ini Napoli tampil beda. Mereka menunjukkan energi yang meledak-ledak.
"Hari ini kami bergerak sangat baik sebagai satu kesatuan tim. Ketika kami berhasil bekerja sebagai tim, terlepas dari siapa yang bermain, maka kami kompetitif," tegas Conte.
"Saya senang karena anak-anak ini menunjukkan keinginan untuk menantang trofi ini," puji sang pelatih.
Sinyal Kembalinya Lukaku
Kabar baik lainnya adalah kembalinya Romelu Lukaku ke bangku cadangan. Ini adalah kali pertama ia masuk skuad sejak cedera otot parah di pramusim.
Conte menyambut positif kehadiran sosok senior tersebut. Namun, ia meminta semua pihak bersabar soal duet Lukaku dan Rasmus Hojlund.
"Pertama-tama, mari kita coba kembalikan Romelu ke kebugaran penuh," jawab Conte santai.
"Dia adalah pemain yang sangat penting bagi kami, dengan begitu banyak pengalaman. Hanya memilikinya di bangku cadangan saja sudah penting," lanjutnya.
Siap Tempur di Final
Kemenangan ini memastikan tiket final Supercoppa Italiana bagi Napoli. Mereka akan menghadapi pemenang antara Inter Milan atau Bologna pada Senin malam nanti.
Conte mengaku tidak gentar menghadapi siapa pun lawannya. Baginya, mencapai final adalah target minimum yang harus dicapai.
"Kami hanya ingin berada di Final untuk memiliki kesempatan bermain demi trofi. Kami tahu kedua calon lawan sangat kuat," tutup Conte.
Kini Napoli memiliki waktu istirahat singkat untuk memulihkan tenaga. Trofi pertama di musim yang rumit ini sudah ada di depan mata.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Napoli vs Milan Memanas, Ini Pemicu Ketegangan Allegri dan Conte
Liga Italia 19 Desember 2025, 21:56
-
Napoli Kecam Tindakan Massimiliano Allegri yang Diduga Menghina Asisten Antonio Conte
Liga Italia 19 Desember 2025, 21:23
-
Apa Rahasia Napoli Bisa Hajar AC Milan di Semifinal Piala Super Italia?
Liga Italia 19 Desember 2025, 10:22
-
Supercoppa Napoli vs Milan: Max Allegri Waspadai Kemarahan Antonio Conte
Liga Italia 18 Desember 2025, 15:02
LATEST UPDATE
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
-
Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 12:04
-
Luis de la Fuente Sebut Spanyol Hampir Sempurna saat Bungkam Austria
Piala Dunia 3 Juli 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR